• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Kolusi. Show all posts
Showing posts with label Kolusi. Show all posts

[NEWS] Jung Joon Young Resmi Ditahan

Jung Joon Young Resmi Ditahan

Jung Joon Young telah ditahan. Dia sekarang menjadi selebriti pertama yang ditahan dalam kaitannya dengan “Burning Sun Gate.”

Pada tanggal 21 Maret, Jung Joon Young menjalani interogasi di Pengadilan Distrik Seoul Pusat untuk menentukan validitas perintah penangkapan yang diminta oleh polisi pada tanggal 18 Maret.

Perintah penangkapan sekarang telah dikeluarkan, setelah sekitar dua jam interogasi. Perintah penangkapan ini adalah untuk merekam dan membagikan video dari kamera tersembunyi.

Karyawan Burning Sun Kim juga telah ditahan setelah interogasi.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Jung Joon Young telah merekam dan membagikan rekaman dan foto kamera tersembunyi dari tindakan seksual di chatroom, dengan peserta lainnya termasuk selebriti pria (termasuk Seungri dan Choi Jong Hoon) dan teman non-selebriti. Dalam sebuah surat permintaan maafnya, Jung Joon Young mengakui merekam wanita tanpa pesetujuan mereka dan membagikan videonya.

Di dalam chatrooom (yang tertanggal tahun 2015 silam), para pesertanya diduga juga meminta prostitusi, mendiskusikan tentang menyuap polisi untuk menutupi kejahatan, dan banyak lagi. Selain itu, Jung Joon Young juga dilaporkan menerima layanan prostitusi sebagai hadiah dari mantan CEO Yuri Holdings Yoo In Suk dan menggunakan ikatannya dengan polisi untuk menghilangkan bukti kunci terkait kasusnya tahun 2016 lalu terhadap mantan pacarnya. Dilaporkan juga bahwa Jung Joon Young telah menjadi target penyelidikan dari Kantor Polisi Metropolitan Seoul tentang rekaman kamera tersembunyi pada bulan November 2018.

Sr: soompi
Trans & rewrite: Bebek K-po
-Kwik-

[NEWS] Jung Joon Young Dilaporkan Telah Terlibat Dalam Investigasi Untuk Video Kamera Tersembunyi Tahun Lalu


Pada 16 Maret, MBN melaporkan bahwa Jung Joon Young telah menjadi target investigasi tentang rekaman kamera tersembunyi dari Unit Investigasi Kejahatan Canggih Polisi Metropolitan Seoul  pada November 2018.

Penyelidikan 2018 berbeda dari penyelidikan pada 2016 ketika Jung Joon Young dituduh oleh mantan pacar penyerangan seksual. Dia kemudian menarik tuduhan itu.

Penyelidikan 2018 dimulai ketika Unit Investigasi Kejahatan  Canggih diberi tahu oleh seorang informan. Tuduhan itu dilaporkan melibatkan sejumlah korban perempuan dan lebih dari satu pelaku. Selain itu, dituduh bahwa para pelaku memaksa para korban perempuan untuk tidur dengan mereka dengan berjanji untuk membantu mereka menemukan karier di industri hiburan sebagai gantinya.

Namun, Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menolak permintaan polisi untuk membuat surat perintah mencari dan menyita  untuk perusahaan pemulihan ponsel yang dilaporkan memiliki rekaman kamera tersembunyi. Polisi diberitahu bahwa mereka perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut pada perusahaan, bukan hanya informan.

Ketika polisi pergi ke perusahaan, perusahaan memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki rekaman kamera tersembunyi tetapi tidak dapat menyerahkannya tanpa surat perintah. Polisi sekali lagi meminta surat perintah itu, tetapi kantor kejaksaan menolak.

Dilaporkan bahwa kantor kejaksaan menganggap kasus tersebut mirip dengan investigasi 2016 dan memutuskan bahwa surat perintah tidak diperlukan. Namun, wartawan MBN menunjukkan bahwa konteks dan jumlah korban sama sekali berbeda dalam kasus 2018.

Pada bulan Maret 2019, SBS telah melaporkan kemungkinan korupsi polisi dalam penyelidikan Jung Joon Young 2016. Menurut SBS, petugas kepolisian yang bertanggung jawab atas kasus ini telah meminta agar perusahaan forensik digital menyingkirkan ponsel Jung Joon Young, yang merupakan bukti kunci dalam kasus tersebut.

Jung Joon Young saat ini sedang diselidiki untuk merekam dan berbagi rekaman kamera tersembunyi dari tindakan seksual. Penyelidikan saat ini dimulai awal tahun ini ketika laporan muncul dari chatroomantara selebriti pria, CEO, dan non-selebriti yang meminta jasa prostitusi, berbagi rekaman kamera tersembunyi, berbicara tentang menyuap petugas polisi, dan banyak lagi.

Sr: Soompi
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-.

[NEWS] Suami Park Hanbyul, CEO Yoo, disebut sebagai "Tokoh Kunci" dibalik Chatroom

Suami Park Hanbyul, CEO Yoo, disebut sebagai "Tokoh Kunci" dibalik Chatroom

SBS menyebut CEO Yoo sebagai "Tokoh Kunci" dibalik chatroom berurusan dengan kohesi polisi, penyuapan, jaringan prostitusi dan lainnya.

SBS menyebut Seungri, Jung JoonYoung, dan CEO Yoo sebagai pelaku utama dibalik chatroom yang sangat kontroversial. Mereka mengungkapkan bahwa dari ketiganya, CEO Yoo adalah yang memiliki "koneksi yang ramah" dengan polisi. Dia juga adalah orang yang bekerja dibalik layar untuk menjaga semua skandal ditutupi selama bertahun-tahun ini.


CEO Yoo dan Seungri telah mendirikan Yuri Holdings sebagai Co-CEO. Sekitar waktu itu, chatroom ini pertama dimulai dimana CEO Yoo bertanggungjawab dalam mendelegasikan tugas untuk menyediakan hiburan seksual kepada berbagai partner bisnis.




Chatroom juga menunjukkan bahwa orang yang menutupi insiden DUI FT ISLAND Choi Jonghoon, dan juga perantara antara sang selebriti dengan polisi. Selebriti di chatroom memanggilnya “bos” karena mereka menunjukkan rasa hormat mereka.


Ketika reporter SBS mengunjungi Yuri Holdings untuk menanyakan mengenai kecurigaan dan tuntutan, CRO Yoo membanyah semuanya. Dia mengklaim bahwa “log chat itu dilebih-lebihkan karena 'ketidakdewasaan teman-teman[nya] yang lebih muda" dan bahwa chat tersebut "tidak benar“.


Namun, ketika dia dipanggil untuk interogasi oleh polisi, dia menyatakan bahwa dia telah berhubungan dengan Komandan Umum dari unit polisi. Pernyataan barunya bertentangan dengan pernyataan aslinya kepada reporter SBS.


CEO Yoo saat ini sedang diselidiki untuk kemungkinan penyuapan dan kohesi dengan polisi karena semakin banyak bukti diungkapkan.

Trans & rewrite: Bebek K-po
-Kwik-

[NEWS] Mantan Anggota F.T. Island Jonghun menghadiri Interogasi Polisi Pertama sebagai Tersangka

Mantan Anggota F.T. Island Jonghun menghadiri Interogasi Polisi Pertama sebagai Tersangka

Pada tanggal 16 Maret pukul 10 a.m KST, mantan anggota F.T. Island Jonghun muncul di hadapan pers menjelang interogasi polisi pertamanya dengan status sebagai tersangka. 

Mantan idol ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan polisi mengenai keterlibatannya dalam menyebarkan/mendistribusikan rekaman kamera tersembunyi yang direkam oleh Jung Joon Young, dan juga untuk dugaan bahwa dia berusaha menutupi kasus DUI-nya dengan neminta bantuan dari orang dalam di kepolisian.

Sebelum melapor ke dalam, Jonghun berhenti di depan para reporter berita dan kamera untuk menyampaikan, "Aku akan berpartisipasi dengan rajin dalam penyelidikan. Aku minta maaf karena menyebabkan kegemparan dalam masyarakat. Aku akan berpartisipasi dengan jujur."

Pada pertanyaan yang menanyakan, "Apakah kamu mengakui tuduhan menyebarkan rekaman kamera tersembunyi?" Jonghun merespon, "Aku minta maaf." Untuk pertanyaan menanyakan, "Apakah kamu meminta bantuan orang dalam kepolisian untuk menutupi kasus DUI-mu?" dan "Apakah kamu secara pribadi meminta Tn. Yoo untuk bantuan orang dalam kepolisian?", Jonghun mengatakan, "Tidak." 


Sr: allkpop
Trans & rewrite: Bebek K-po
-Kwik-

[NEWS] Polisi Mengidentifikasi Tersangka Polisi yang Memiliki Koneksi dengan Seungri, Jung Joon Young, Dan Lainnya

[NEWS] Polisi Mengidentifikasi Tersangka Polisi yang Memiliki Koneksi dengan Seungri, Jung Joon Young, Dan Lainnya



Seorang tersangka telah diidentifikasi untuk petugas polisi yang memiliki ikatan dengan anggota Chatroom yang kontroversial termasuk Seungri dan Jung Joon Young.

Pertama kali diberitakan pada 13 Maret bahwa tampaknya ada koneksi potensial, dan Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional Korea menguatkan tuduhan ini. Pesan chat tambahan dan bukti korupsi telah diungkapkan oleh SBS.

Tokoh yang dicurigai termasuk Kang Shin Myung, mantan Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional Korea, dan Lee Sang Won, mantan Komisaris Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, membantah keterlibatan mereka.

Seungri, Jung Joon Young, mantan CEO Yuri Holdings, Yoo In Suk, dan mantan karyawan club diperiksa dari tanggal 14 hingga 15 Maret, dan mereka mengidentifikasi "kepala polisi" yang dimaksud sebagai seseorang yang berpangkat pengawas senior.

Polisi telah memanggil polisi berpangkat pengawas senior "A" sebagai tersangka. Dia ditanyai tentang berinteraksi dengan para individu yang terlibat termasuk Seungri dan Jung Joon Young dan apakah dia menyalahgunakan kekuatannya untuk membantu mereka.

Tindakan pendisiplinan untuk "A" akan dipertimbangkan setelah hasil investigasi dirilis.


sr: Soompi
Trans & Rewrite: Bebek K-Po
-kwak-

[NEWS] Jung Joon Young Menyerahkan 'Gold Phone' nya

[NEWS] Jung Joon Young Menyerahkan 'Gold Phone' nya



Jung Joon-young akhirnya dapat pulang ke rumah pada hari Jumat sekitar Jam 7 pagi KST setelah  diinterogasi atas tuduhan bahwa ia memfilmkan dirinya berhubungan seks dengan sejumlah wanita dan berbagi rekaman tanpa sepengetahuan atau persetujuan wanita dalam chat grup online yang melibatkan sekitar 10 orang, termasuk Seungri dan anggota FT Island Choi Jong-hoon .

“Saya dengan tulus dan jujur ​​memberi kesaksian selama interogasi. Saya menyerahkan ponsel, yang dikenal sebagai 'golden phone,' seperti halnya ke polisi, " kata Jung kepada wartawan. "Aku benar-benar minta maaf karena menyebabkan keributan."

Jung merujuk ke ponsel keduanya, yang disebut "golden phone" dan disebutkan oleh rapper Zico saat mereka menjadi bintang tamu di radio star pada 2016. Ada kecurigaan bahwa ponsel itu mungkin di mana Jung menyimpan semua video dan bahwa Zico mungkin bahkan telah melihatnya namun sang Rapper telah membantah ini.

Ketika diminta untuk mengidentifikasi komisaris polisi yang disebutkan dalam chatroom grup, Jung mengatakan dia akan menjawab pertanyaan itu sebagai bagian dari penyelidikan. Dia tidak menjawab pertanyaan tentang dakwaan terhadapnya atau tentang dugaan pelanggaran polisi sehubungan dengan kasus ini.

Jung diduga menggunakan chatroom untuk berbagi foto intim dan video seks yang melibatkan setidaknya 10 wanita antara 2015 dan 2016, menurut polisi. Polisi juga mencari kecurigaan kolusi antara manajemen Burning Sun dan setidaknya seorang pejabat tinggi polisi.


sr: KoreaHerald
Trans & Rewrite: Bebek K-Po
-kwak-

[NEWS] SBS Melaporkan Bentuk Korupsi Polisi di Kasus Video Kamera Tersembunyi Jung Joon Young di Masa Lalu

] SBS Melaporkan Bentuk Korupsi Polisi di Kasus Video Kamera Tersembunyi Jung Joon Young di Masa Lalu



8 O’Clock News  SBS telah mengungkap lebih banyak detail mengenai korupsi di kantor polisi yang menyelidiki tuduhan perekaman video ilegal Jung Joon Young pada tahun 2016.

Pada penayangan program 13 Maret, SBS melaporkan bahwa petugas kepolisian yang bertanggung jawab atas kasus Jung Joon Young pada tahun 2016 meminta perusahaan forensik digital menyingkirkan ponsel Jung Joon Young, bukti kunci dari kasus tersebut.

Menurut laporan itu, petugas polisi dari Kantor Polisi Seongdong meminta perusahaan forensik digital untuk menulis surat konfirmasi yang mengklaim bahwa data dari ponsel tidak dapat dipulihkan.

Pada 22 Agustus 2016, petugas polisi menelepon perusahaan forensik dan bertanya, "Karena kami sedang menangani kasus ini, ada sesuatu yang agak rumit. Jung Joon Young memberi tahu kami bahwa ia meninggalkan data di situ. Bukan kah itu butuh waktu lama? Dia mengakuinya sendiri, dan kami tidak punya banyak waktu, jadi saya ingin bertanya, karena perangkat sudah tua dan usang, jika Anda bisa menulis surat konfirmasi yang menyatakan bahwa data tidak dapat dipulihkan untuk hasil konfirmasi data."


Menanggapi petugas polisi, perusahaan forensik menjawab, “Pekerjaan yang kami lakukan adalah seperti itu, jadi harus ada beberapa jenis tindakan prosedural. Saya juga harus menyatakan mengapa [data tidak dapat dipulihkan], jadi saya tidak tahu tentang [permintaan ini]. ” Setelah ditolak, polisi menyelesaikan penyelidikan sebelum menerima data.

Ketika SBS bertemu dengan petugas kepolisian yang bersangkutan, dia menyatakan, "Ini adalah pertama kalinya saya mendengar kata-kata 'data tidak dapat dipulihkan.' Tidak pernah terdengar bagi penyelidik yang bertanggung jawab [suatu kasus] untuk bertanya kepada perusahaan swasta untuk sesuatu seperti itu. [Investigasi] masih dalam proses. ”

SBS kemudian mengeluarkan bukti keterlibatannya dalam situasi saat mereka memutar kaset rekaman untuknya. Petugas polisi berkomentar, "Memang benar bahwa saya yang menelepon, tetapi bukan situasi bagi saya untuk mengatakan sesuatu sejauh itu." Dia juga menyatakan bahwa dia tidak ingat situasi, dan bahwa selama ini, mereka tidak diberikan ponsel. Dia kemudian bertanya, "Apakah saya dalam posisi yang agak canggung sekarang?"

Mengenai hal ini, Pengacara Baek Sung Moon, yang sebelumnya berbagi pendapatnya tentang kontroversi kamera tersembunyi Jung Joon Young, menyatakan, "Itu bisa menjadi masalah penghancuran bukti, kelalaian tugas, atau penyalahgunaan kekuasaan."

Sr: Soompi
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-.

[NEWS] Chat Baru Menunjukkan Chat Seungri dan Jung Joon Young Ke Choi Jonghoon Setelah Insiden DUI

[NEWS] Chat Baru Menunjukkan Chat Seungri dan Jung Joon Young Ke Choi Jonghoon Setelah Insiden DUI


Chat Log terbaru yang dirilis oleh SBS FunE telah mengungkapkan anggota chatroom, termasuk Seungri, Jung Joon Young, dan Mr. Kim, mengejek Choi Jonghoon dari FTISLAND setelah dia ketahuan mengemudi dalam keadaan mabuk pada Maret 2016.

Di bagian pertama dari obrolan yang terungkap, Choi Jonghoon mengirim pesan yang menyatakan bagaimana ia selamat dari insiden mengemudi dalam keadaan mabuk, berkat "XX hyung". Mr. Kim mengirim tanggapan juga.


Choi Jong Hoon: Anggota grup idola terkena mengemudi dalam keadaan mabuk ... (lihat artikel asli).

Choi Jong Hoon: Syukurlah, karena kebaikan XX hyung, aku bisa bertahan hidup

Mr. Kim: Jonghoon-ie kamu memiliki pengalaman yang berharga.

Mr. Kim: Pasti sangat menyenangkan bisa melarikan diri dari hadapan polisi. Borgol dan mobil polisi ada di depan mata mu. ”


Di set kedua chat, anggota chatroom lainnya terus berbicara tentang insiden Choi Jonghoon, termasuk Jung Joon Young mengatakan bagaimana dia bisa berakhir di headline surat kabar.


Jung Joon Young: Jonghoon-ie bisa saja terbang ke halaman depan surat kabar.

Mr. Heo: Itu bisa menjadi berita utama.

Mr. Park: Aku akan terkenal.

Choi Jonghoon: Mengapa aku ada di artikel. [Masalah] ini ditangani dengan sangat diam-diam

Mr. Kim: Diam-diam? Apakah kamu tahu sejauh mana upaya yang dilakukan Mr Yoo untuk melakukan ini buat kamu

Seungri: Jangan berpikir bahwa lain kali  kamu mengemudi dalam keadaan mabuk akan diblokir. XX hyung menggunakan uangnya sendiri untuk menutup mulut [polisi].



Akhirnya, juga terungkap bahwa polisi yang sama yang menangkap Choi Jonghoon karena mengemudi dalam keadaan mabuk memberinya telepon malam itu, memberi selamat kepadanya pada hari ulang tahunnya.

Sr: Koreaboo
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-.

[NEWS] Choi Jong Hoon FTISLAND Mengakui Pernah Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol, Tapi Membantah Berkolusi dengan Polisi

[NEWS] Choi Jong Hoon FTISLAND Mengakui Pernah Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol, Tapi Membantah Berkolusi dengan Polisi

Sebelumnya hari ini, dilaporkan bahwa Choi Jonghoon FTISLAND, yang sebelumnya dituduh menjadi bagian dari chatroom dengan Seungri dan Jung Joon Young, ketahuan mengemudi dalam keadaan mabuk 3 tahun yang lalu, tetapi meminta polisi untuk menutupinya.


Agensi FTISLAND, FNC Entertainment, telah merilis pernyataan resmi mengenai tuduhan tersebut, mengklaim bahwa saat Jonghoon tertangkap sedang mengemudi dalam keadaan mabuk, tidak ada kolusi dengan polisi. Baca pernyataan mereka di bawah ini:

Kami telah mengonfirmasi melalui Choi Jonghoon bahwa ia ditangkap di sebuah pos pemeriksaan di Itaewon, Seoul pada Februari 2016 dan menerima penalti 2.500.000 won serta penangguhan lisensi, yang ia lakukan.
Sebagai anggota yang tidak begitu terkenal, dia mengatakan dia tidak memberi tahu agensi karena takut dan berharap insiden itu berlalu dengan tenang dan sangat menyesali dan merefleksikan penilaiannya yang salah. Namun, ia telah mengonfirmasi bahwa tidak ada bentuk permintaan kepada media atau polisi sebagaimana dinyatakan dalam laporan yang dirilis hari ini.
Choi Jonghoon akan secara aktif bekerja sama dengan penyelidikan polisi di masa depan dan jika kolusi itu terungkap benar, ia akan mengambil semua tanggung jawab hukum yang sesuai.
Choi Jonghoon sangat merefleksikan tindakannya yang salah, fakta bahwa ia telah mengecewakan banyak orang di sekitarnya dan fakta bahwa ia telah menyebabkan kerusakan pada timnya. Akibatnya, ia akan menghentikan semua aktivitas individu serta aktivitas sebagai member FTISLAND hingga semua investigasi selesai.
Selain itu, kami, sebagai agensi, merasakan tanggung jawab besar terhadap kenyataan bahwa kami tidak menyadari situasi sehubungan dengan koneksi Choi Jonghoon dengan serangkaian peristiwa tidak menyenangkan baru-baru ini. Kami berjanji untuk mengelola artis kami dengan lebih hati-hati di masa depan.

Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-.