• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Choi woo shik. Show all posts
Showing posts with label Choi woo shik. Show all posts

[REVIEW FILM] Parasite (2019)

Parasite (2019)

  • Judul: Parasite / Gisaengchoong / 기생충
  • Sutradara: Bong Joon-Ho
  • Penulis Naskah: Bong Joon-Ho
  • Sinematografer: Hong Kyung-Pyo
  • Premiere Dunia: 21 Mei 2019 (Festival Film Cannes)
  • Tanggal Rilis: 31 Mei 2019
  • Durasi: 131 menit
  • Genre: Drama / Keluarga (Family Tragicomedy)
  • Distributor: CJ Entertainment
  • Bahasa: Korea


Sinopsis:

Ki-Taek (Song Kang-Ho) miskin dan tidak memiliki pekerjaan. Dia tinggal bersama istrinya Choong-Sook (Jang Hye-Jin), anak laki-lakinya Ki-Woo (Choi Woo-Sik) dan anak perempuannya Ki-Jung (Park So-Dam) di sebuah apartemen semi-basemen yang penuh serangga dan basah di daerah berpenghasilan rendah di Seoul. Ketika Ki-Woo membawa temannya (Park Seo-Joon) ke toserba dekat rumahnya untuk minum, dia mengetahui bahwa temannya (yang akan belajar ke luar negeri) akan meninggalkan pekerjaan mengajar privat dengan bayaran yang bagus. Temannya ingin Ki-Woo mengambil-alih pekerjaan memberi les sementara dia di luar negeri. Segera, Ki-Woo masuk kehidupan keluarga Park yang kaya, dengan keluarga Ki-Woo sendiri mengintai di pinggiran.


Daftar Pemeran:

Keluarga Ki-Taek:

  • Song Kang-ho sebagai Kim Ki-taek
  • Jang Hye-jin sebagai Choong-sook
  • Choi Woo-shik sebagai Kim Ki-woo
  • Park So-dam sebagai Kim Ki-jung
Keluarga Tn. Park:

  • Lee Sun-kyun sebagai Mr. Park
  • Cho Yeo-jeong sebagai Yeon-kyo
  • Jung Ji-so sebagai Park Da-hye
  • Jung Hyun-joon sebagai Park Da-song


Trailer:



Trivia:

Parasite (berjudul asli Gisaengchung) adalah film dengan pemain, penulis naskah, dan kru asli Korea Selatan pertama yang bekerja untuk sutradara Bong Joon-ho dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya dia asyik berkolaborasi dengan pihak-pihak dari Amerika Serikat.

Review:

Siapa saja bisa terlena dengan kenikmatan, sekali merasakan kenikmatan akan membuat tergiur untuk terus mendapatkannya bahkan yang lebih lagi. Demikianlah yang terjadi pada keluarga ini. Bermula ketika Minhyuk menawarkan Kiwoo untuk menggantikan posisinya mengajar anak keluarga kaya-raya dengan berpura-pura menjadi mahasiswa, keluarganya akhirnya terlibat dalam sebuah situasi yang tak terduga...

Film ini sukses menarik perhatian Kwik dari sebelum dia resmi tayang di Indonesia. Beberapa berita utama tentang kesuksesan drama ini membuat Kwik penasaran. Ditambah dengan banyaknya review positif tentang film ini saat screening… Reputasi sutradara dan deretan pemeran utama yang tak perlu diragukan lagi membuat Kwik tambah tak sabar ingin segera menonton.

Film ini diawali dengan adegan layaknya film tema komedi keluarga lainnya… menggambarkan kehidupan keluarga Kim Kitaek yang amat sangat 'sederhana' dengan segala kekurangannya... 😆 Cerita kemudian berlanjut menjadi semakin menarik ketika Kiwoo mulai bekerja menjadi guru les anak keluarga kaya. Setelahnya cerita berlanjut dengan cepat dan mulai menyajikan hal-hal yang tak terduga.

Kwik merasa efek yang disajikan film ini agak mirip dengan efek yang disajikan oleh one cut of the dead dengan ending yang diluar dugaan, sedangkan Kwek merasa seperti menonton film Hereditary. Sepanjang film, Kwek dibuat penasaran tentang kemana cerita akan mengarah. Ketika penonton seperti sudah tahu arahnya, eh ternyata film ini mengubah arah dan berbeda dengan bayangan. Begitu terus hingga film berakhir. Penonton jadi penasaran akan seperti apa akhir dari cerita ini. Kwek sempat menerka-nerka dan membayangkan akhir cerita ini sendiri.

Thrill yang disajikan dalam film ini cukup membuat deg-degan. Tidak yang super menakutkan dan menegangkan layaknya film horor/thriller namun cukup membuat jantung penonton berdegup kencang sembari khawatir menanti adegan selanjutnya.

Secara umum film ini ringan dan alur ceritanya gampang diikuti oleh penonton. Tapi meskipun ringan bukan berarti film ini jelek dan bisa diremehkan ya… kesederhanaannya justru membuat penonton kagum karena dibumbui dengan adegan di luar dugaan. Kualitas sinematografi film ini apik… Meskipun tidak menyajikan latar pemandangan yang indah, film ini mampu menyajikan gambaran lingkungan kota Seoul dari dua sisi yang menarik.

Film dengan genre tidak biasa ini bisa kalian coba masukkan ke dalam daftar tontonan. Tapi kembali lagi pada selera ya… Kwik tidak menyarankan film ini bagi kalian yang berpikir sangat realistis dan merasa film harus memiliki adegan epik yang seru… Film ini akan lebih seru bagi kalian yang suka menebak-nebak maksud film...


Tambahan dari Kwek :

Seperti yang dikatakan Kwik diatas, film ini bergenre bisa dikatakan mashup genre atau genre gabungan antara komedi dan thriller. Penonton akan diajak menikmati humor penuh satire yang ia sajikan dengan sangat halus, lewat karakter, lewat gambar-gambar yang kontradiktif tapi simpel, serta penonton harus sedikit lebih bisa fokus pada dialog dalam film ini.

Mengutip Kwik lagi, saat menonton suatu film atau sajian memang sesuai selera penonton masing-masing individu, jadi film ini juga tidak semua kritikus bahkan pengamat film terkenal juga ada yang bilang biasa saja.

Akan tetapi 'Parasite' bisa jadi acuan kamu semua untuk datang kebioskop sesegera mungkin, apalagi jika kalian yang berdomisili di Surabaya seperti Kwek. Karena film bergenre seperti Parasite ini banyak kemungkinan cepat 'Turun Layar'.

Oke terima kasih sudah membaca Review dari Kwik & Kwek. Silahkan Komen jika kalian ada saran atau pendapat lain tentang Parasite.

Original by Bebek K-po
-Kwik feat Kwek-

[POJPOK SELEB] Suzy Konfirmasi Menandatangi Kontrak Dengan Management SOOP

Suzy telah bergabung dengan Manajemen SOOP!

Agensi barunya menyatakan, “Karena ia telah mempromosikan di berbagai bidang dan mencapai popularitas global, kami akan secara aktif mendukung kegiatannya mulai sekarang. Pertama, kami akan mendukungnya dalam memilih proyek yang akan menekankan pesonanya sebagai aktris, dalam kegiatan domestik dan luar negerinya, serta dalam promosi solonya sebagai penyanyi. ”Dia sebelumnya dalam pembicaraan untuk bergabung dengan agensi setelah berpisah dengan JYP Entertainment.

Suzy saat ini sedang syuting drama SBS yang akan datang "Vagabond," di mana ia akan bermain sebagai agen Layanan Intelijen Nasional Go Hae Ri. Dia juga akan tampil dalam film "Mt. Baekdu ”(judul literal).

Management SOOP adalah agensi dengan daftar banyak aktor dan aktris berbakat termasuk Gong Yoo, Gong Hyo Jin, Kim Jae Wook, Seo Hyun Jin, Lee Chun Hee, Jeon Do Yeon, Jung Yu Mi, Nam Ji Hyun, Choi Woo Shik, dan lainnya.

Sumber : soompi

Trans & Rewrite : BEBEK K-Po
Kwek

[REVIEW FILM] Monstrum (2018)


  • Judul Lain : Strange Object  / Moolgwoe/ 물괴
  • Sutradara: Park Hoon-Jung
  • Penulis: Park Hoon-Jung
  • Produser: Go Sung-Mi, Jung Jae-Hee
  • Sinematografer: Kim Dong-Young
  • Tanggal Rilis: 12 September 2018
  • Durasi: 105 min.
  • Genre: Periode ke-16 / Action / Monster
  • Distributor: Lotte Entertainment, Kidari Ent

Sinopsis

Sebuah wujud Monstrum  -yang merupakan bahasa latin dari 'monster'   - terlihat pada masa pemerintahan Raja Jungjong dari Dinasti Joseon. Ketika Raja mendapat kabar tentang binatang buas yang menyebarkan wabah yang meneror penduduk desa di dekat Gunung Inwangsan, ia mencurigai itu adalah tipu muslihat (berita palsu!) Oleh musuh-musuhnya untuk menggoyahkan rezimnya. Jadi dia mengirim pensiunan jenderal yang loyal (Kim Myune-Min) untuk memastikan kebenarannya. Dan coba tebak? Binatang itu nyata!-todayonline



Note

  1. Film didasarkan pada kasus nyata yang terjadi pada 1527. Raja Jungjong pindah ke tempat lain untuk menghindari monster yang muncul di istana.
  2. Judul kerja awal adalah "Jakseoui Byeon - Moolgwoeui Seubgyeok" (judul harfiah "Jakseoui Byeon - Attack of Strange Object").
  3. Shin Jung-Won pertama kali dipilih untuk menyutradarai film, tetapi keluar. Genre film ini kemudian diubah menjadi film aksi-komedi dari film fantasi-sejarah.
  4. Jung Woo-Sung pertama kali ditawari peran utama pria, tetapi ditolak.
  5. Pembuatan film dimulai 10 April 2017 dan selesai 21 Juli 2017.


Pemeran Utama       

  • Kim Myung-Min : Yoon Gyeom    
  • Kim In-Kwon: Sung Han    
  • Hyeri: Myung   
  • Choi Woo-Sik: Heo
  • Lee Kyoung-Young: Sim Woon   
  • Park Hee-Soon: King Jungjong   
  • Park Sung-Woong: Jin Yong
         
            
       

Review

 Film yang satu ini berlatar belakang zaman Kerajaan Joseon yang dipimpin raja Jung Jong yang kabarnya terkenal oleh intrik dan perebutan kekuasaan oleh para menteri dan keluarga kerajaan yang berusaha mempengaruhi sang eaja. Film ini katanya berdasarkan kisah nyata dimana tertulis sang raja harus berpindah dari istana untuk beberapa saat karena adanya serangan monster.Awalnya,Karena judulnya monstrum dengan background masa Joseon Kwak kira akan gelap dan mencekam. Tapi film ini walaupun memiliki unsur yang mencekam, tetap mampu menetralisir rasa mencekam dengan unsur komedi yang pas.

Cerita dalam film ini secara keseluruhan cukup menyenangkan dan menghibur. Di satu sisi kita disuguhkan rasa ngeri karena serangan monster yang kejam, dilain rasa takut kita akan cepat terlupakan karena tingkah komikal dai para tokoh utama. Bagian terkerennya adalah permainan politik oleh orang-orang disekitar raja dengan memanfaatkan monster dan rasa takut masyarakat akan monster. Yah walaupun pada akhirnya  monster ini bukan dari rasa takut biasa yang diciptakan manusia.

Background film ini rata-rata sukanya di malam hari, apa lagi kalau pas monsternya keluar, rata-rata latar yang diambil gelap. Mungkin supaya mencekam ya, atau mungkin supaya efek  Computer Graphic (CG) lebih kelihatan rapi. Tapi sebenarnya Efek CG nya lumayan bagus dan rapi, tapi jujur kadang Kwak merasa monster dalam film ini kelihatan kiyomi banget, kalau lagi nggak menggigit orang-orang yang berlarian.

Oh ya Kwak jadi penasaran dengan kisah aslinya. Apa kah benar-benar ada monster di era raja Jung Jong atau hanyalah akal-akalan para mentri dan keluarganya saat itu atau mungkin malah hanya hewan buas lainnya yang memang pada saat itu belum dikenal. Sayangnya tidak ada detail mengenai insiden monster yang sebenaranya ini.

Film ini kurang cocok kalian yang nggak suka film dengan latar periode kerajaan atau saeguk dengan unsur action dan monster. Film ini kwak rekomendasikan untuk kalian yang ingin nonton saeguk dengan cerita yang berbeda dan menghibur.

-Kwak-
Original by Bebe

[REVIEW FILM] The Witch: Part 1. The Subversion (2018)





  • Judul Korea : Manyeo / 마녀
  • Sutradara: Park Hoon-Jung
  • Penulis: Park Hoon-Jung
  • Produser: Yeon Young-Sik, Park Hoon-Jung
  • Sinematografer: Kim Young-Ho
  • Tanggal Rilis: June 27, 2018
  • Durasi: 125 min.
  • Genre: Action / Misteri / Fantasi
  • Distributor: Warner Bros.

Sinopsis

Seorang siswi SMA dilatih untuk menjadi senjata pembunuh. Eksperimen medis yang dilakukan pada tubuh manusia yang masih hidup sedang terjado. Saat mengalami  krisis identitas, sang gadis terlibat dalam kejahatan.- asianwiki



Note

  • Lee Jong-Suk pertama kali ditawari peran utama pria, tetapi ditolak.
  • Aktris utama  dipilih melalui audisi.


Pemeran Utama       

  • Kim Da-Mi : Ja-Yoon    
  • Jo Min-Soo : Dr. Baek    
  • Choi Woo-Sik : pria muda
  • Go Min-Si: Myung-Hee    
  • Park Hee-Soon: Mr. Choi    
  • Da-Eun : Gadis berambut panjang
       

Review

Film ini langsung menarik hati Kwak dan menjadi salah satu film yang harus Kwak tonton setelah Kwak menonto teaser pertama film ini, dimana Kim Dami dan Go Min Si duduk berdua di kereta sambil ngerumpi, kemudian Choi Woo Sik yang duduk di depan mereka menyapa Kim Da Mi dengan 'Manyeo Agasshi'. Teaser yang singkat tapi langsung menarik perhatian Kwak karena terkejut dengan peran yang diambil mas Choi Woo Sik yang biasanya memiliki image manis, baik, bahkan cute; tiba-tiba dalam film ini berubah menjadi misterius dan psycho. Untungnya ekspektasi Kwak tidak dijatuhkan oleh film satu ini dan mas Woo Sik.

Film ini benar-benar memiliki misteri yang sederhana namun dalam. Film ini benar-benar tidak terduga, bahkan Kwak sempat merasa cukup tertipu. Perpaduan Action, misteri dan fantasinya cukup keren membuat kita cukup berdebar-debar ngeri tapi juga penasaran. Kwak cukup menyukai hampir seluruh bagian cerita dari film ini. Mungkin bagian yang nggak Kwak suka  dalam film ini adalah bagian adegan kekerasannya, adegan-adegan ini cukup mengganggu Kwak dan membuat Kwak ngeri. Sebenernya adegan seperti itu sudah biasa untuk film action Korea, bahkan belum ada apa-apanya dibandingkan dengan film action Thriller Korea lainnya. Tapi yah, film penuh darah masih merupakan film yang belum bisa Kwak nikmati. Kwak pun sebenarnya masih ragu apakah Kwak masih ingin menonton part 2 dari film ini karena meskipun Kwak masih penasaran dengan kisah Ja Yoon dan motif dari misteri penelitian, Kwak tidak memiliki keinginan untuk menonton adegan kejam ataupun berdarah-darah.


Oh ya, film ini juga kurang untuk pendalaman lebih jauh karakter tiap tokohnya kecuali Ja Yoon, mungkin karena masih Part I ya jadi masih pembuka atau karena memang Ja Yoon pemeran utama sehingga yang lain hanyalah faktor pendukung. Tapi cukup sayang saja karakter dan latar belakang anak-anak berkemampuan khusus lainnya selain Ja Yoon (seperti karakter yang diperankan Choi Woo Sik dan Da Eun) kurang dieksplorasi lebih jauh. Untungnya detil  karakter lainnya tidak terlalu mempengaruhi cerita utama, sehingga kita tidak perlu terlalu mendalami karakter bahkan latar belakang tokoh lainnya untuk memahami cerita di film ini. Kata kunci utama film ini Ja Yoon Si 'Manyeo Agasshi' jadi kalian cukup fokus kesana saja.

Kalau ngomongin akting, para aktor sangat keren dalam membawakan peran mereka. Kwak sebenarnya cukup khawatir bagaimana mas Woo Sik mampu menjadi karakter antagonis, ternyata ia mampu menunjukkan bahwa ia mampun memerankan karakter apa saja tanpa halangan. Tapi serius deh Choi Woo Sik keren banget di film ini! Kwak dan Kwik berharap ia bisa mendapatkan karakter yang serupa lagi dengan karakternya di sini. Kalau ngomongin akting yang wajib diacungi jempol lebih dari Choi Woo Shik di film ini adalah Kim Da Mi. Tidak banyak yang mengenal Kim Da Mi karena ia adalah aktris baru, tapi aktingnya di film ini sangat menonjol walaupun berhadapan dengan para seniornya. Aktingnya benar-benar tidak terduga dan cukup membuat kalian terkagum.

Akhrinya film ini Kwak rekomendasikan untuk kalian yang menyukai paket komplit dari misteri, action dan fantasi dalam satu film. Dan kurang rekomendasi buat kalian yang kurang menikmati adegan kekerasan berdarah seperti Kwak.

-Kwak-
original by Bebek K-po

[POJOK FILM] Park Seo Joon, Woo Do Hwan, Dan Ahn Sung Ki Mulai Syuting Film Baru



Proses syuting telah resmi dimulai untuk film  "The Divine Fury"!

Park Seo Joon, Woo Do Hwan, Ahn Sung Ki, dan Choi Woo Shik akan bersama membintangi  film baru, yang telah memulai produksi dengan syuting pertama pada 14 Agustus.

"The Divine Fury" menandai reuni aktor Park Seo Joon dan sutradara Kim Joo Hwan, yang sebelumnya bekerja sama di film 2017 "Midnight Runners." Park Seo Joon akan berperan sebagai Yong Hoo, seorang 'champion fighter'  yang menderita luka emosional karena kalah. ayahnya dalam kecelakaan tragis di usia muda.

Aktor veteran Ahn Sung Ki akan memerankan Bapa Ahn, seorang pastor dan pengusir setan yang terus menerus mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan jiwa yang ia temui. Setelah bertemu Pastor Ahn, Yong Hoo akhirnya bergabung dengannya dalam pertarungan berbahaya melawan kekuatan jahat yang kuat yang melepaskan kekacauan dan mengacaukan dunia manusia.

Woo Do Hwan akan muncul sebagai Ji Shin, seorang tokoh misterius dengan kemampuan untuk melihat kelemahan orang lain dan menggunakannya untuk keuntungannya, sementara Choi Woo Shik akan memainkan peran Pastor Choi, seorang imam muda yang membantu Bapa Ahn selama eksorsismenya.

Sutradara Kim Joo Hwan berkomentar, “Kami akan bekerja keras untuk membuat film, sehingga karya yang sudah selesai dapat menjadi film yang menerima cinta dari banyak penonton bioskop tahun depan.”

Park Seo Joon menambahkan, “Sepertinya proses produksi akan menjadi perjalanan yang panjang, jadi aku pikir yang paling penting adalah tidak ada yang terluka selama syuting. Aku akan melakukan yang terbaik dalam peran yang aku kerjakan dan bekerja keras untuk membantu berkontribusi pada kualitas film. ”

Woo Do Hwan berkomentar, “Aku menganggap itu suatu kehormatan untuk dapat berpartisipasi dalam film yang begitu hebat. Aku berharap film ini menjadi kenangan yang baik untuk semua orang — aktor senior yang aku hormati dan kagumi, rekan aktor, sutradara, dan kru. Aku akan bekerja keras sambil merenungkan bagaimana aku bisa memainkan peran ku untuk membuat film lebih baik. ”

Akhirnya, Ahn Sung Ki menyimpulkan, “Aku berharap kita bisa berkumpul bersama selama syuting, sehingga film dapat menerima banyak cinta, dan aku juga berharap bahwa bahkan setelah akhir syuting, kita dapat merayakannya bersama-sama. sebagai satu kesatuan. "

Dengan pembuatan film yang sekarang sedang berlangsung, "The Divine Fury" dijadwalkan untuk premier sekitar tahun 2019.



sr:soompi
Trans& rewrite : Bebek K-Po
-kwak-

[POJOK SELEB] Choi Wooshik Senang Bisa Berakting di "Hunting Time"


Aktor Choi Wooshik mengungkapkan kebahagiaanya bekerja untuk film "Hunting Time".

"Hunting Time" adalah tentang empat teman yang tinggal di kota yang putus asa dalam krisis keuangan dan yang merencanakan kejahatan untuk mencari utopia baru, dan seorang pria misterius dibelakang mereka. Film ini disutradarai oleh Yoon Sung hyun yang dibintangi oleh Lee Je-hoon, Park Jung-min, Ahn Jae-hong, dan Choi Wooshik.



Semua aktor ini memiliki kesamaan bahwa mereka adalah Chungmuro, bintang baru yang bersinar di dunia perfilman Korea. Dalam sebuah interview denganChoi Wooshik, ia menunjukkan kepuasannya bekerja dengan  Lee Je-hoon, Park Jung-min, dan Ahn Jae-hong.

Choi Wooshik berkata, "Aku menyukainya. Kami bergaul dengan baik sehingga kami bahkan tidak perlu berlatih banyak. Aku yang termuda di antara mereka dan aku belajar banyak dari mereka".

" Semua orang yang bekerja denganku adalah aktor-aktor yang dihormati dan orang-orang yang semuanya telah memenangkan penghargaan spesial sebelumnya. Aku senang menjadi bagian dari tim".

"Ini terasa seperti Natal bersama mereka di tempat yang sama".

Sementara itu, film baru lainnya dari Choi Wooshik  "The Witch : Part 1. The Subversion" telah dirilis pada 27 Juni, film action misteri tentang sekelompok orang yang meninggal secara misterius di sebuah tempat kecuali seorang remaja bernama Ja-yoon dan suatu hari serangkaian orang misterius muncul di depannya suatu hari.

Sr: hancinema
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-.