• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Han Ji Min. Show all posts
Showing posts with label Han Ji Min. Show all posts

[REVIEW DRAMA] The Light in Your Eyes (2019)

REVIEW DRAMA The Light in Your Eyes (2019)



    • Judul Korea: 눈이 부시게 / Nuni Busigye
    • Judul Lain: Dazzling / Eyes Are Dazzling / Radiant
    • Genre: Drama, fantasi, roman
    • Jumlah Episode: 12
    • Stasiun TV: JTBC
    • Masa Tayang: 2019-Feb-11 to 2019-Mar-19
    • Rumah Produksi: Drama House
    • Sutradara: Kim Suk Yoon
    • Penulis: Lee Nam Gyu, Kim Soo Jin

    Sinopsis

    Kim Hye-Ja (Han Ji-Min) berharap untuk menjadi penyiar berita. Dia memiliki kepribadian yang jujur dan  positif, tetapi tiba-tiba dia menjadi wanita berusia 70 tahun. Kim Hye-Ja (Kim Hye-Ja) yang berusia 70 tahun memperoleh kemampuan khusus untuk memanipulasi waktu. Lee Joon-Ha (Nam Joo-Hyuk) ingin menjadi reporter. Dia telah bekerja keras untuk mencapai mimpinya, tetapi sekarang dia menjalani hidupnya tanpa harapan. Dia juga terlibat dengan kehidupan Kim Hye-Ja. -Asianwiki-

    Pemeran Utama

    • Han Ji Min : Kim Hye Ja Muda
    • Kim Hye Ja : Kim Hye Ja Tua
    • Nam Joo Hyuk : Lee Joon Ha / Kim Sang Hyun
    • Son Ho Joon : Kim Young Soo
    • Ahn Nae Sang : Ayah Kim Hye Ja
    • Lee Jung Eun : Ibu Kim Hye Ja
    • Kim Ga Eun : Lee Hyun Joo
    • Song Sang Eun : Yoon Sang Eun


    Review:

    Teaser drama yang satu ini cukup menyihir Kwak, membuat Kwak memutuskan harus menonton drama ini. Untuk kalian yang sudah sering membaca review drama dari kwak mungkin kalian sudah tau kalau Kwak suka banget drama time travel atau time slip, awalnya Kwak sempat berpikir bahwa ini adalah drama time slip namun ternyata berbeda, tapi bagi Kwak perbedaan drama ini memperunik drama ini.

    Drama ini cantik dan cukup menghangatkan untuk Kwak. Banyak pesan pengingat yang membuat Kwak melihat lebih dalam lagi kehidupan dan bagaimana sikap Kwak selama ini.  Cukup cantik bagaimana drama ini bisa menggambarkan dua sudut pandang yang berbeda, antara anak-anak muda dengan masa muda mereka dan para orang tua dengan masa tua mereka. Yang muda berjuang mengejar impian mereka yang sering berketerbalikan dengan kenyataan dan para orang tua yang mulai diabaikan dan merasa mereka adalah beban bagi keluarga. Dua hal kontras yang bisa menyatu dengan lembut yang siap menyentuh hati ini.  Sosok Kim Hye Ja mengalami masa tua dan masa muda bersamaan, fisiknya memang sudah tua tapi tidak dapat dipungkiri jiwanya hanyalah anak muda diusia 20an. Sehingga kita mendapatkan banyak pelajaran dari Kim Hye Ja yang ingin memenuhi tugas sebagai anak bagi kedua orang tuanya dan ingin bermain bersama teman-temannya serta jatuh cinta, namun tubuhnya yang sudah renta membuatnya tidak selincah dulu dan mulai memahami perasaan kesepian kakek-nenek di sekitarnya. Drama ini benar-benar mengajarkan bagaimana kita harus bersikap dan belajar memahami dengan sesama kita, terutama mereka yang jauh lebih tua. Siapin tisu secukupnya karena beberapa adegan akan membuat kalian terharu.

    Oh ya walaupun drama ini akan membuat kalian nangis haru, drama ini bukan drama sedih ya. Drama ini sebenarnya cukup ceria dan manis, jadi tangisannya karena saluran kehangatan yang diberikan dari drama ini untuk kita. Drama ini memiliki cerita yang kocak kok, terutama bagian Kim Young Soo,  kakak Kim Young Soo. Kim Young Soo emang aneh, nyebelin dan bego banget, tapi kehadirannya adalah alasan Kwak nggak pernah bosan nonton drama ini. Akting Son Ho Joon kocak dan mendalami banget.

    Kalian ada yang kecewa karena drama ini di dominasi oleh aktris senior Kim Hye Ja ketimbang Han Ji Min? Hmmm, mungkin kalian harus tahu latar belakang drama ini. Dalam sebuah interview, Han Ji Min dan Nam Joo Hyuk sudah sempat menyinggung bahwa drama ini dibuat spesial untuk sang aktris senior. Jadi kalau kalian nggak suka kisah nenek-nenek dalam drama ini, atau nggak suka Nam Joo Hyuk akan lebih banyak beradegan 'romantis' dengan Kim Hye Ja nim ketimbang dengan Han Ji Min mungkin bisa skip drama yang satu ini. Tapi sebenernya sayang banget untuk fans Nam Joo Hyuk melewatkan drama ini karena dari semua drama yang pernah dibintangi sang aktor, aktingnya di drama ini adalah yang ter-smooth dan terbagus menurut Kwak. Toh walaupun Nam Joo Hyuk hanyalah peran sampingan, part nya cukup banyak, bahkan lebih banyak dari Han Ji Min.

    Plot twist di dua episode terakhir di drama ini cukup membuat Kwak melongo, antara terkagum dengan ide  dan sedikit kecewa dengan perbedaan besar dengan episode-episode sebelumnya.  Sedikit spoiler ya, tapi dua episode terakhir ini membuat Kwak mempertanyakan 'apa artinya dengan 10 episode yang sudah Kwak tonton jika arahnya drama ini adalah dua episode terakhir?' Mungkin kalau plot twist terjadi dipertengahan drama di sekitar episode 7 atau 8 Kwak tidak akan kecewa sama sekali, tapi karena di akhir drama Kwak merasa sedikit membuang waktu menonton 10 episode. Selain itu di dua episode terakhir ini juga nggak terlalu jelas mana kejadian di masa lalu (di 10 episode awal) yang benar-benar terjadi dan tidak. Padahal ide plot twist di drama ini sebenernya keren dan menyentuh banget.

    Secara keseluruhan drama ini hangat dan lembut karena mampu menunjukkan arti kehidupan dari berbagai sisi, baik yang muda maupun yang tua. Drama ini kurang bagus kalau kalian ingin fokus ke romansa kaula muda. Tapi akan bangus banget untuk kalian yang sedang mencari drama yang heart warming atau kalian yang ingin lebih mendekat kan diri dengan kakek-nenek kalian dan bahkan sedang merindukan mereka, drama ini akan memberikan banyak kehangatan serta menjadi obat rindu kalian dan makin mencintai kakek-nenek kalian.

    Original By Bebek K-Po
    -Kwak-

    [POJOK SELEB] Komentar Nam Joo Hyuk Terhadap Pendapat Bahwa Dirinya Berubah dan Bekerja Dengan Han Ji Min

    [POJOK SELEB]  Komentar Nam Joo Hyuk Terhadap Pendapat Bahwa Dirinya Berubah dan Bekerja Dengan Han Ji Min

    Nam Joo Hyuk berbagi pemikirannya tentang drama "The Light In Your Eyes" dan lawan mainnya Han Ji Min dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

    Pada 20 Maret, Hankook Ilbo menerbitkan wawancara mereka dengan sang aktor itu sehari setelah drama terbarunya itu berakhir.

    Berbicara tentang lawan mainnya di layar kaca, Nam Joo Hyuk berkata, "Pada hari pertama syuting, Han Ji Min tidak memiliki bagian untuk syuting, tetapi dia tahu bahwa saya sangat gugup. Aku benar-benar gugup karena aku syuting dengan banyak aktor senior, tetapi Han Ji Min membantu semua orang bersantai dengan datang ke lokasi syuting dan berbicara dengan sutradara. ”


    Dia menambahkan, “Ada banyak hal yang ingin aku pelajari dari Han Ji Min. Aku belajar banyak saat memperhatikannya memperhatikab banyak orang di lokasi syuting meskipun dia pasti lelah juga. ”

    "Aku tumbuh sambil menonton aktor senior yang hebat dan berpikir, 'Aku harus menjadi senior seperti itu. Aku harus menjadi orang baik yang juga memperhatikan semua orang di sekitarku' '” kata Nam Joo Hyuk. “Ia dengan nyaman memulai percakapan denganku dan mengatakan kepadaku, 'Tolong perlakukan aku dengan nyaman,' saat syuting adegan pertama kami. Kami tidak syuting banyak adegan bersama, tetapi dia membuat banyak orang berpikir bahwa Hye Ja harus kembali sehingga dia dan Joon Ha bisa bersama. "

    Ketika ditanya apakah dia ingin bekerja dengan Han Ji Min lagi di proyek yang berbeda, aktor itu menjawab sambil tersenyum, “Jika ada kesempatan, aku pasti melakukannya. Bukan hanya aku sendiri, tetapi banyak pemirsa juga menginginkannya. Ia aktor senior yang sangat baik, jadi aku ingin berakting bersamanya lagi. "

    Nam Joo Hyuk kemudian berbicara dengan jujur ​​tentang reaksi publik terhadapnya. Setelah menerima penghargaan Aktor Baru Terbaik untuk "The Great Battle" di Blue Dragon Film Awards ke-39, aktor ini berhasil mendapatkan perhatian untuk aktingnya. Selama penampilannya di "The Light in Your Eyes," banyak pemirsa dan kritikus berkomentar positif bahwa sikap dan keterampilan akting Nam Joo Hyuk telah berubah.

    Setelah mengakui bahwa reaksi ini membuatnya takut, sang aktor menjelaskan, "Banyak orang mengatakan bahwa aktingku telah berubah, tetapi aku belum berubah. Aku telah melakukan hal yang sama sejak awal, tetapi kadang-kadang aku takut orang akan menganggap aku seolah-olah aku telah berubah. "

    Dia menambahkan, “Aku perlahan tapi terus-menerus melakukan apa yang telah aku lakukan sejak sebelumnya dan bekerja sangat keras, tetapi aku pikir aku merasa [takut] karena aku tiba-tiba mendengar bahwa aku telah berubah. Di satu sisi, pernyataan itu terasa berat. Meskipun aku bekerja keras sekarang, itu membuat saku berpikir bahwa aku harus bekerja lebih keras lagi di masa depan. "


    Sr: Soompi
    Trans & Rewrite : Bebek K-Po
    -Kwak-

    [POJOK DRAMA] “Radiant” Memecahkan Rating Penonton Pribadinya dengan Episode Terakhir

    “Radiant” Memecahkan Rating Penonton Pribadinya dengan Episode Terakhir

    JTBC “Radiant” berakhir dengan kuat dengan meraih rating penonton tertingginya!

    Berdasarkan Nielsen Korea, episode tanggal 19 Maret drama Senin-Selasa JTBC “Radiant” meraih rata-rata penonton nasional sebesar 9,73 persen, sekitar 1,2 persen lebih tinggi dari rekor episode sebelumnya yaitu 8,5 persen. Dengan demikian, drama ini juga meraih rating penonton tertinggi diantara drama lain dalam jam tayangnya.

    Menit yang paling banyak ditonton dalam episode ini adalah narasi Kim Hye Ja, dimana dia menyentuh hati banyak penonton dengan mangatakan, “Tidak ada satu haripun yang tidak bersinar untukku. Kamu, yang mungkin melalui masa sulit dalam hidup, memiliki hak untuk menikmati segalanya dalam hidup karena kamu dilahirkan ke dunia ini.”

    Setelah berakhirnya drama “Radiant,” JTBC akan menayangkan drama Senin-Selasa baru “Welcome to Waikiki 2” pada tanggal 25 Maret.

    Sr: soompi
    Trans & rewrite: Bebek K-po
    -Kwik-

    [REVIEW FILM] Miss Baek (2018)


    REVIEW FILM Miss Baek 2018


    • Judul Korea Misseubaek/ 미쓰백
    • Sutradara: Lee Ji-Won
    • Penulis: Lee Ji-Won
    • Produser: Kang Ka-Mi
    • Sinematografer: Kang Guk-Hyun
    • Tanggal Rilis: 11 Oktober 2018
    • Durasi: 98 min.
    • Distributor: Little Big Pictures

    Sinopsis

    Masa lalu  Seorang wanita (Han Ji-Min) sebagai seorang narapidana mengikutinya ke mana-mana dan, karena itu, ia tidak membuka diri terhadap orang lain. Wanita itu bertemu seorang gadis dan memutuskan untuk menyelamatkannya dari dunia yang kejam. Seorang pria (Lee Hee-Joon), yang memiliki perasaan terhadap wanita itu, mencoba melindunginya dengan caranya sendiri. -asianwiki-


    Pemeran

    • Han Ji-Min : Baek Sang-A   
    • Kim Shi-A : Kim Ji-Eun   
    • Lee Hee-Joon : Jang-Sub
    • Kwon So-Hyun : Joo Mi-Kyung
    • Baek Soo-Jang : Kim Il-Gon    
    • Jang Young-Nam : Jung Myung-Sook    
    • Kim Sun-Young : Jang Hoo-Nam  



               
             


    Review

     Membuat anak mudah tapi memiliki anak tidaklah muda. Menjadi orangtua bukanlah tugas yang mudah. Sangat ironi ketika ada orang tua yang berpikir bahwa anak mereka adalah beban hidup mereka, padahal anak adalah anugerah dari Tuhan. Anak yang seharusnya adalah buah hati orang tua malah disiksa setiap hari, lebih menyedihkan lagi walaupun mereka tidak menginginkan anak mereka, mereka menyiksa sang anak dan tidak mengizinkan anak mereka diambil kepada orang yang lebih menginginkan dan merawat anak-anak, bahkan ada orang tua yang memanfaatkan sang anak untuk mendapatkan uang dari pemerintah tapi tidak merawat anak mereka sebagai mana semestinya.
    Tonton Miss Baek

    Saat melihat trailer, Kwak mengira film ini akan terasa gelap dan suram. Ternyata walaupun memang sedikit suram, film ini mampu memberikan kehangatan yang besar untuk penontonnya, menghilangkan perasaan ngeri yang biasanya tersisa dalam genre film yang serupa.


    Sangat jarang film Korea dengan sosok wanita sebagai tokoh utama dan pusat cerita. Sehingga film ini memberikan daya tarik yang luar biasa, apa lagi karakter Miss Baek adalah karakter wanita yang tangguh makin memberikan pesona tersendiri bagi penonton.

    Saat menonton film ini Kwak langsung teringat dengan drama Mother, seorang wanita yang merasa tidak layak untuk menjadi ibu, namun suatu hari sisi keibuannya terketuk saat melihat anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga. Bedanya jika drama mother tokoh wanita utama adalah seorang guru sedangkan jika dalam Miss Baek tokoh utamanya adalah wanita yang memiliki catatan kriminal yang tidak diduga akan membantu gadis malang. Film ini juga tidak hanya menunjukkan peran seorang ibu, tetapi lebih memberikan kesadaran bahqa masih banyak anak malang dan tugas kita untuk tidak membuka mata dan hati serta tentunya membantu mereka.


    Kebetulan Kwak bukan fans akting Han Ji Min di drama, tapi Kwak dibuat terkejut dan kagum olehnya. Akting Han Ji Min di film ini keren banget, Kwak seperti melihat sisi baru yang fresh dan menawan yang berbeda dari Han Ji Min di drama. Akting si om Lee Hee-Joon juga nggak kalah bagus, walaupun ia sebagai peran pendukung tapi mampu memiliki kehadiran yang kuat di dalam film. Chemistry Han Ji Min dan si Kim Shi-A juga dalem banget seolah-olah mereka berbagi nasib dan kehidupan yang pahit bersama. Dan yang terakhir perlu di acungi jempol adalah akting Kwon So-Hyun, bener-bener terasa seperti angma (iblis) banget.


    Kalau mau membahas soal kekurangan, jalan cerita dalam film ini cukup mudah tertebak. Tapi selain itu Kwak tidak menemukan kekurangan yang berarti dari film ini, semuanya pas dan komplit serta terasa real.  Bukan film yang gemilang maupun meriah atau penuh dengan ketegangan, namun filmlm ini sangat sederhana, tidak terlalu banyak konflik tapi langsung mengena kesasaran.

    Film ini banyak memberikan banyak pesan untuk kita, Mengingatkan kita untuk tidak menutup mata pada orang lain, banyak anak yang tidak beruntung seperti mereka berdua. Serta mengingatkan kita jika tanggung jawab menjadi orang tua itu besar, tidak hanya membuat anak kemudian jika anak lahir dianggap beban dan diabaikan begitu saja. Kita sebagai anak juga mendapatkan pelajaran, bahwa jika kamu memiliki orang tua yang masih peduli dengan kamu, masih mencukupi kamu, masih menanyakan bagaimana kehidupanmu dan bagaimaan kedepannya hidupmu, dan masih negur kamu pulang malam, tandanya orang tua kamu masih sayang sama kamu, tandanya kamu masih lebih beruntung dari anak lainnya. Satu lagi, Film ini juga mengingatkan untuk menilai orang dari luarnya atau masalalunya, terlihat jelas dalam drama ini seseorang yang memiliki catatan kriminal belum tentu lebih buruk dari orang yang terlihat aktif dan baik pada sesama dan kegiataan keagamaan. Bukan berarti orang yang terlhat aktif dan baik semuanya sama seperti tokoh Joo Mi-Kyung  ya! Cuma lebih menunjukkan bahwa kita harus menilai orang sama rata dan lebih ke hati mereka bukan dari sikap manis yang terlihat dari luar.


    Film ini Kwak rekomendasikan untuk ditonton oleh semua orang karena memiliki pesan yang besar dan meningkatkan kesadaran kita terhadap orang disekita kita.


    -Kwak-
    Bebek K-po

    [POJOK FILM] Pemenang Women In Film Korea Festival ke-19

    Pemenang Women In Film Korea Festival ke-19 Han Jimin


    Women in Film Korea Festival ke-19 mengapresiasi perempuan luar biasa dalam industri film.

    Pada 12 Desember, upacara penghargaan tahun ini berlangsung di CGV Cinelibrary di Seoul dan dengan MC o aktris Uhm Ji Won.

    Upacara penghargaan mempertimbangkan film yang ditayangkan antara 6 November 2017 dan 5 November 2018 untuk memilih pemenang dalam sembilan kategori.

    Uhm Ji Won mulai, “Tahun lalu, saya menerima Penghargaan Popularitas. Pada saat itu, saya berjanji bahwa saya akan menjadi MC tahun berikutnya karena rasa syukur dan saya datang ke sini untuk memenuhi janji saya. Secara pribadi, saya bersyukur dan gembira bahwa festival film semacam ini ada. Sebagai seseorang di industri film, saya mendukung festival film ini dan sungguh suatu kehormatan dapat berpartisipasi. ”

    Wanita dalam Film Tahun ini jatuh  kepada sutradara Kim Il Ran. Dia berkata, “Saya merasakan banyak tekanan tentang pidato penerimaan penghargaan. Saya pikir [penghargaan ini] menyiratkan dukungan  saat saya hidup sebagai seorang wanita dan berkata, 'Mari terus melihatmu di lokasi syuting untuk waktu yang lama,' jadi saya merasa sangat bahagia. Ini akan segera menjadi peringatan 10 tahun tragedi Yongsan. Melalui penghargaan ini, saya berharap lebih banyak orang akan tertarik untuk menemukan kebenaran. ”

    Han Ji Min menerima Penghargaan Aktris Terbaik. "Saya banyak menangis di upacara penghargaan yang lain, jadi saya tidak akan menangis hari ini, tetapi air mata jatuh ketika mata saya bertemu Kwon So Hyun," katanya secara emosional. “Terima kasih telah memberi saya penghargaan yang sangat berarti. Setelah memilih ‘Miss Baek’ dan sepanjang waktu saya berakting, saya hanya berpikir tentang ingin melakukan pekerjaan yang baik yang menyampaikan ketulusan film. Untuk pertama kalinya setelah film ini ditayangkan, saya menyadari betapa beruntungnya saya sebagai aktris. Karena ada relatif sedikit film di mana karakter wanita ditampilkan secara tiga dimensi, saya bersyukur bahwa saya dapat memainkan karakter ini. ”

    Dia melanjutkan, “Terima kasih, sutradara Lee Ji Won. Saya pikir banyak orang mendukung film ini karena ketulusan pesan sosial dalam film ini. Saya pikir saya menerima penghargaan berkat itu. Saya bekerja dengan lebih banyak anggota staf wanita daripada yang saya lakukan di proyek lain. Saya pikir itu adalah pemandangan langka dan saya ingin berbagi penghargaan ini dengan mereka. Saya harap rangkaian semacam itu tidak akan menjadi sesuatu yang langka, tetapi sesuatu yang dapat sering dilihat. Saya akan menjadi seorang aktris yang diam-diam bekerja keras untuk berakting dalam sebuah proyek sehingga film-film yang berpusat pada wanita dapat dibuat dengan lebih banyak variasi dan dalam lingkungan yang lebih baik. Saya mengucapkan terima kasih. ”

    Setelah menerima Penghargaan Aktris Baru Terbaik, Kim Ga Hee berkata, “Saya dapat menggambarkan karakter yang diinginkan oleh semua aktris baru tetapi juga takut setelah melihat  karakter wanita yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saya khawatir, tapi saya pikir karakter ini adalah hasil  bukan hanya usaha saya sendiri, tetapi semangat banyak aktor yang mencoba membuat 'Park Hwa Young' menonjol. Dia adalah karakter yang menantang, berbahaya, tetapi terima kasih kepada Myung Film, sutradara, dan aktor yang memegang tangan saya dan berlari bersama saya. ”

    Cek daftar lengkap pemenang di bawah ini!

    Wanita dalam Film Tahun Ini: Kim Il Ran ("The Remnants" dan "Two Doors")

    Produser Terbaik: Jae Jung Joo ("Last Child")

    Aktris Terbaik: Han Ji Min ("Miss Baek")

    Aktris Baru Terbaik: Kim Ga Hee ("Park Hwa-Young")

    Sutradara Terbaik: Lee Eon Hee (“The Accidental Detective 2: In Action”)

    Skenario Terbaik: Jeon Go Woon (“Microhabitat”)

    Dokumenter Terbaik: Kim Bo Ram (“For Vagina’s Sake”)

    Penghargaan Teknis: Choi Eun Ah untuk rekayasa suara ("The Spy Gone North," "Little Forest," dan "1987")

    Iklan dan Pemasaran Terbaik: AndCredit ("Dark Figure of Crime," "The Spy Gone North," dan "1987")

    Selamat kepada para pemenang!

    sr: Soompi
    Trans & Rewrite: Bebek K-Po
    -kwak-

    [POJOK FILM] Pemenang Blue Dragon Film Awards ke-39

    Pemenang Blue Dragon Film Awards ke 39


    Pada tanggal 23 November, Blue Dragon Film Awards ke-39 mengakui beberapa performa, film, dan pembuat film  terbaik dari tahun lalu.

    Upacara tahunan diadakan di Kyung Hee University Grand Peace Palace, dengan aktor Kim Hye Soo dan Yoo Yeon Seok sebagai MC. Para pemenang Blue Dragon Film Awards ke-39 dipilih melalui kombinasi survei para ahli di berbagai bidang dalam industri dan hasil suara online. Film yang dirilis antara 12 Oktober 2017 dan 11 Oktober 2018 memenuhi syarat tahun ini.

    Penghargaan Film Terbaik jatuh pada “1987: When the Day Comes,” sementara Kim Yun Seok membawa pulang penghargaan Aktor Terbaik untuk penampilannya di film. Dia berkata, “Saya ingin berbagi kegembiraan ini dengan semua orang yang dinominasikan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga tercinta. ”Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga dari mereka yang berjuang untuk demokrasi, yang digambarkan dalam film tersebut.

    Han Ji Min menerima penghargaan Aktris Terbaik untuk karyanya di "Miss Baek." Dia sambil menangis berkata, "Terima kasih atas penghargaan ini, ini adalah suatu kehormatan," sebelum menyebutkan rasa sakit dan kesulitan yang dia alami dalam waktu yang lama. untuk film yang akan dirilis. “Saya pikir itu berkat pesan tulus dari‘ Miss Baek ’bahwa saya dapat berdiri di sini pada akhir dari waktu yang berat dan sulit itu,” katanya. "Daripada mengambil 'Miss Baek' karena ambisi saya sebagai aktor, saya malah memiliki keinginan yang besar untuk menunjukkan realitas gelap dan menyakitkan masyarakat kita melalui film." Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia ingin berbagi kehormatan dengan dia rekan bintang dan staf film.

    Penghargaan Aktor Pendukung Terbaik diberikan ke aktor Kim Joo Hyuk untuk penampilannya di “Believer,” sementara Kim Hyang Gi ““Along with the Gods: the Two Worlds” menerima penghargaan Aktris Pendukung Terbaik.

    Saat menerima penghargaan atas nama Kim Joo Hyuk, sutradara Namoo Actors Kim Seok Joon berkata, “Saya pikir dia akan senang tentang ini. Saya akan membiarkan dia tahu. "

    Kim Hyang Gi menangis karena terkejut atas kemenangannya, dan mengatakan dia belajar banyak sambil syuting “Along with the Gods: the Two Worlds” selama tahun pertama hingga ketiga di SMA, dan berterima kasih kepada staf dan sutradara. "Terima kasih telah memberi saya kenangan yang luar biasa ini sebelum saya menjadi dewasa," katanya. “Terima kasih kepada sekolahku dan para pengajar juga untuk pengertian seperti yang aku lakukan dalam pelajaranku dan berakting pada saat yang bersamaan.”

    Nam Joo Hyuk menerima penghargaan Aktor Baru Terbaik untuk "The Great Battle," sementara Kim Da Mi dinobatkan sebagai Aktris Baru Terbaik untuk "The Witch: Part 1. The Subversion."

    Nam Joo Hyuk berkata, “Ketika saya pertama kali menerima proyek ini, tujuan saya hanyalah untuk tidak menimbulkan ketidaknyamanan, namun saya sekarang telah menerima penghargaan besar ini. Terima kasih. Saya akan bekerja lebih keras di masa depan. "

    Kim Da Mi berkata, “Aku masih merasa seperti aku bermimpi. Sudah setahun sejak kami memfilmkan ‘The Witch: Part 1. The Subversion’ tahun lalu, tapi saya masih memiliki ingatan yang jelas tentangnya. Terima kasih kepada sutradara Park Hoon Jung. Saya ingin menjadi aktor yang lebih baik. ”

    Berikut daftar lengkap pemenang :

    Film Terbaik: “1987: When the Day Comes”

    Sutradara Terbaik: Yoon Jong Bin ("The Spy Gone North")

    Aktor Terbaik: Kim Yun Seok (“1987: When the Day Comes”)

    Aktris Terbaik: Han Ji Min ("Miss Baek")

    Aktor Pendukung Terbaik: Kim Joo Hyuk ("Believer")

    Aktris Pendukung Terbaik: Kim Hyang Gi (“Along with the Gods: the Two Worlds”)

    Aktor Baru Terbaik: Nam Joo Hyuk ("The Great Battle")

    Aktris Baru Terbaik: Kim Da Mi (“The Witch: Part 1. The Subversion”)

    Sutradara Baru Terbaik: Jun Go Woon (“Microhabitat”)

    Skenario Terbaik: Kwak Kyung Taek dan Kim Tae Gyun (“Dark Figure of Crime”)

    Sinematografi dan Pencahayaan Terbaik: Kim Seung Kyu dan Kim Woo Young ("1987: When the Day Comes")

    Editing Terbaik: Kim Hyung Joo, Jung Bum Shik, dan Yang Dong Yeop ("GONJIAM: Haunted Asylum")

    Musik Terbaik: Dalparan ("Believer")

    Art Direction Terbaik: Park Il Heon ("The Spy Gone North")

    Penghargaan Teknis: Jin Jong Hyun (“Along with the Gods: the Two Worlds”)

    Film Pendek Terbaik: Heo Ji Eun dan Lee Kyung Ho ("New Record")

    Bintang Populer: Joo Ji Hoon, Kim Young Kwang, Kim Hyang Gi, Jin Seo Yeon

    Penghargaan Pilihan Pemirsa untuk Film Paling Populer (penghargaan pemirsa tertinggi): “Along with the Gods: the Two Worlds”

    Selamat untuk semua pemenang!


    sr:Soompi
    Trans & Rewrite: Bebek K-Po
    -kwak-

    [POJOK FILM] Pemenang Penghargaan Asosiasi Kritikus Film Korea ke-38




    Asosiasi Kritikus Film Korea ke-38 telah mengakui beberapa yang terbaik dalam pertunjukkan dan perfilman sejak tahun lalu.

    Upacara penghargaan pada malam 13 November merayakan pencapaian para pemenang setelah daftar pemenang penghargaan diumumkan akhir bulan lalu, dan termasuk beberapa ucapan terimakasih penerimaan yang menyentun dari para aktor. Malam itu dipandu oleh penyiar Shin Ji Hye dan aktor Kim Ji Hoon.

    Penghargaan Aktor Baru Terbaik diberikan kepada Nam Joo Hyuk untuk penampilannya di "The Great Battle," sementara Kim Ga Hee meraih penghargaan Aktris Baru Terbaik untuk karyanya di "Park Hwa Young."

    Nam Joo Hyuk berkata, “Terima kasih atas penghargaan Aktor Baru Terbaik , yang merupakan sesuatu yang hanya dapat Anda terima satu kali. Banyak aktor senior sering mengatakan kepada saya bahwa 'Aktor Baru Terbaik' adalah penghargaan yang benar-benar istimewa bagi mereka yang bekerja di profesi kami. Sekarang saya berdiri di sini, saya sangat tersentuh oleh kata-kata itu. ” Dia juga berjanji akan terus bekerja keras sebagai seorang aktor.

    Kim Ga Hee berkata bahwa dia merasa kesepian dan mengalami kesulitan saat syuting "Park Hwa Young," yang merupakan pertama kalinya dia mengambil peran utama dalam sebuah film. Dia berkata sambil menangis, “Syukurlah, anak bernama Park Hwa Young datang dan mendorong aktor Kim Ga Hee untuk tumbuh juga, jadi film 'Park Hwa Young' juga bisa keluar ke dunia. Di masa depan, saya akan menjadi aktor yang dapat mengambil karakter yang baik dengan tulus. ”

    Joo Ji Hoon menerima Penghargaan Aktor Pendukung Terbaik untuk perannya dalam "The Spy Gone North" sementara Kwon So Hyun diberi Penghargaan Aktris Pendukung Terbaik untuk penampilannya di "Miss Baek."

    Joo Ji Hoon menggambarkan penghargaan itu sebagai kehormatan besar, dan berkomentar tentang bagaimana setiap film dibuat oleh kerja keras dan dedikasi dari banyak orang hebat. "Syukurlah, saya cukup beruntung untuk dapat terhubung dengan penonton melalui beberapa film tahun ini," katanya. "Saya akan terus bekerja keras sehingga saya dapat terhubung dengan penonton melalui karya-karya hebat di masa depan juga."

    Kwon So Hyun juga menangis saat ucapan terimakasih penerimaan penghargaannya. Dia pertama kali menggambarkan bagaimana dia sangat khawatir dan takut selama tiga tahun terakhir hidupnya sebagai seorang aktor, bertanya-tanya apakah dia akan dapat berdiri di tempat semacam ini lagi setelah pengakuan yang dia terima dari film "Madonna." Kwon So Hyun menerima Penghargaan Aktris Baru Terbaik pada tahun 2015 dari Asosiasi Kritikus Film Korea untuk penampilannya dalam film itu.

    "Saya pikir  telah datang harinya untuk berterima kasih kepada sutradara Lee Ji Won dan Han Ji Min," katanya. “Ini adalah sesuatu yang sudah saya siap untuk katakan, tetapi saya pikir saya adalah seorang aktris yang harus Anda perhatikan dengan seksama sebelum saya terlihat sedikit cantik. Terima kasih kepada semua orang yang memandang saya dengan hangat dan mendorong saya. ”

    Lee Sung Min membawa pulang Penghargaan Aktor Terbaik untuk penampilannya di "The Spy Gone North," dan Han Ji Min memenangkan Penghargaan Aktris Terbaik setelah karyanya di "Miss Baek."

    Lee Sung Min berkata, “Saya mengalami hal-hal yang sangat tidak biasa karena film ini. Saya sekarang berusia lebih dari 50 tahun, dan saya pertama kali belajar akting ketika saya berusia lebih dari 20. Saat itu saya membayangkan menjadi aktor utama dalam film, tapi saya bisa melakukan semua yang saya impikan melalui film 'The Spy Gone North. '”Dia juga berterima kasih kepada kru dan rekan bintangnya.

    Han Ji Min sambil menangis berkata, “Terima kasih atas penghargaan yang murah hati dan berarti ini. ‘Miss Baek’ adalah film dengan cerita yang membuat hatiku sakit hanya dengan memikirkannya. Butuh waktu lama untuk film ini muncul ke dunia, dan ada lebih dari beberapa kesulitan. Jadi saya bahkan bersyukur atas fakta bahwa [film] itu dirilis. Saya pikir itulah mengapa momen ini terasa lebih seperti mimpi. ” Dia mengucapkan terima kasih kepada sutradara Lee Ji Won, staf, rekan aktor, dan pemirsa filmnya.

    Berikut adalah daftar para pemenang:

    Film Terbaik: “1987: When the Day Comes”
    Sutradara Terbaik: Yoon Jong Bin (“The Spy Gone North”)

    Penghargaan Pencapaian seumur hidup di Dunia Film :  Yoon Jung Hee

    Skenarion Terbaik: Kwak Kyung Taek and Kim Tae Gyun (“Dark Figure of Crime”)

    Aktor Terbaik: Lee Sung Min (“The Spy Gone North”)

    Aktris Terbaik: Han Ji Min (“Miss Baek”)

    Aktor Pendukung Terbaik : Joo Ji Hoon (“The Spy Gone North”)

    Aktris PendukungTerbaik: Kwon So Hyun (“Miss Baek”)

    Aktor BaruTerbaik: Nam Joo Hyuk (“The Great Battle”)

    Aktris BaruTerbaik: Kim Ga Hee (“Park Hwa Young”)

    Sutradara Terbaik: Jun Go Woon (“Microhabitat”)

    SinematografiTerbaik: Hong Kyung Pyo (“Burning”)

    Penghargaan Teknis: Jin Jong Hyun (“Along with the Gods”)

    Soundtrack Terbaik: Kim Tae Sung (“1987: When the Day Comes”)

    Penghargaan FIPRESCI (Federasi Kritikus Internasional ) , cabang  Korea: Lee Chang Dong (“Burning”)

    Penghargaan Spesial: Almarhum Sutradara Hong Ki Seon

    Kritik Baru Terbaik: Cho Han Gi

    Film Independen Terbaik: Kim Il Ran, Lee Hyuk Sang (“The Remnants”), Jun Go Woon (“Microhabitat”)

    Top 10 Asosiasi Kritikus Film Korea(tanpa diurutkan): “1987: When the Day Comes,” “Steel Rain,” “The Spy Gone North,” “Little Forest,” “Miss Baek,” “Burning,” “Last Child,” “Microhabitat,” “The Great Battle,” “Dark Figure of Crime,” and “Herstory”


    Selamat kepada seluruh pemenang!

    Sr:  Soompi
    Trans & Rewrite : Bebek K-Po
    -Kwak-

    [REVIEW DRAMA] Familiar Wife (2018)

    REVIEW DRAMA Familiar Wife Knowing Wife

    • Judul Lain: 아는 와이프 / Aneun Waipeu/ Knowing Wife / Wife I Know
    • Genre: Fantasy, romance
    • Episode: 16
    • Stasiun TV: tvN
    • Masa Tayang: 01 Agustus - 20 September 2018-
    • Rumah Produksi: Studio Dragon
    • Sutradara: Lee Sang Yeob
    • Penulis: Yang Hee Seung
    Pemeran Utama
    • Ji Sung : Cha Joo Hyuk
    • Han Ji Min : Seo Woo Jin
    • Kang Han Na : Lee Hye Won
    • Jang Seung Jo : Yoon Jong Hoo

    Sinopsis:
    Joo-Hyuk (Ji Sung) telah menikah dengan Woo-Jin (Han Ji-Min) selama 5 tahun. Joo-Hyuk bekerja di bank dan Woo-Jin bekerja sebagai ahli terapi pijat. Mereka memiliki dua anak. Karena harus membayar apartemen mereka dan mendukung kedua orang tua mereka, Joo-Hyuk dan Woo-Jin mengalami kesulitan keuangan. Joo-Hyuk berpikir istrinya adalah istri yang buruk juga. Dia bahkan takut padanya. Sementara itu, Woo-Jin ditekan untuk menjaga anak-anak mereka yang masih kecil dan bekerja pada saat yang bersamaan. Dia memiliki waktu yang sulit mengendalikan amarahnya. Keduanya tidak bahagia dengan situasi mereka saat ini. Suatu hari, Joo-Hyuk bertemu cinta pertamanya dari masa kuliahnya Hye-Won (Kang Han-Na). Hye Won mengatakan kepadanya bahwa dia menyukainya saat itu.

    Suatu hari, Joo-Hyuk membantu seorang pria di kereta bawah tanah dan pria itu memberinya dua koin. Kedua koin ini menyebabkan Joo-Hyuk kembali ke masa lalu. Ketika Joo-Hyuk bangun, dia menemukan dirinya dalam situasi yang sama sekali berbeda. Dia menikah dengan Hye-Won bukan Woo-Jin. 
    -AsianWiki-

    Review:
    Dari bagian awal hingga tengah drama ini, kwak kurang suka dengan cerita yang berpusat di tokoh utama pria, Cha Joo Hyuk. Menurut Kwak seperti ungkapan 'rumput tetangga selalu lebih hijau', ketika Istrinya adalah Seo Woo Jin, ia mengeluh sepanjang hari mengatakan istrinya menyebalkan, dan kemudian menyesal tidak menikah dengan cinta pertamanya, Lee Hye won. Ketika ia hidup sebagai suami Lee Hye Won, ia kembali melihat kembali bahwa Seo Woo Jin lebih baik dan Hye Won yang menyebalkan.  Hye Won mungkin memang menyebalkan dan bukan tipe istri yang lebih baik dari Woo Jin, tapi bukan berarti ia pantas menerima perbandingan itu, begitu juga Woo Jin. Tentu Kwak kasihan dengan Woo Jin yang harus kehilangan soulmate nya, tapi kwak juga kasihan dengan Hye Won. Hidupnya memang berkelebihan dan memiki sifat egois karena terlalu dimanja oleh orang tuanya, tapi penulis menggambarkan karakternya super negatif dari segala sisi. Sebenarnya kalau Joo Hyuk lebih pengertian pada Woo Jin seperti pada Hye Won apakah ia masih ingin bertukar istri?  Iya sih, kita nggak bisa menyalahkan semuanya pada Joo Hyuk, karena pernikahan tentang dua orang, baik Woo Jin dan Hye Won semuanya ikut andil dalam dua rumah tangga yang dijalani Joo Hyuk, sayangnya dua wanita ini tidak memiliki kesempatan melihat dari sudut pandang pria yang mereka cintai. Kalau Joo Hyuk memiliki kesempatan kedua untuk membandingkan dua kehidupan mana yang lebih baik, menurut kwak tokoh yang lain pun sebenarnya juga berhak. Apa lagi tidak hanya Joo Hyuk dan Woo Jin saja yang sudah berkeluarga dan memiliki anak sebelumnya,  Jong Hoo pun sudah memiliki istri dan anak dikehidupan yang belum diubah Joo Hyuk.

    Tapi ya sudahlah nggak usah diributin lagi, toh fokus drama ini adalah hubungan asmara Joo Hyuk dan Woo Jin. Sekalipun mereka merubah nasib dan berjauhan serta bertemu pria/wanita lain, pada akhirnya mereka akan bertemu dan jatuh cinta  lagi, dengan perjalanan waktu ini Joo Hyuk bisa belajar untuk lebih pengertian, memahami, dan berusaha lebih mencintai wanita yang ia cintai itu. Drama ini cukup bagus mengingatkan bapak-bapak untuk menyayangi dan memberikan ruang istrinya sebagai individu. Dan drama ini juga bisa bikin ibu-ibu super baper ingin suami seperti Cha Joo Hyuk.

    Dari drama ini kita juga diingatkan kembali betapa tidak mudahnya hidup wanita sebagai istri, ibu dan wanita karir . Selain itu kita tidak boleh hidup sekedar dari perasaan kita tanpa mau memahami perasaan orang lain, terutama keluarga / pasangan kita. Tapi mungkin akan lebih baik juga jika diperlihatkan dari sisi sang ayah yang juga bekerja keras membanting tulang, dan membuat istri pun juga mengingat kembali suami juga telah bekerja keras di luar rumah.

    Kalau dari unsur akting,Semua aktornya berakting dengan sangat baik dan mendalami, hingga untuk pertama kalinya Kwak  sukses dibikin kesel berkali-kali sama om Ji Sung yang merupakan salah satu aktor favorit kwak. Han Ji Min, Kang Han Na, Jang Seung Jo dan aktor-aktor lainnya juga tidak kalah luar biasa, semuanya mampu memberikan unsur komedi dalam akting mereka tanpa tingkah yang lebay.

    Daya tarik dari drama ini adalah tiap episode kita tidak tahu kemana drama ini akan berjalan, banyak dugaan yang kita kira  akan terjadi ternyata tidak terjadi, membuat drama ini makin seru untuk di tonton karena ada sesuatu hal unik yang terjadi di tiap episodenya.

    Drama ini mungkin kurang cocok untuk yang suka drama serius, dan nggak terlalu cocok untuk penonton drama yang memperhatikan detail. Tapi secara keseluruhan ini adalah drama yang menghibur. Drama ini akan cocok untuk pecinta drama romance fantasi dan komedi, serta tentunya pecinta om Ji Sung dan Han Ji Min wajib banget nonton drama ini.

    -kwak-








    [POJOK SELEB] Ini Ranking Brand Reputasi Bintang Film di Bulan Agustus






    Korean Business Research Institute telah mengungkapkan ranking brand reputasi untuk aktor film untuk bulan Agustus!

    Lembaga ini menganalisis 209.364.728 data dari big data dari 24 Juli hingga 25 Agustus dan menganalisis partisipasi konsumen, liputan media, interaksi, dan indeks kesadaran masyarakat dari 50 bintang film populer.

    Hasilnya, Ha Jung Woo menduduki tempat pertama dengan indeks brand reputasi 10.557.972 dan peningkatan 376.28 persen dibandingkan dengan bulan juniJuni.

    Di tempat kedua adalah Joo Ji Hoon yang mencetak indeks brand reputasi 8.741.657 dan melihat peningkatan 1.014,48 persen dari indeks pada bulan Juni.

    Lee Sung Min berada di tempat ketiga dengan indeks brand  total 7,795,459, yang meningkat 1,106.98 persen dari Juni.

    Goo Chang Hwan, kepala Korean Business  Institute, menyatakan, “Sebagai hasil dari ranking brand reputasi bintang film pada bulan Agustus 2018, aktor film Ha Jung Woo mencatat tempat pertama. Setelah menganalisis big data kategori brand bintang film dan membandingkannya dengan 120.450.353 potongan big data dari Juni, terdapat peningkatan 73,82 persen. ”

    Beliau melanjutkan, "‘Along with the Gods,’ yang mencapai 10 juta jumlah penonton bioskop, memimpin konsumsi brand  film, dan seluruh indeks yang terkait dengan brand reputasi meningkat."

    Analisis tautan untuk Ha Jung Woo menunjukkan kata-kata seperti "menakjubkan," "mengejutkan," dan "gila" memiliki rating yang tinggi, sementara kata kunci "Along with the Gods," "Kim Yong Bae," dan "Cha Yeon Woo" sangat berhubungan.


    Berikut adalah list Top 30 !


    1.     Ha Jung Woo
    2.     Joo Ji Hoon
    3.     Lee Sung Min
    4.     Park Seo Joon
    5.     Park Bo Young
    6.     Gong Yoo
    7.     Soo Ae
    8.     Kim Tae Ri
    9.     Hwang Jung Min
    10.     Han Ji Min
    11.     Kwak Si Yang
    12.     Kim Hyun Soo
    13.     Park Hae Il
    14.     Lee Kwang Soo
    15.     Kim Hyang Gi
    16.     Song Ji Hyo
    17.     Kim Young Kwang
    18.     Ma Dong Seok
    19.     Kim Da Mi
    20.     Kim Dong Wook
    21.     Son Ye Jin
    22.     Jin Ki Joo
    23.     Lee Jin Wook
    24.     Kim Da Mi
    25.     Ra Mi Ran
    26.     Jo Jin Woong
    27.     Kim Tae Hoon
    28.     Lee Byung Hun
    29.     Kim Sang Ho
    30.     Hyun Bin




    sr:soompi
    Trans& rewrite : Bebek K-Po
    -kwak-

    【Drama Talk 📺】JiSung dengan Han Ji Min vs Nam GongMin dengan Hwang Jung Eum, Mana Pasangan Favorit Kalian?



    JiSung, Hwang JungEum, Nam GongMin dan Han JiMin adalah aktor dan aktris yang piawai dalam membangun chemistry dengan lawan main mereka. Masih ingat Kill Me Heal Me, Lucky Romance , HydeJeckyll dan Beautiful GongShim ? Ini adalah drama drama yang sukses dimainkan sama keempat aktor ini.

    Jisung dan Jung Eum sendiri mampu menyihir kita KdramaLover dengan chemistry mereka di Kill Me Heal Me. Penampilan Han Ji Min juga tidak kalah apik berpasangan dengan Hyunbin di Hyde Jackyll dan Nam Gong Min ini selalu membuat pasangan dramanya sukses dipasaran, selain Beautiful Gong Shim yang ia perankan bareng Minah Gilrs Day, ada Lee Jun Ho yang berhasil jadi Best Couple di suatu acara Drama Award tahun lalu lewat ChiefKim.

    Jisung dan Han Ji Min sudah Konfirmasi akan bermain dalam tvN Fantasy-Romance drama 'Knowing Wife' sedangkan Hwang Jung Eum dan Nam Gong Min sedang mempertimbangkan untuk menjadi peran utama drama Romance Comedy "Handsome Guy And JungEum" atau  Hoon Nam JungEum akankah chemistry mereka akan sukses seperti drama-drama sebelumnya? Atau sebaliknya?

    Gimana menurut kalian?
    Sudah cocok atau belum mereka dipasangkan?

    Ditulis oleh Kwek

    [POJOK MUSIK] Mnet Asian Music Awards 2016 Mengumumkan Daftar Presenter Tahap 1


    Daftar tahap 1 para presenter untuk Mnet Asian Music Awards 2016 telah diumumkan!

    Setelah mengumumkan nominasi dan kedua daftar artis pertama, upacara penghargaan ini juga mengumumkan daftar pertama, yang berisi aktor dan aktris, untuk membawakan award di acara tersebut.

    Daftar pertama ini terdiri dari beberapa aktor, yaitu Lee Byung Hun, Cha Seung Won, Ha Ji Won, Han Hyo Joo, Jang Hyuk, Han Ji Min, Park Ki Woong, dan Park Min Young.

    Mnet Asian Music Awards adalah upacara akhir tahun rutin yang diselenggarakan oleh channel musik CJ E&M Mnet. Acara tahun 2016 akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember di AsiaWorld-Expo Hong Kong.

    Eng Source: Soompi
    -PsychOtaku-