• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label VIXX. Show all posts
Showing posts with label VIXX. Show all posts

[POJOK IDOL] VIXX Ravi Berpisah dengan Agensi; Jellyfish Menjelaskan Masa Depan Grup VIXX

VIXX Ravi Berpisah dengan Agensi; Jellyfish Menjelaskan Masa Depan Grup

Jellyfish Entertainment telah merilis pernyataan resmi mengenai masa depan VIXX setelah berakhirnya kontrak para anggotanya.

Pada tanggal 24 Mei, agensi mengumumkan bahwa anggota Leo, Ken, Hongbin, dan Hyuk telah memperbarui kontrak mereka dengan Jellyfish Entertainment, sementara Ravi telah memutuskan untuk menginggalkan agensi demi mendirikan labelnya sendiri.

Namun, Jellyfish Entertainment menekankan bahwa meskipun berpisah dengan agensi, Ravi akan melanjutkan promosi dengan anggota lainnya dan tidak memiliki niatan meninggalkan VIXX.

Sedangkan untuk masa depan leader N di agensi, Jellyfish Entertainment menyatakan bahwa mereka berencana untuk mendiskusikan kemungkinan perbaruan kontraknya setelah dia menyelesaikan wajib militer.

Pernyataan agensi selengkapnya sebagai berikut:


Halo. Ini Jellyfish Entertainment.
Empat anggota VIXX—Leo, Ken, Hongbin, dan Hyuk—telah memperbarui kontrak mereka dengan Jellyfish bersasarkan pondasi kepercayaan dan loyalitas yang tidak berubah yang telah mereka jaga dengan agensi kami untuk waktu yang lama. Kami akan tidak tanggung-tanggung dalam dukungan kami pada aktivitas grup dan juga aktivitas individual mereka, dan kami berencara untuk melakukan yang terbaik untuk menjadi pilar pendukung yang bisa diandalkan bagi mereka.
Selain itu, setelah percakapan panjang dan diskusi yang hati-hati dengan anggotang yang mana dia telah tinggal bersama sejak debutnya, dan juga agensi kami, Ravi telah memutuskan untuk mendirikan labelnya sendiri disesuaikan dengan preferensi musiknya. Sedangkan untuk aktivitas musik VIXX, dia berencana untuk melanjutkan kemitraan musiknya dengan Jellyfish dan tetap bersama anggota VIXX yang mana dia telah menghabiskan 7 tahun bersama, dan dia akan terus menjadi bagian dari aktivitas musik grup di masa mendatang juga.
Ini terjadi karena Leo, Ken, Hongbin, dan Hyuk berbagi cinta dan kasih sayang yang sama dengan para fans yang selalu memberikan [VIXX] dukungan yang tidak tanggung-tanggung dan tidak berubah. Kami berencana untuk mendiskusikan kemungkinan perbaruan kontrak dengan N, yang sedang menjalani wajib militer, setelah dia menyelesaikannya.
Jellyfish akan terus menjaga tidak hanya Leo, Ken, Hongbin, dan Hyuk; namun juga Ravi, yang akan berpartisipasi dalam aktivitas grup VIXX; selain menjaga identitas VIXX sebagai grup di masa mendatang. Kami berencana untuk menjadwalkan kesempatan bagi VIXX untuk bertemu fans mereka, baik di dalam Korea dan di luar negeri, dalam tahun ini.
Kami juga akan memperluas bidang promosi Leo, Ken, Hongbin, dan Hyuk, dan kami akan tidak tanggung-tanggung dalam investasi dan dukungan tidak hanya untuk aktivitas grup VIXX namun juga anggota secara individu, menggunakan sistem yang lebih terorganisir dan bekerja lebih dekat [dengan para anggota] untuk [menyorot] kemampuan musikal dan kekuatan mereka. Kami akan melakukan apapun sesuai kekuatan kami untuk mendukung mereka sehingga mereka bisa tumbuh lebih lanjut sebagai bintang global.
Terima kasih.

Sr: soompi 
Trans & rewrite: Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW DRAMA] Children of Nobody / Red Moon Blue Sun (2018-2019)

Children of Nobody


  • Judul: Children of Nobody
  • Judul Lain: Red Moon Blue Sun / 붉은 달 푸른 해 / Bulgeun Dal Pureun Hae
  • Genre: Drama, misteri, thriller
  • Episode: 32
  • Saluran TV: MBC
  • Periode Tayang: 21 Nov 2018 s/d 16 Januari 2019
  • Jadwal Tayang: Rabu & Kamis 22:00 KST (2 episode dalam satu hari)
  • Perusahaan Produksi: Mega Monster
  • Produser Eksekutif: Lee Jun Ho (이준호), Kim Yong Jin (김용진)
  • Pimpinan Produksi: Son Hyung Suk
  • Produser: Kim Ho Young (김호영)
  • Sutradara: Choi Jung Kyu
  • Penulis Naskah: Do Hyun Jung

Sinopsis:

Cha Woo Kyung (Kim Sun Ah), bekerja sebagai penasihat anak-anak di pusat anak-anak. Dia memiliki segalanya, hidupnya sempurna. Dia menikmati pekerjaannya, dia menikah dengan suami yang lembut dan perhatian dan dia sedang hamil anak keduanya. Semuanya berubah ketika tiba-tiba sebuah kecelakaan mengubah hidupnya. Sejak saat itu dia akan harus menghadapi beberapa insiden dan berakhir menemukan kebenaran.

Sementara itu, Kang Ji Hun (Lee Yi Kyung), bekerja sebagai seorang detektif. Dia sangat percaya bahwa kriminal harus dihukum oleh hukum berlaku. Dia mengalami banyak penderitaan karena masa lalu traumatis yang tidak ingin dia bicarakan.


Pemeran Utama:


  • Kim Sun Ah sebagai Cha Woo Kyung
  • Lee Yi Kyung sebagai Kang Ji Hun
  • Nam Gyu Ri sebagai Jun Soo Young
  • N (Cha Hak Nyeon) sebagai Lee Eun Ho
Dramawiki, Asianwiki

Trailer:



Review:

Dari awal episode pertama drama ini sudah menyajikan aura misterius, sosok anak kecil perempuan yang tiba-tiba muncul seperti hantu, beberapa kejadian yang seakan terjadi tiba-tiba di sekitar tokoh utama (Cha Woo Kyung). Siapakah gadis kecil berbaju hijau yang sering muncul di bayangan Wookyung? Siapakah Red Cry yang 'menolong' anak-anak yang teraniaya terlepas dari orang tuanya yang jahat? Apa hubungan antara Wookyung dengan Red Cry? Benarkah Wookyung adalah Red Cry Pernahkah kalian merasa hukum yang berlaku tidak sepenuhnya adil?

Drama ini lumayan kompleks, ada banyak hal yang Kwik bingung hubungan satu  sama lainnya apa. Kalau tidak teliti, bisa jadi bingung seperti Kwik. Kwik  sampai harus mengulang beberapa episode awal yang tidak terlalu Kwik  perhatikan. Jadi bagi kalian yang ingin menonton drama ini, sebaiknya  konsentrasi penuh ya...

Tidak ada unsur komedi dan romansa yang berbunga-bunga dalam drama ini.  Sebagian besar adegan bernuansa kelam dan misterius. Dari episode awal  penonton sudah bisa merasakan kesan intens dalam ceritanya. Bagi yang agak  penakut, harap siapkan hati di adegan-adegan episode awal karena ada beberapa  adegan yang cukup mengagetkan dan membawa kesan horror.

Akting para pemainnya bagus-bagus... N juga bikin Kwik salut...!!! Misterius, namun di saat yang bersamaan terlihat seperti orang yang baik hati dan hangat. Manakah dia yang sebenarnya? Pemeran Cha Woo Kyung seringkali membuat Kwik frustasi karena terbawa dengan karakternya... Kadang kasihan, kadang juga kesal dengan kelemahannya.

Drama ini Kwik rekomendasikan bagi kalian yang suka genre crime dan misteri,  dan Kwik tidak menyarankan kalian yang tidak suka drama serius untuk menonton  drama ini. Bisa dibilang drama ini sangat minim komedi atau bahkan tidak ada.  Nuansa drama yang agak kelam juga bisa membuat kalian yang tidak terbiasa  dengan drama sejenis ini menjadi pusing dan bosan... Hahha... Seperti yang  Kwik bilang tadi, drama ini butuh konsentrasi yang cukup bagus dalam  menontonnya agar dapat memahami cerita dengan baik.

Original by Bebek K-po
-Kwik-

[POJOK IDOL] Agensi VIXX Dan Gugudan Mengambil Tindakan Hukum Terhadap Penulis Komentar Jahat




Agensi VIXX dan Gugudan Jellyfish Entertainment mengumumkan bahwa mereka akan mengambil tindakan tegas untuk melindungi kedua grup.

Pada 2 November, Jellyfish Entertainment menyatakan, “Kami memperingatkan para penulis komentar yang merusak kehormatan dan otoritas VIXX dan gugudan dengan memposting dan menyebarkan fakta palsu yang jahat dan menghina dengan serangan pribadi tentang mereka di komunitas online dan media sosial.”

Agensi tersebut menambahkan, “Setelah memantau situasi dengan saksama untuk sementara waktu, kami menemukan bahwa tindakan merusak kehormatan artis agensi kami terus terjadi. Jadi kami sampai pada kesimpulan bahwa kami tidak lagi dapat mentoleransi penghinaan, serangan, dan fakta-fakta palsu tentang artis kami menyebar. Kami sedang mempersiapkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap komentator jahat kronis. ”

Jellyfish Entertainment mengungkapkan, “Tidak hanya para artis tetapi juga para penggemar yang mengirimkan cinta dan dukungan mereka terhadap artis kami telah terluka karena fakta palsu dan penghinaan tanpa pemikiran. Dengan demikian kita akan memantau situasi secara menyeluruh untuk menghukum para pelaku. Kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat tanpa keringanan untuk menciptakan budaya penggemar yang bersih dan melindungi kehormatan artis kami. ”

Wah makin banyak nih agensi yang mengambil langkah hukum untuk komentar jahat!

sr: Soompi
Trans & Rewrite: Bebek K-Po
-kwak-

[POJOK DRAMA]Pemeran "Witch's Love" Berkomentar Mengenai Akhir Drama




Yoon So Hee, Hyun Woo, dan Hongbin VIXX telah berbagi pemikiran mereka tentang "Witch's Love" yang telah berakhir.

Yoon So Hee, yang berperan sebagai penyihir pengantar sup yang aneh namun lucu, Kang Cho Hong, berbagi, “Dari rambut hingga  pakaian,aku melakukan banyak perubahan gaya untuk karakter Cho Hong. Berkat dia, aku dapat marah, membalik aktor laki-laki, dan bahkan mencoba telinga elf. Ini adalah waktu khusus di mana aku bisa mencoba banyak pengalaman yang berbeda. ”Ia melanjutkan,“ Meskipun cuaca panas, para anggota staf selalu menyambutku, dan semua aktor lain begitu hebat. Aku pikir inuakan menjadi drama yang tidak akan saya lupakan. ”

Hyun Woo, yang bermain sebagai pemilik gedung restoran sup, Ma Sung Tae, berkomentar, “Ketika syuting lama, itu sangat lama, dan ketika itu singkat, itu sangat singkat. Aku senang bahwa kami dapat menyelesaikan syuting tanpa kecelakaan besar. Meskipun aku benar-benar menyesal karena aku merasa 'aku bisa menjadi lebih baik,' ada begitu banyak hal yang aku ambil dari itu. Aku belajar cara menjadi dekat dengan akting saat bekerja dengan Kim Young Ok, dan melalui interaksiku dengan aktor senior dan junior, aku bisa sekali lagi merasakan pola pikir memimpin drama. ”

Hongbin memainkan penulis webtoon dengan hati yang tulus Hwang Jae Wook, dan berbagi, “Iniadalah drama di mana semua orang mengalahkan panas dengan bekerja keras untuk syuting. Ketika aku pertama kali membaca naskahnya, aku berpikir, "aku harap [pemirsa] menonton dengan hati yang ringan dan tertawa. 'Setiap kali pemirsa memujinya, berkata,' Ini menyenangkan, 'aku merasa bangga. Terima kasih kepada pemirsa, aku dapat menerima kekuatan dan bekerja lebih keras saat syuting. Terima kasih kepada pemirsa yang menikmati 'Witch's Love ’hingga akhir."

Episode akhir "Witch’s Love" ditayangkan pada 30 Agustus pukul 11 ​​malam. KST.





sr:soompi
Trans& rewrite : Bebek K-Po
-kwak-

[POJOK IDOL]Daftar Rating Brand Reputasi Boy Group Agustus Diumumkan






Korean Business Research Institute telah mengungkapkan Rating Brand Reputasi untuk Boy Group idol bulan ini!


Rating ditentukan melalui analisis partisipasi konsumen, liputan media, interaksi, dan indeks komunitas dari berbagai Boy Group, menggunakan data besar yang dikumpulkan dari 10 Juli hingga 11 Agustus.


BTS mempertahankan posisi mereka di peringkat teratas untuk bulan ketiga berturut-turut dengan indeks Brand Reputasi 14,611,602. grup ini menikmati peningkatan 29,70 % dalam skor mereka sejak Juli.


Frasa peringkat tinggi dalam analisis kata kunci BTS termasuk "konser," "Asosiasi Industri Rekaman," dan "world tour," sementara istilah terkait peringkat tertinggi mereka termasuk "like," "imut," dan "enjoy."analisis Grup positif- negatif mengungkapkan skor 85,18 persen reaksi positif.

Wanna One juga mempertahankan posisi mereka di tempat kedua untuk bulan ketiga berturut-turut. Grup ini melihat peningkatan 19,16 % dalam indeks brand reputasi  mereka sejak Juli dengan total skor 12.602.046.


SEVENTEEN naik ke posisi ketiga dalam daftar setelah indeks reputasi brand mereka naik 125,63 % sejak bulan lalu menjadi 5.052.401. EXO mengambil tempat keempat untuk bulan ini dengan indeks reputasi brand 4,185,921, sementara BTOB melengkapi posisi lima dengan skor 3,312,886.

Lihat Top 30 di bawah ini!



  1.     BTS
  2.     Wanna One
  3.     SEVENTEEN
  4.     EXO
  5.     BTOB
  6.     BIGBANG
  7.     SHINee
  8.     PENTAGON
  9.     iKON
  10.     NCT
  11.     WINNER
  12.     NU’EST W
  13.     Golden Child
  14.     B1A4
  15.     VIXX
  16.     The Boyz
  17.     ASTRO
  18.     INFINITE
  19.     2PM
  20.     Super Junior
  21.     Stray Kids
  22.     SF9
  23.     IZ
  24.     BEAST
  25.     TVXQ
  26.     Shinhwa
  27.     UNB
  28.     Block B
  29.     FTISLAND
  30.     Highlight

sr: Soompi
Trans& rewrite : Bebek K-Po
-kwak-

[POJOK IDOL]Ken VIXX Mendapat Penghargaan Rookie Award Aktor Musikal



Ken VIXX  mendapat penghargaan aktor musikal rookie tahun ini.

Ken memenangkan penghargaan pada  9 Juli di Penghargaan Daegu International Music Festival (DIMF) ke-12. Musikal yang membuatnya memenangkan penghargaan ini adalah "Hamlet," yang ia ikut berpartisipasi pada bulan Mei lalu selama empat bulan. Ia menerima pujian hingga menerima julukan "Kenlet," Ken juga mengakhiri setiap pertunjukkan dengan tepuk tangan meriah.


Melalui agensinya, Jellyfish Entertainment, Ken berkata,“Aku senang bahkan hanya untuk berdiri di atas panggung sebagai aktor musik, tetapi aku merasa terhormat dan bahagia karena diberikan penghargaan rookie yang hanya dapat diterima sekali seumur hidup juga. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada para aktor, produser, sutradara, dan semua staf untuk membantuku tampil dengan bahagia di 'Hamlet.' ”

Ia melanjutkan, “Aku memiliki banyak kekuranga saat melakukan ‘Hamlet ’tapi terima kasih kepada penonton dan ST ☆ RLIGHT kami yang berharga yang bertepuk tangan untuk ku dan memberiku keberanian untuk percaya bahwa aku bisa perlahan tumbuh sebagai aktor musikal. Aku ingin berbagi kebahagiaan ini dengan anggota VIXX yang  juga ikut senang dan keluargaku di perusahaan. ”


Ken memulai debutnya sebagai aktor musikal pada tahun 2015 dengan "Chess," dan sebelumnya bekerja untuk "Cinderella," "Boys Over Flowers The Musical," "Hamlet," dan "Titanic." Dia mampu mendapatkan pengalaman melalui karya-karya ini dari berbagai macam genre  dan mendapat sorotan untuk menjadi industri musik sebagai "blue chip," seseorang dengan keterampilan dengan kualitas terbaik.

Ken juga akan membintangi drama webtoon "Tofu Personified" yang ditayangkan bulan ini. Dia akan memainkan peran Kim Joo Hyeon, seorang bintang top yang tidak bisa berkencan dan bersikap romantis.


sr: soompi
Trans& Rewrite : Bebek K-Po
-kwak-

Dianggap Merendahkan Wanita di MV ‘Bomb’, Ravi VIXX Minta Maaf

Ravi VIXX menuai kontroversi setelah peluncuran musik video untuk lagu solonya berkolaborasi dengan rapper San E berjudul ‘Bomb’.


MV ‘Bomb’ dirilis tepat pada 9 Januari dini hari sebagai lagu utama di mini album solo pertama Ravi bertajuk ‘R.EAL1ZE’. Beberapa jam usai dirilis, musik video tersebut mendapat beragam komentar negatif netizen.

Dalam sebuah adegan, Ravi terlihat duduk di sofa dengan dikelilingi para wanita seksi yang hanya berpakaian bikini. Ravi dianggap menjadikan wanita sebagai objektivitas yang buruk dalam video tersebut.

Menyadari keluhan dari netizen, Ravi buru-buru melakukan klarifikasi dan langsung meminta maaf. “Halo ini aku Ravi. Aku memeriksa bahwa ada kontroversi objektivitas dan merendahkan wanita di adegan MV-ku yang berjudul ‘Bomb’. Aku merenungkan tindakanku bahwa aku tidak sadar dapat menyebabkan gangguan. Aku minta maaf dengan tulus kepada orang-orang yang terganggu. Aku akan menjadi lebih baik dan berhati-hati di masa depan dan bekerja serta berpikir tentang bagaimana untuk membuat musik yang bagus. Aku minta maaf.”

Source : kpopchart
Rewrite : bebekepo

-minz-

[POJOK MUSIK]Konsep Cerita dalam K-pop

Meskipun bukan hal yang baru, semakin banyak grup K-pop membuat alur cerita yang mengikat lebih dari satu rilis. Normalnya kita melihat satu tema atau konsep tiap single dan/atau album dan seringkali, ide yang dieksekusi sangat berbeda satu sama lainnya.
Salah satu konsep awal dari alur cerita adalah Haru Haru milik Big Bang yang berkaitan dengan “Only Look at Me pt. 2” milik G-Dragon. Namun sekarang, kita telah melihat BTS dari serial The Most Beautiful Moment in Life, hingga alur cerita yang utuh sejak awal mereka debut dengan “No More Dream“, VIXX dengan Zelos, Hades, and Kratos, and Monsta X dengan serial The Clan.
Kali ini, penulis Seoulbeats membahas: Manakah serial-multi rilis favorit mereka? Apakah ada ide atau konsep yang mereka inginkan untuk grup yang belum terjun pada konsep alur cerita ini?
Pat: Aku ingin memulainya dengan mengatakan bahwa saya sangat suka ketika sebuah grup menggunakan alur cerita kompleks yang mencakup beberapa rilis - hal ini mungkin alasan satu-satunya Aku menonton musik video BTS atau bahkan mengenal siapakan Monsta X. Faktanya, meskipun Aku bukan fans musik BTS, Aku akan mengatakan bahwa serial The Most Beautiful Moment in Life adalah salah satu favoritku. Aku tidak tahu alur ceritanya tentang apa namun hal itu membuatku berada pada level personal yang Aku tidak pernah sangka akan terjadi. Sesungguhnya, mungkin itu merupakan favoritku disebabkan oleh bagaimana pesannya dapat beresonansi denganku - atau setidaknya bagaimana Aku menginterpretasikannya.
Seperti yang dikatakan, dalam tulisan, Aku sangat semangat mengenai kesimpulan Serial Conception dari VIXX karena: a) ceritanya terinspirasi dari mitos Yunani dan Aku suka segala hal tentang mitos, b) trailer karakter sesungguhnya yang sepertinya merupakan bagian dari MV sebenarnya, dan c) Aku tidak sabar menanti bagaimana ceritanya berakhir dengan mata Ilahi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari serial tersebut serta karakter Leo dan N. Tidak seperti serial BTS yang dapat dinterpretasikan dalam banyak cara berbeda karena ketidakjelasan yang hampir disengaja dalam video musiknya, serial VIXX yang hampir berakhir ini lebih menyerupai bentuk cerita tradisional dan terstruktur. - kita tahu bahwa Ken kemungkinan merupakan dalangnya, serta Leo dan N bertengkar untuk menarik perhatian tokoh wanita, dengan member lainnya menjadi karakter pendukung. Keduanya merupakan tipe yang berbeda, dan Aku suka kedunya.
Gaya: Aku tidak mengetahui tentang Big Bang, Aku harus mengecek “Only Look at Me pt. 2.”
Aku harus mengatakan bahwa Aku sangat menikmati serial K-pop yang telah rilis. Di pasar yang temponya sangat cepat membuat musik terasa gampang dilupakan, dengan adanya hubungan antar rilis merupakan ara yang bagus untuk memperpanjang masa hidup dari barang-barang kreatif, juga untuk meningkatkan kesempatan menggali lebih dalam terhadap setiap konsep dalam beberapa rilis.
Aku akan melompat pada bandwagon BTS; dimana keunggulan serial Youth adalah konsistensinya. Meskipun “I Need U,” “Run,” dan “Fire” merupakan karya yang berbeda, mereka dengan sukses mengkaitkan tema utama "youth". Dan aku pikir komiten untuk tetap pada pesan utamalah yang senada dengan keinginan fans. Aku berharap Monsta X dapat memberi kesan yang mirip dengan serial Clan mereka, naun kesalahan dengan MV “Fighter” membuat saya terhempas sejenak (meskipun lagunya masih bagus). Dan aku sangat senang Orange Caramel mengabaikan serial Asian city mereka.
Namun kembali pada apa yang Aku sukai: dwilogi Misconceptions dari SHINee adalah favorit sentimentilku, dan Aku mengagumi trilogi School dari G-Friend, yang sangat terlihat dalam “Rough.” Aku ingin melihat Mamamoo mencoba konsep narasi multi-part ini. Mereka merupakan grup yang lucu, sehingga Alu ingin melihat seperti komedi mata-mata gila yang mengadaptasi dari Get Smart., atau mungkin tentang pencurian seperti dalam serial Ocean.
Madi: Aku benar-benar lupa menganai konsep EXO. Sejujurnya, jika mereka melanjutkannya dengan konsisten, mereka mungkin akan menjadi grup dengan konsep yang berjalan paling lama. Mungkin SM merasa bahwa mereka tidak dapat membawa alur cerita untuk 12 orang menjadi 9 orang? Aku punya alur cerita yang bagus yang dapat menjelaskan tentang member yang pergi, jadi SM hubungi aku?
Menurutku alasan serial Youth dari BTS sangat diminati oleh kita adalah karena kita pernah mengalaminya. Pada poin tertentu, kita mengalami perjuangan yang mereka perankan atau nyanyikan, diinterpretasikan dengan cara kita sendiri. Dan oleh karena itu, setidaknya bagiku, membuatnya menarik, diluar alur cerita yang memikat.
Aku sangat mendukung G-Friend melakukan sesuatu dengan aspek yang mereka bisa. Semuanya terlihat hanya sebagai memiliki perasaan terhadap orang lain, namun tidak melakukan apa-apa dan mereka terperangkap dalam perasaan/pikiran mereka sendiri (melihat dengan tidak adanya tokoh utama pria dalam video mereka, hanya berbicara antar). Jadi mungkin mereka dapat mewujudkan perasaan tersebut menjadi sebuah aksi dan melanjutkan serial ini? Aku pikir itu bisa berhasil.
Gaya: Aku pikir “Lucky One” merupakan usaha untuk menyelamatkan aspek superpower dan mencocokkan MV dengan narasi, namun kemudian ada “Lotto” dan Aku tidak paham dimana posisi kita sekarang.
Hal tersebut merupaka saran yang sangat bagus untuk G-Friend, Madi, dan Aku harap Source Music akan melakukan hal tersebut. SM benar-benar harus menghubungimu mengenai ide untuk EXO.
Mark: Sebenarnya Aku pribadi bukan penggemar trilogi, prekuel, sekuel, dan alur cerita yang terkait secara luas karena mereka sangat samar membutuhkan terlalu banyak rentang waktu perhatian untuk dapat mengikutinya. JIka membutuhkan  penjelasan yang panjang untuk menjelaska kepadaku mengenai maksud dari setiap detail dalam sebuah MV, itu keterlaluan. Aku mengerti bahwa hal itu mungkin keren bagi mereka yang sangat tertarik ke dalam fandom -- sepertinya hal itu menarik banyak penonton dari banyaknya tontonan ulang dan mengisi kolom pesan dengan teori fans yang tiada akhir -- namun hal tersebut sebagian besar membingungkan dan mewah bagi sisanya. BTS, VIXX, dan Got7 adalah pelaku terburuk dan jika kalian menemukan diri kalian tersesat dalam detail dari penjelasan-penjelasan tersebut maka kalian akan tahu dengan pasti alasannya.

Aku merindukan masa dimana alur cerita K-pop linear, terang-terangan, dan dramatis. Jika kita membicarakan mengenai salah satu alur cerita dengan hasil terbaik, perubahan alur cerita yang dramatis dalam "Lies" dari Big Bang, “One Shot” dari B.A.P, dan “Please Don’t” milik K.Will adalah pilihanku. Untuk alur cerita yang terdiri dari beberapa MV, jangan lupakan serial mini yang terdiri dari dua bagian yang dilakukan oleh T-ara sebelum skandal, mereka mengubah MV “Cry Cry” dan “Lovey Dovey” menjadi kisah yang terpadu, kemudian diikuti dengan “Day by Day” dan “Sexy Love.” Mereka tidak menyajikannya sebagai MV, namun lebih sebagai film mini-promosi untuk menunjukkan akting member tertentu dengan menggunakan lagu dari album sebagai soundtrack. Dan yang terbaik, mereka masuk akal dan disajikan sebagai kisah yang sebenarnya yang dapat diikuti semua orang!
Madi: Namun jika kamu memiliki MV tanpa cerita yang meyakinkan atau tidak dapat menentukan alur ceritanya dalam tontonan ketiga (jika aku sampai sejauh itu), maka aku berhenti. Konsep yang melewati lebih dari sekali rilis/single membutuhkan pikiran dan proses yang lebih (dari sisi mereka yang terlibat dalam produksi dan penonton) dan hal tersebut berbeda dan keluar dari cara normal. Mungkin itulah alasan mengapa dapat menarik perhatian yang lebih banyak. Catatan tambaha: "Please Don't" milik K,Will memenangkan semua award untuk alur cerita/perubahan alur cerita terbaik dalam kamusku.
Image result for EXO monster
Aku merasa EXO harusnya tetap bertahan dengan konsep awal mereka atau meninggalkannya. Mereka dapat mengaitkan kekuatan dengan “Monster” namun gagal melakukannya. Begitu banyak kehilangan potensi. SM, suruh stafmu untuk menghubungi stafku... atau aku saja.
G-Friend adalah salah satu dari sebagian kecil grup perempuan yang aku perhatikan, jadi aku sangat berharap mereka melakukan hal yang lebih baik lagi.
Gaya: Oh, aku sungguh-sungguh mengerti poin Mark tentang pengecualian, terutama ketika kamu mengulas MV dengan catatan bahwa kamu menyadari bahwa seseorang mungkin memakan jeruk karena berkaitan dengan lirik lagu mengenai cinta yang menjadi asam sitrat, dan kemudian seorang fans memberi tahu bahwa sebenarnya hal tersebut menunjukkan ketika member tersebut memakan tic tac rasa jeruk dalam mobil di perjalanan menuju music bank pada minggu ketiga promosi mereka dua tahun lalu yang tertangkap di background instagram member lainnya.
Seperti yang telah dikatakan, Aku merasa hasil seperti itu mungkin benar, tanpa memperhatikan apakah rilis yang dipertanyakan merupakan salah satu bagian dari serial.
Qing: Aku suka apokaliptis/keindahan permainan pada masa T-ara! Dan aku memilih urutan ketiga bagi “Please Don’t”. Namun dengan sebegitu terpesonanya aku dengan perubahan alurnya dalam sebuah MV yang simpel namun efektif, Aku harus mengatakan bahwa mereka tidak terlalu mengusik rasa penasaranku melalui sekian banyak tontonan ulang, bahkan efek dari tontonan tersebut masih tetap ada beberapa tahun kemudian.
Pada level tertenty, Aku dapat melihat bagaimana cerita yang panjang dan rumit hanya mengesankan untuk beberapa orang fans grup, atau bagi mereka yang benar-benar tertarik pada permasalahan yang diangkat. Aku suka VIXX, namun aku tidak terlalu tergugah untuk mengetahui bagaimana cerita serial Conception berhubungan satu sama lain (yang mana Pat telah berhasil melakukannya).
Namun proses mencari tahu maksud dari serial yang komplek dapat juga menjadi sangat bermanfaat, dan upaya mental terbayar dalam bentuk resonansi emosional yang lebih mendalam. Untuk The Most Beautiful Moment in Life, yang aku anggap sangat bermakna bukan upaya merangkai bagian cerita menjadi narasi yang menyeluruh, namun bagaimana sketsa-sketsa tersebut dibingkai secara sinematografis dan diedit bersama untuk menimbulkan pahit manis masa muda. Pekerjaan tim kreatif terhadap film tersebut yang meninggalkan kesan padaku, karena hal tersebut mengeluarkan potensi besar sebuah musik video menjadi bentuk seni.

Begitulah pendapat para penulis Seoulbeats! Bagaimana dengan para pembaca? Bagaimana menurut kalian mengenai kosep alur cerita yang terbagi menjadi beberapa MV? Manakah favorit kalian? Cantumkan pada kolom komentar berikut!
sumber: seoulbeats
-PsychOtaku-