• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label park shin hye. Show all posts
Showing posts with label park shin hye. Show all posts

[POJOK SELEB] Selebriti Yang Ngefans Berat Sama Baseball


Musim Semi datang artinya ini musim baseball!

Pertandingan pembuka pada 23 Maret dengan tim pemenang tahun lalu, SK Wyverns, menandai dimulainya musim bisbol secara resmi, dan 10 tim bisbol profesional dari KBO (Organisasi Bisbol Korea) akan menghadapi 144 pertandingan.

Entah itu dengan melempar pitch pertama seremonial atau bersorak pada tim favorit mereka di tribun, berikut adalah beberapa bintang yang terkenal dengan kecintaan mereka pada baseball.

Gong Yoo

Gong Yoo adalah penggemar lama Lotte Giants. Kecintaannya pada baseball dipengaruhi oleh ayahnya yang lulus dari Gaesaung High School di Busan yang terkenal dengan baseball.

Ayahnya menjadi kepala kantor Busan untuk Lotte Giants pada tahun 1982, dan berkontribusi pada kemenangan Seri Korea tim pada tahun 1984 ketika bekerja sebagai manajer string pertama selama tiga tahun.


Park Shin Hye 

Fakta bahwa Park Shin Hye adalah penggemar berat Kia Tigers. Ketika dia melempar pitch pertama upacara pada bulan April 2012, dia menunjukkan pose yang mirip dengan Randy Johnson dan mendapat julukan "Randy Shin Hye."

Song Joong Ki


Song Joong Ki adalah penggemar berat Hanwha Eagles. Selama pendaftaran militer pada tahun 2015, ia mengungkapkan, "Motivasi saya untuk bertahan di militer adalah Hanwha Eagles dan bukan Girlgroup."

Aktor ini tumbuh di kota Daejeon, Provinsi Chungcheong, dan dia adalah penggemar Hanwha Eagles sejak dia muda. Pada tahun 2016, ia pergi ke stadion bisbol untuk upacara pelemparan pertama dan secara pribadi memberikan hadiah kepada pelatih bisbol Kim Sung Geun.

Kredit Foto: Xportsnew

Ku Hye Sun


Ku Hye Sun, yang lahir di Incheon, adalah penggemar SK Wyvern dan telah melempar upacara pertama seremonial berkali-kali di SK Happy Dream Park. Dia juga dikenal sering mengunjungi stadion sendirian dan sebelumnya tertangkap menjambak rambutnya saat pertandingan tidak berjalan dengan baik.

Kredit Foto: Xportsnews

So Yi Hyun


So Yi Hyun adalah penggemar berat Doosan Bears. Setelah pindah ke Seoul dari kampung halamannya di Jeonju, dia bersorak untuk Doosan Bears.

Di SBS “Beda Beda Mimpi yang Berbeda 2 - You Are My Destiny,” ia mengunjungi stadion bisbol bersama suaminya In Gyo Jin yang bersorak untuk Hanwha Eagles.

Kredit Foto: Xportsnews

Jo Jin Woong



Jo Jin Woong, yang kampung halamannya adalah Busan, sangat cinta kepada Lotte Giants. Pada konferensi pers untuk film baseball "Perfect Game,"aktor itu berkata, "Saya sudah menjadi penggemar Lotte sejak lahir. Mungkin karena saya dari Busan,  saya penggemar berat mereka."

Dia dilaporkan menonton olahraga melalui telepon atau TV selama istirahat di sela-sela syuting kapan pun musim bisbol.

sr : soompi
Trans & Rewrite BEBEK K-PO

KWEK

[REVIEW DRAMA] Memories of the Alhambra (2018/19)


Memories of the Alhambra (2018)

  • Judul : Memories of the Alhambra (์•Œํ•จ๋ธŒ๋ผ ๊ถ์ „์˜ ์ถ”์–ต)
  • Sutradara : Ahn Gil-Ho
  • Penulis Naskah : Song Jae-Jung
  • Network : tvN
  • Episodes : 16
  • Tanggal Rilis : 1 Desember 2018 – 20 Januari 2019
  • Slot : Sabtu & Minggu. 21:00
  • Bahasa : Korea
  • Negara : Korea Selatan

Pemain Utama :



foto by tvN

Park Shin-Hye Sebagai Jung Hee-Ju

Orang tuanya meninggal ketika dia masih muda, dia memutuskan untuk meninggalkan Korea. Dia mengambil berbagai pekerjaan paruh waktu untuk mendukung adik lelaki dan neneknya. Dia tinggal di kota kuno Granada yang indah dan mengelola sebuah Hostel atau asrama tua untuk pelancong di gang sempit. Dia bermimpi tentang menjadi gitaris saat datang ke Spanyol tetapi saat ini dia adalah orang yang bertanggung jawab untuk mencari nafkah untuk keluarganya. Dia sibuk seperti tidak ada hal lain selain mencari uang tetapi dia masih memiliki gairah untuk gitar.


foto by tvN

Hyun-Bin SebagaiYoo Jin-Woo

CEO dari perusahaan investasi. Ia memiliki gelar Ph.D. dalam bidang teknik dan memiliki keterampilan untuk mengembangkan game. Dia adalah manusia biasa yang selalu melakukan apa yang dia inginkan dan lebih baik mati daripada melakukan sesuatu yang dia benci. Dia ceroboh dan memiliki jiwa petualang tanpa banyak ketakutan dan ini akan membawanya untuk menghadapi situasi yang tidak terduga.

foto by tvN

Chanyeol Sebagai Jung Se-Joo

Adik laki-laki Jeong Hee Joo. Dia hidup dalam gelembungnya sendiri. Seorang programmer jenius. Dia terluka di masa kecilnya dan karena luka ini, dia hanya berbicara kepada kakak perempuannya.
Pemain Pendukung :


  • Park-Hoon Sebagai Cha Hyung-Seok
  • Kim Yong-Rim Sebagai Oh Young-Sim
  • Lee Re Sebagai Jung Min-Joo
  • Lee Hak-Joo Sebagai Kim Sang-Beom
  • Lee Si-Won Sebagai Lee Soo-Jin
  • Kim Eui-Sung Sebagai Cha Byung-Joon
  • Min Jin-Woong Sebagai Seo Jung-Hoon
Plot
Yoo Jin-Woo (Hyun-Bin) adalah CEO perusahaan investasi. Dia memiliki good sense dalam pekerjaannya. Seorang penuh dengan semangat petualangan yang kuat dan memiliki hasrat kuat untuk menang. Yoo Jin-Woo melalui masa yang sulit secara mental karena hal seperti penghianatan dari temannya. Dia mengunjungi Granada, Spanyol untuk urusan bisnis dan tinggal di hostel tua yang dijalankan oleh Jung Hee-Joo (Park Shin-Hye). Disana, Yoo Jin-Woo terlibat dalam hubungan yang aneh. (AsianWiki)


Review
Dikepalai oleh Sutradara dari drama Hit "W Two World" Ahn Gil Ho, drama ini sukses menarik minat pemirsa diawal promosi mereka. Selain Pemainnya kelas atas, drama ini juga menarik karena mengusung tema baru dalam dunia drama korea. Di awal penayangannya saja drama ini mendapatkan rating 7.5%. Awal yang baik karena drama tayang ditv Cable.
Faktor utama drama ini sangat diminati Korea Drama Lover adalah kebesaran nama Hyunbin dan Park Shin Hye. 

Drama bergenre Romance semi fiktif ini bercerita tentang CEO suatu perusahaan investasi yang berkunjung ke Granada, Spanyol untuk bertemu pemuda di bawah umur (Chanyeol) yang berhasil membuat game virtual reality. Game ini menjadi misterius karena diperebutkan oleh pesaingannya dengan nilai tinggi dan ketika Yoo Jin-Woo tiba disana sang pembuat game hilang secara misterius.
(SPOILER) Jinwoo (Hyunbin) mencoba menggali apa yang terjadi dan mencoba memainkan game tersebut. Awal bermain dengan game ini dia merasa sangat impresive dan yakin game ini akan laku keras saat dikembangkan. Kemudian dia mengetahui bahwa si programer pembuat game tersebut walinya adalah Jung Hee-Joo, kakak dari Jung Se-Ju (Chanyeol).

Yoo Jinwoo menemukan keanehan dalam game tersebut. Teman sekaligus kompetitornya Cha Hyung-Seok yang telah berhasil dia bunuh di dalam game (virtual) keesokan harinya ditemukan meninggal IRL (In Real Life) atau dalam dunia nyata.


Drama ini menghadirkan Sinematografi yang unik. Memperlihatkan kepada kita sisi dalam game dan dunia nyata secara detail, sang sutradrara Ahn Gil-Ho berhasil memikat para penonton dengan membawa kita kedalam Game. 

Untuk seorang yang kurang suka terhadap sesuatu yang berhubungan dengan Vitual Reality maupun game, Kwek merasa terhanyut.

Performa pemain dalam drama ini juga sangat bagus, mengingat Hyunbin sangat lihai dalam berakting, ia sudah tak asing lagi dengan peran CEO tegas dan kasar dalam berbicara. Dalam drama ini tak jauh beda dengan karakter-karakter yang ia bawakan sebelumnya. Perbedaan karakter Jinwoo dengan karakter yang selama ini di bawakan oleh Hyunbin adalah Yoo Jin Woo fast learning untuk hal bela diri dan cara menembak yang baik. Ini adalah hal yang paling tidak masuk akal dalam Memories of the Alhambra. 

Seperti yang kita tahu, Hyunbin sudah tak asing lagi dalam hal menembak dan bela diri. Filmnya sebelum ini menukjukkan kepiawaiannya dalam hal tersebut. Kalian bisa baca ulasan BEBEK-Kpo tentang film Hyunbin The Swindlers (2017) & Artikel menarik tentang Film terbarunya The Negotiation (2018) 

Untuk Karakter Jung Hee Ju menurut kwek dan beberapa pengamat drama yang kwek ikuti menyatakan bahwa Park Shin Hye terlalu ambisius dan kurang hati-hati dalam memilih peran kali ini. Hee Ju bukan karakter yang kuat yang biasa Shin-Hye ambil. Mungkin aktris cantik yang memulai debutnya sebagai aktris cilik ini ingin mencoba karakter baru. Namun keinginan kadang tak sesuai dengan kenyataan, Park Shin-Hye melakukan kesalahan dengan menolak tawaran berperan dalam Where The Star Land (2018) yang akhirnya peran tersebut dibawakan dengan baik oleh aktris Chae So Bin. 

Jung Hee Ju adalah karakter poor girl yang mendadak bertemu pangeran berkuda kaya Jin Woo. Namun Hee Ju adalah pekerja keras, karena harus menghidupi adik-adiknya. Tidak ada hal luar biasa yang dilakukan Hee Ju dalam drama ini selain mempunyai cinta yang banyak kepada keluarganya dan tiba-tiba ia harus terjebak cinlok dengan CEO kaya yang menipunya.

Yang sangat menarik kwek untuk mengikuti menit demi menit drama ini setiap weekend adalah para pemain pendukung yang benar-benar Gold aktingnya. Selain Park-Hoon dan Kim Ui-Seung, Chanyeol menarik perhatian kwek. Biasanya kwek sama sekali kurang suka Idol-Aktor, hanya sedikit sekali yang benar-benar menikat kwek dalam hal akting.

Karakter Chanyeol yaitu Jung Se Ju cukup penting dalam drama ini. Walau tidak banyak scene yang ia dapat disetiap episodenya. Produser drama ini tidak mau ketinggalan menempatkan idol aktor yang sedang digemari oleh fans-fans wanita agar berdampak bagus dalam promosi drama. Dan ya, ini adalah strategi bagus yang sudah dilakukan para produser-produser drama sebelumnya.

Selain Chanyeol, ada aktor muda yang terbilang baru dalam dunia drama dan film, Kwek acungi jempol untuk tim casting drama ini. Aktor Lee Jae Wook memerankan Han Marco, pengembang game dan kawan Jung Se Ju. Penampilannya pertamanya sangat bagus dan mencuri perhatian kwek. Tidak banyak yang kwek tahu tentang Lee Jae Wook, jika kalian tahu silahkan komen dan kasih tahu kwek dimana kwek bisa menemukan aktor ini bermain di drama atau film. 

Lee Jae Wook sebagai Han Marco 
Ahn Gil-Ho menjalankan tugasnya sebagai sutradara dengan baik disini. Ia mampu merealisasikan tulisan Song Jaejong dengan detail dan sevirtual mungkin. Scene yang diambil di Spanyol tepatnya Granada juga sangat memanjakan mata. Drama korea sudah sangat baik dalam menghired penata artistik dan tim sinematografi yang cerdik dan handal.

Ahn Gil-Ho yang terkenal lewat Rooftop Price dan Stranger Membawa kita kedalam Game yang tegang dan memicu adrenalin. Romansa drama ini juga dibuat oleh sutradara tidak semenye drama-drama biasa. 

Ahn Gil-Ho memang selalu bisa berpartner dengan penulis manapun dan menghasilkan drama yang luar biasa.

Keseluruhan drama ini Bagus dan lumayan membuat penasaran, tapi tidak sampai membuat kwek menantikannya. Alasan apapun untuk menonton suatu show adalah first impressednya. 


Fakta yang kwek dapat dari nonton drama ini selama 3 bulan adalah : jika ada suara petir dan tiba-tiba hujan, kwek jadi noleh kanan dan kiri, takut tiba-tiba ada suara emma main gitar dan kalian bakalan tau apa yang selanjutnya terjadi.


Performa Park-Hoon juga sangat bagus disni. Kita mengenal Park Hoon dalam Descendant Of The Sun sebagai salah satu tentara. Kita sudah sering melihat Hyunbin sangat baik dalam membangun chemistry dengan lawan-main wanitanya di dalam drama maupun film. Entah mengapa kwek merasakan chemistry hyunbin malah lebih baik dengan Park Hoon daripada dengan Park Shin Hye.(IMHO)

Banyak kita temui cakanim cakanim korsel membuat drama dengan ending yang diinginkan banyak pemirsanya. Jika ada Penulis naskah yang tidak mau menuruti keinginan terbesar penonton, penulis tersebut adalah Song Jae Jong Cakanim. 


Memories of the Alhambra mempunyai ending yaitu Open Ending.
Ending yang kemungkinan digemari oleh si penulis naskah. W two World juga mempunyai ending terbuka, Queen In Hyun Man juga memiliki ending yang terbuka juga. Arti dari Open Ending atau Ending yang terbuka adalah kita akan dibiarkan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi oleh si penulis scenario. 

Tidak sedikit yang menyukai cara cakanim Memories of the Alhambra dalam mengakhiri drama ini. Perdebatan demi perdebatan terus bergejolak di SNS sampai hari ini, hari dimana kwek menulis review drama ini.

Overall, drama ini menarik untuk ditonton siapa saja, genre fresh tapi tak layak untuk dinantikan. 

Pesan Moral yang diambil dari drama ini adalah : Jangan Bermain Game sampai lupa waktu dan lupa dunia yang sesungguhnya.




Trailer 




-Kwek- 

[POJOK DRAMA] Penulis "Memories of The Alhambra Menceritakan Pengaruh Permainan AR dalam Dramanya

Penulis "Memories of The Alhambra Menceritakan Pengaruh Permainan AR dalam Dramanya

Song Jae-jung, 45, yang menulis drama permainan augmented reality pertama di Korea "Memories of the Alhambra," mengatakan dramanya terinspirasi dari raksasa teknologi Elon Musk dan permainan "Pokemon Go". 

"Aku kebetulan membaca autobiografi Elon Musk dan kisah hidupnya menginspirasiku untuk menciptakan karakter utama pria dalam drama," ujar penulis saat konferensi pers di FKI Tower di Seoul, hari Selasa. "Aku jarang membaca buku yang fokus pada cerita/dongeng seperti novel. Namun aku membaca buku sastra dan majalah. Aku tertarik pada kisah tokoh asli dan bagaimana mereka menjalani hidupnya... beberapa tokoh luar biasa hidup di luar negeri."

Penulis Memories of The Alhambra, Song Jae-Jung saat konferensi pers

Thriller fantasi ini menceritakan kisah Yoo Jin-woo ― diperankan oleh Hyun Bin ― seorang CEO muda dari grup ekuitas swasta yang berinvestasi di industri IT, yang kebetulan memainkan permainan AR (Augmented Reality) jenius dan menyadari bagaimana dunia permainan AR bisa begitu mempesona dan nyata.

Namun permainan tersebut disadap dan dunia virtualnya merambah ke dunia nyata, mengubah sihir permainan tersebut menjadi kutukan; ketika seorang pemain terluka di dalam permainan, mereka menderita kesakitan yang nyata. Membunuh musuh di dunia permainan menyebabkan kematian sungguhan. 

Drama akhir minggi 16 bagian dengan dua episode tersisa ini membawa penggemar drama ke dunia eksperimental AR dengan grafis komputer kelas atas, sinematografi dan cerita yang berjalan cepat. Rata-rata rating penontonnya sekitar 10 persen.
"Ketika aku pertama kali bermain Pokemon Go, Aku pikir itu sangat keren. Itu memberikanku momen yang membuka mataku," ujar Song, yang menyebut dirinya sendiri bagian dari "generasi game." 

"Sebelumnya aku pikir aku tidak akan bisa menceritakan realitas virtual (VR) di dalam dramaku jika aku tidak memiliki anggaran sebesar film seperti Avatar atau Ready Player One. Namun Pokemon Go membuatku berpikir aku mungkin bisa menulis kisah realitas virtual menggunakan teknologi AR."

Idenya berkembang dan membuatnya bertanya-tanya seperti apa jika orang menghadapi versi lebih lanjut dari Pokemon Go di jalanan. "Beberapa mungkin ketakutan dan yang lain mungkin jatuh cinta dengannya. Mungkin beberapa dapat merasa seakan-akan mereka tidak harus melalui kesulitan menemukan pacar atau teman. Aku kewalahan dan takut dengan perkembangan teknologi," kata sang penulis.

Song memulai karirnya sebagai penulis sitkom di tahun 1996. Dia telah mengerjakan beragam sitkom termasuk "Soonpoong Clinic" (1998-2000) dan "High Kick!" (2006-2007). 

Dia menjadi penulis drama pada tahun 2010 dan imajinasi bebas serta gaya penulisannya yang tidak biasa telah membuatnya menjadi penulis paling dicari saat ini. Dua drama fantasi populernya sebelumnya "Queen and I" (2012) dan "Nine" (2013) menceritakan kisah time-slip. "W-Two Worlds" (2016) bolak-balik antara dunia nyata dan dimensi lain, dunia webcomic. 

Sang penulis mengatakan plot dramanya yang unik berasal dari pengalaman lebih dari 10 tahunnya menjadi penulis sitkom. "Sebagai penulis sitkom muda, aku menghabiskan bertahun-tahun jauh dari drama. Aku bukanlah penggemar berat drama dan lebih tertarik pada buku dan film. Aku tidak memperoleh pelatihan yang layak untuk menjadi seorang penulis drama. Tidak seperti penulis drama miniseri lainnya, aku menulis setiap episode dengan memikirkan kisah-kisah kecil yang terpisah dengan sebuah akhir layaknya sitkom. Kemudian elemen-elemen dari film dan buku yang pernah aku tonton dan baca digabungkan ke dalamnya" dia menyebut dirinya sendiri "penulis hibrida." 

"Aku mengambil kebebasan untuk memilih apa yang bisa diceritakan, katakanlah, seorang manusia jatuh cinta dengan alien, namun aku mengejar realisme dalam mengungkapkan perasaan manusia. Jadi menggambarkan perasaan mereka yang mengarah pada cinta harus dilakukan serealistis mungkin," kata Song. 

Dia menambahkan bahwa sementara dia mengerjakan drama, dia sangat kagum akan kemampuan teknisi efek khusus digital Korea. 

"Aku takut mengambil tantangan genre permainan AR. Karena tidak ada drama sebelumnya yang bisa dijadikan referensi, orang-orang yang aku ajak berbicara menggambarkan gambaran yang berbeda di kepala mereka. Namun ketika aku pertama melihat episode pertama, itu benar-benar di luar ekspektasiku akan seberapa realistisnya para teknisi tersebut mewujudkan dunia AR di dalam drama," ujarnya. "Memories of the Alhambra mengenalkan genre AR kepada penonton, hanya menerapkan konsep dasar permainan seperti melakukan misi, menaikkan level dan aliansi. Aku pikir mungkin aku bisa menceritakan kisah permainan lain di proyekku selanjutnya dengan menerapkan aturan permainan yang lebih tinggi."

Trans & rewrite: Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW FILM] Heart Blackened (2017)


REVIEW FILM  Heart Blackened

Judul : Heart Blackened

Rilis : 2 November 2017

Negara : Korea Selatan

Sutradara : Jung Ji-woo

Produser : Park Joon

Sinematografi : Kim Tae-kyung

Distributor : CJ Entertainment

Pemeran : 

Choi Min-sik, Ryoo Joon-yeol, Im Mi-ra, Lee Honey, Park Shin-hye, Jung Seung-gil, Park Hae-joon




Plot :


"Heart Blackened" mengisahkan usaha mengungkap tersangka dibalik kasus terbunuhnya tunangan seorang chaebol (orang kaya) Im Tae San (Choi Min Sik). anak Tae San yang awalnya menjadi satu-satunya saksi tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka. Namun pengacara Hee Jung (Park Shin Hye) percaya bahwa anak Tae San tidak bersalah. (Asianwiki)



REVIEW


Heart Blackened adalah film Korea Selatan tahun 2017 yang merupakan remake dari film China berjudul Silent witness yang dibintangi oleh Sun Honglei. 

Karena informasi tentang remake film ini kwek dapet setelah menonton versi korea, jadi kwek tidak bisa membandingkan mana yang lebih keren. Jadi kwek disini hanya akan membahas versi korea saja.

Menurut kwek pribadi, film ini adalah project buang-buang uangnya CJ Entertainment. Lihat saja dari jajaran para pemain, mereka adalah aktor dan aktris kelas atas dan upah yang harus dibayar pihak produksi kepada para pemain saja sudah bisa kita bayangkan berapa banyaknya.

CJ Entertainment memang perusahaan besar jadi mungkin jika film ini gagal tidak bakal berdampak banyak ke perusahaan. Tapi seperti yang CJ harapkan, film ini tidak gagal. 

Sejak Awal dirilis, promosi film ini sangat kencang dan melibatkan pemain-pemain muda namun akan banyak mendatangkan penonton karena popularitas Park Shin Hye dan Ryu Jun Yeol. Jadi dari luar kita melihat film ini sangatlah keren. 

Saya tidak bilang film ini jelek dan sayapun tidak bilang film ini sangat bagus. Dari segi jalan cerita, sejak 15 menit pertama kwek sudah bisa menebak siapa pelaku sebenarnya. Hanya saja kwek menunggu akankah film ini dibuat twist dan benar saja, twist dimenit-menit terakhir memang sangat digemari oleh penikmat film tapi film ini akan memberi kita plot twist dua kali.

Twist dalam sebuah film tidak serta merta akan membuat kuat suatu cerita dalam film, ada juga twist yang membuat kita terkesan biasa saja.

Film ini sangat tertolong dengan diproduksi oleh CJ Entertainment serta di bintangi oleh aktor & aktris yang tidak hanya mahir dalam berakting tapi juga mereka pandai mendatangkan banyak penonton karea popularitas sang pemain andalan.

☆☆☆ 6/10


ใ…ก kwek ใ…ก



[POJOK SELEB] Park Shin Hye Berkata Kenapa Ia Tidak Pernah Berkata Ia Bahagia Sebelum “Little House In The Forest”




Minggu lalu, Park Shin Hye dan So Ji Sub mengucapkan salam perpisahan dengan rumah sementara mereka di tvN “Little House in the Forest,” setelah menyelesaikan misi terakhir mereka.

Minggu ini, pada episode 8 Juni, terungkap pertemuan pertama Park Shin Hye dengan produser, ketika ditanya apakah ia bahagia.

Park Shin Hye merespon, “Aku tidak tahu tentang kebahagiaan, tapi aku bersyukur. AkuI don’t know about happiness, but I am thankful. Aku benar-benar bersyukur. Tapi aku tidak yakin bagaimana mengukur kebahagiaan.”

Tidak dapat berkata bahwa ia bahagia, Park Shin Hye, meneteskan air mata, dan berkata, "Aku selalu merasa bersalah untuk mengeluh pada orang tentang aku memiliki saat yang berat. Aku hanya terus menyimpannya sendir.”

“Aku pikir [berada di hutan] aku dapat merasakan kenyamanan, tanpa berpikir tentang orang-orang di sekelilingku dan apa yang mereka pikirkan. Ketika aku mendapat tawan (untukikut  acara ini), tidak sampai 30 menit, akau berkata 'aku akan melakukannya!' "

Minggu lalu, Di hari terakhirnya di hutan, Park Shin Hye berkata, “Terimakasih 'little house in the forest',Terimakasih untuk rumah, aku sangat bahagia.Ini adalah kebahagiaan terbesar.”






sr: Soompi
trans &rewitre: Bebek K-Po
-kwak-

[POJOK VARSHOW] Park Shin Hye dan So Ji Sub Mengucapkan Perpisahan pada “Little House In The Forest”


Park Shin Hye dan So Ji Sub menyelesaikan misi terakhir mereka dalam acara tvN “Little House in the Forest.”

Episode yang tayang tanggal 1 Juni menunjukkan hari terakhir Park Shin Hye dan So Ji Sub di hutan. Misi kesembilan adalah untuk mengalami kebahagian "nyata" di alam, menanyakan pada diri mereka sendiri apakah mereka benar-benar bahagia, dan menciptakan karya seni mereka sendiri.

Park Shin Hye memotong ranitng pohon dengan ukuran yang sama dan menghubungkannya dengan tali. Dia berkata, “Aku membuat sesuatu yang berarti. Ini adalah harapanku bahwa meskipun rumah ini menghilang, benda ini akan tetap tinggal,” dan mengungkapkan bahwa dia membuat rumah burung.

Dia menjelaskan, “Ketia aku bangun, hal pertama yang aku dengar adalah suara burung. Rumah tempatku tinggal akan hilang, tapi aku harap burung-burung yang bersamaku akan beristirahat dengan nyaman dan ini akan menjadi tempat istirahat mereka.”

Sang aktris meletakkan rumah burung tersebut di hutan. Dia berkomentar, “Aku harap ini akan kokoh, tapi ternyata agak lemah. Tapi, yah ini rumah burung kecil di hutan (small birdhouse in the forest).” Dia juga menambahkan bunga-bunga di ruang kosong untuk membuat rumah burung tersebut lebi kaya dan nyaman.

So Ji Sub sebelumnya menggambar wajah tersenyum di salah satu sisi kayu bakar. Dia berkata, “Judulnya adalah senyum. Aku ingin menamainya senyum. Ketika kalian mendengar kata tersebut, bukankah itu membuat kalian senang? Jadi aku pikir akan baik untuk menyebutnya demikian. Dari pada kepuasan, itu tidaklah menyenangkan. Dibandingkan memberinya arti yang besar, ini hanya untuk beberapa saat saja, jadi aku pikir akan menyenangkan jika kalian tercengang dengan judulnya.”


Setelah makan makanan mereka, mereka menerima misi terakhir yang berisi, “Mengapa orang-orang berusaha keras mendaki gunung untuk melihat matahari terbit? Apa yang spesial dari matahari terbit setelah pendakian? Besok, dakilah gunung, lihat matahari terbit, dan coba menemukan alasannya.”

So Ji Sub menyetel alarmnya dan pergi tidur lebih cepat. Keesokan harinya, dia bangun pukul 3:50 a.m. di pagi yang hujan. Dia mendaki gunung Gogeun, berjalan melewati hutan, dan mencapai puncak. Dia menunggu matahari terbit, tapi ternyata hujan tambah deras.

Meskipun misi untuk hari ke-13 percobaan adalah untuk melihat matahari terbit, tapi cuaca tidak mengizinkannya terjadi. So Ji Sub berkata, “Aku tidak dapat melihat matahari, tapi aku akan membuat matahari terbit dalam pikiranku dan membuat permintaan sebelum turun. Aku berharap untuk menyelesaikan syuting dengan selamat. Aku mohon aar orang-orang yang aku cintai dan sukai akan selalu sehat dan bahagia, dan mereka dapat terus mencintai..”

Park Shin Hye juga menerima misi yang sama dan memintanya menjelajahi kebahagiaan yang menantinya di puncak gunung. Setelah pendakian yang sulit, dia dia sangat kagum denan pemandangan Gunung Halla. Dia khawatir tidak dapat melihat matahari di antara awan-awan, namun langit perlahan memerah.

Dia mengambil foto untuk merayakan kejadian tersebut dan berkata, “Aku tidak bisa melihat matahari karena awan, tapi aku bisa meliat awan yang keren dan pesawat yang terbang diantaranya. Saat itu, matahari bersinar melalui awan.” Dia berkata, “Aku lebih bahagia matahari muncul setelah aku menyerah dan berpikir bahwa aku tidak akan dapat melihatnya. Aku berpikir tentang pepatah, ‘Matahari terbit esok hari’ dan bagaimana momen kesempatan lain bisa datang padaku.”


So Ji Sub kemudian menerima kartu, “Di hari terakhir, apakah kamu bahagia di rumah kecil di hutan?” Dia bernostalgia akan banyak kenangannya di hutan.He reminisced about many of his memories in the forest.

Dia memilih tempat dimana dia menghabiskan sebagian besar waktunya seperti di depan perapian, monitor bertenaga matahari, selimut, pemandangan dari jendelanya, kompor gas dan peralatan makan, radio yang dihasilkan sendiri, kayu bakar, dan jejak lain hobinya.

Park Shin Hye menerima misi terakhirnya setelah bangun dari tidur siang. Dia mulai mengambil foto di dalam rumah dan juga alam di sekitar rumahnya. Setelah menyusun foto berurutan, dia berkata, “Kebahagiaan yang aku rasakan di hutan.”

Dia mengenang tentang makanan pertamanya dan kenangan bahagia dari hari pertama syuting. Dia juga mengingat kembali pada “DIY (Do It Yourself) pertamanya” dan barang-barang yang dia buat sendiri. Aktris tersebut berkata, “Kayu bakar di hutan sangat berharga. Kalian harus hati-hati dengan sakit punggung. Aku pikir aku akan mengingat ini di hari yang dingin.”

Dia menambahkan, “Gambar yang aku buat seperti yang aku inginkan, rumah burung kecil di hutan (the small birdhouse in the forest), dan aku dapat melihat rumahku di belakangnya. Aku merasa seperti aku hanya menerima banyak hal dari hutan dan ingin meninggalkan hadiah. Ini aneh, tapi aku akan meninggalkan jejakku.”

Dia menutup, “Terima kasih little house in the forest. Terima kasih untuk rumahnya, aku sangat bahagia. Ini adalah kebahagiaan paling besar.”

Sr: soompi
Trans & edited by: Bebek K-po
-Kwik-

[POJOK DRAMA] KONFIRM : Hyun Bin Dikonfirmasi Untuk tvN Memories Of The Alhambra & Park Shin Hye Dalam Tahap Pembicaraan

Foto : asianwiki

Drama bergentre thriller sci-fi  Memories of the Alhambra yang ditulis oleh penulis Song Jae Jung yang sebelumnya mengerjakan drama seri W - Two Worlds, Queen In Hyun's Man, dan Nine: Nine Time Travels. Dan Juga PD Secret Forest (juga dikenal sebagai Stranger) akan mengarahkan drama ini. 

Dari pasangan penulis dan sutradara, Drama ini cukup untuk dinantikan. Bagaimana dengan aktor dan aktris peran utamanya?

Dikabarkan, Hyunbin dikonfirmasi akan berperan sebagai lead-actor (peran utama) dalam drama ini, sementara itu Park Shin Hye masih dalam tahap pembicaraan.

Memories Of Alhambra akan bercerita  tentang game augmented reality yang mengubah apa yang dialami seseorang. Ini akan berfokus pada seorang CEO yang melakukan perjalanan ke Spanyol dan menginap di hotel tua yang dikelola seorang mantan gitarks. Dan disana ia bertemu seorang wanita dan keduanya terjebak dalam kejadian aneh dan masuk kedalam permainan augmented reality tersebut.

Gentre drama ini masuk dalam kategori thriller sci-fi! Tetapi tim penulis / sutradara cukup menjanjikan seperti premisnya. 

Memories of Alhambra akan ditayangkan pada pertengahan tahun 2018 di tvN.

sumber: http://asianwiki.com/Memories_of_the_Alhambra

-kwek- 

[DATING NEWS + PIC] PARK SHINHYE dan CHOI TAEJOON Berpacaran?! +Tanggapan Agensi + Bukti dari DISPATCH



Park Shin Hye dan Choi Tae Joon diberitakan media telah berpacaran kurang lebih setahun.

Menurut orang terdekat mereka, Mereka dekat karena bersekolah di universitas yang sama(Universitas Joongan), dan semakin dekat karena pekerjaan mereka sebagai aktor. Mereka suka menghabiskan waktu bersama dengan berkencan di apartemen sang aktris di daerah Chungdam -Dong atau nongkrong bersama teman-teman mereka. Teman-teman Choi Tae Joon pun tahu mereka berpacaran.

Ini kali kedua mereka diberitakan memiliki hubungan khusus. Mereka pernah dikabarkan berkencan pada bulan Mei tahun lalu, karena beberapa kali terlihat bersama.


Awalnya Huayi Brothers agensi Choi TaeJoon   merilis pernyataan yang mengatakan bahwa mereka sedang mempelajari rumor dating yang beredar dan akan mencari tau apa yang terjadi. Sedangkan Salt Entertainment agensi sang aktris awalnya  merilis pernyataan serupa bahwa mereka akan berbicara kepada Park Shin Hye terlebih dahulu tentang rumor dating ini, tetap kemudian ada pemberitakan yang mengatakan pihak Park Shin Hyemembantah bahwa mereka berkencan , keduanya hanyalah teman dekat. Dan akhirnya tidak lama setelah Dispatch merilis foto ketika keduanya sedang berkencan pada Agustus 2017 dan 8 Februari 2018,  Agensi Park Shin Hye SALT Entertainment telah mengkonfirmasi mereka berpacaran.







Selamat untuk pasangan baru kita!๐Ÿ˜š❤


Eng Sr: Oh Mes, Koreaboo
Kor sr: dispatch
Trans &rewrite: Bebek K-Po
-kwak-

[FYI] Park Shinhye Berangkat ke Paris untuk Chanel fashion show



   
Dalam perjalanannya ke Paris, aktirs Park Shin hye tertangkap kamerea di Bandara Internasional Incheon dengan gaya musim gugur yang klasik,

Dari foto-foto yang diambil pada hari minggu lalu, nampang

In the photos taken on Sunday, sang aktris terlihat menggunakan mantel wol biru, yang mana dipasangkan dengan kaos bermotif dan celana pendek hitam,

ia juga memakai sepatu boot panjang dan tas clutch berwarna mereka menambahkan sentuhan feminim untuk penampilannya yang menawan.



Park Shin Hye dijadwalkan menghadiri  Chanel fashion show untuk 2018 Spring-Summer collection yang akan diselenggarakan hari Selasa ini,


Ia juga akan segera kembali ke layar lebar dengan film thriller terbaru “Silence,”  yang dikabarkan akan mulai tayang di bulan November.

sr: kpopherarld
-kwak-