• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Tale Of Gyeoryong Fairy. Show all posts
Showing posts with label Tale Of Gyeoryong Fairy. Show all posts

[REVIEW DRAMA] Mama Fairy And The Woodcutter / Tale of Gyeryong Fairy (2018)

Mama Fairy And The Woodcutter / Tale of Gyeryong Fairy (2018)

  • Judul: Mama Fairy and the Woodcutter (Judul Bahasa Inggris) / Tale of Gyeryong Fairy (Judul Terjemahan) / 계룡선녀전 / Gyeryongsunnyeojeon
  • Genre: Fantasi, roman, komedi
  • Episode: 16
  • Saluran TV: tvN
  • Periode Tayang: 05 November - 15 Desember 2018
  • Jadwal Tayang: Senin & Selasa 21:30 KST
  • Perusahaan Produksi: Studio Dragon
  • Sutradara: Kim Yun-Cheol
  • Penulis: Dol Bae (webcomic), Yoo Kyung-Sun
  • Bahasa: Korea

Sinopsis:

Di zaman Goryeo, Sun Ok-Nam adalah seorang peri (bidadari). Dia turun ke dunia dan mandi di air terjun di Gunung Gyeryong. Sementara dia mandi, seorang penebang kayu mengambil baju perinya dan menyembungikannya. Karena hal ini, Sun Ok-Nam tidak bisa kembali ke Kahyangan. Dia kemudian menikah dengan sang penebang kayu dan mereka memiliki dua orang anak, namun suaminya meninggal karena jatuh dari tebing. Sun Ok-Nam berusaha menemukan baju perinya, namun dia masih tidak dapat menemukannya. Membutuhkan baju perinya, dia memutuskan untuk menunggu hingga sang suami bereinkarnasi.

Saat ini di masa kini, dia membuat kopi di sebuah kafe di gunung Gyeryong dan menunggu reinkarnasi suaminya. Akhirnya, setelah 699 tahun, dia mendapat perasaan bahwa salah satu dari kedua pria yang mengunjungi kafenya dari Seoul adalah reinkarnasi suaminya. Sun Ok-Nam tidak yakin mana dari kedua pria tersebut yang merupakan suaminya. Dia memutuskan untuk mengikuti mereka ke Seoul untuk mencari tahu.


Pemeran Utama:

  • Moon Chae Won sebagai Sun Ok Nam
    • Go Doo Shim sebagai old Sun Ok Nam
  • Yoon Hyun Min sebagai Jung Yi Hyun
  • Seo Ji Hoon sebagai Kim Geum
  • Jun Soo Jin sebagai Lee Ham Sook



Review:

Versi Korea dari legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan, tentang seorang bidadari yang kehilangan jubahnya saat sedang mandi dan akhirnya hidup dan menikah dengan seorang manusia. Kwik gak nyangka Korea punya legenda yang mirip dengan legenda di Indonesia. Kisah legenda inilah yang membuat Kwik tertarik menonton drama ini.

Ide ceritanya cukup fresh, modernisasi dari legenda. Namun sayangnya eksekusinya tidak sebagus yang Kwik harapkan. Dari segi efek visual (computer-Generated Imagery aka CGI) yang bisa dibilang merupakan unsur penting dalam drama maupun film bertemakan fantasi, Kwik bisa bilang sangat mengecewakan. Eksekusi efeknya yang terlihat sangat tidak natural juga cukup mengganggu. CGI dalam drama Korea ini mengingatkan Kwik akan CGI film legenda di salah satu stasiun TV swasta kita, ya gak separah yang di lokal sih... Tapi cukup mengecewakan juga... Biasanya drama Korea selalu menyajikan efek dan sinematografi yang apik, tapi kali ini jadi terkesan low budget...

Kwik juga menyayangkan kurangnya chemistry antara kedua aktor utama dengan aktris utama dalam drama ini. Yang Kwik suka malah chemistry dari kedua karakter utama pria, kesan hubungan mereka terasa alami. Namun entah kenapa ketika adegan romantis dengan peran utama wanita malah Kwik tidak merasakan chemistry-nya. Beberapa adegan guyonan dalam drama ini terasa agak garing dan terkesan dipaksakan, tidak semua guyonannya sih... Masih ada kok yang cukup membuat geli dan gemas melihatnya, apalagi jika sudah melibatkan Prof. Lee yang naksir berat sama Prof. Jung.

Sebenarnya episode awal drama ini cukup menarik diikuti, penuh misteri siapakah sebenarnya kedua pria yang tiba-tiba melihat sosok muda dari sang bidadari. Namun beranjak pertengahan hingga akhir, kesan unik yang ditawarkan di tema menjadi biasa. Kwik merasa drama ini tidak jauh berbeda dengan drama roman percintaan Korea pada umumnya. Beberapa peran sampingan yang sebenarnya juga cukup menarik untuk dikisahkan namun benar-benar hanya sampingan saja. Jalan cerita di episode pertengahan terasa lambat dan seakan mengulur waktu, sebagian besar misteri terjawab di dua episode terakhir.

Terlepas dari eksekusi yang membuat Kwik kecewa, drama ini Kwik rasa cukup sukses membawa pesan tentang persahabatan dan pengorbanan.

Drama ini cukup mengecewakan Kwik, tapi bagi kalian yang memang mencari tontonan ringan dan kehabisan stok tontonan ya bisa lah mengisinya dengan drama ini. Tapi jangan memberi ekspektasi terlalu tinggi ya. Bisa dibilang drama ini drama ringan dan sederhana yang juga tidak terlalu memberikan kesan pada penontonnya. Dan bagi kalian yang lebih suka drama yang lumayan berbobot atau cepat bosan dengan drama bertemakan komedi romantis ringan, Kwik sarankan cari tontonan yang lain ya... Tapi ya kembali lagi pada selera masing-masing ya... Adakah Bebek K-poers yang udah nonton drama ini? Gimana pendapat kalian? Yuk share di komentar... 😉

-Kwik-

[POJOK DRAMA] Seri tvN yang akan datang "Tale Of Gyeryong Fairy" menambahkan twist yang merangsang tawa ke dongeng Korea lama.


SEOUL, 30 Oktober (Yonhap) - Dalam dongeng populer Korea "The Fairy and the Woodcutter," peri berhasil mengambil pakaian bersayap dan kembali ke surga bersama kedua anaknya, meninggalkan suaminya yang sedang memotong daging di belakang.

Dalam serial televisi mendatang “Mama Fairy and the Woodcutter,” seorang suami peri meninggal dalam kecelakaan tragis dan dia menunggu 699 tahun baginya untuk bereinkarnasi. Dia hidup sampai hari ini dan sekarang bekerja sebagai barista di sebuah kafe yang berada di Gunung Gyeryong. Suatu hari, dia menabrak dua pria, salah satunya dia percaya sangat mungkin reinkarnasi dari mantan suaminya.

foto : tvN 
Serial Komedi romantis ini diadaptasi dari webtoon populer, atau komik berbasis web, dengan judul yang sama yang ditulis oleh Dol Bae dan diterbitkan di situs portal terbesar Korea, Naver, pada tahun 2017. Komik itu, pada gilirannya, terinspirasi oleh kisah kuno yang sebagian besar orang Korea mungkin tahu tentang cerita ini dengan baik.

"Saya tertarik pada webtoon karena plotnya yang menarik dan menghangatkan hati di mana tiap karakter menemukan jalan mereka menuju satu sama lain terikat oleh takdir melalui mimpi dan kenangan," kata sutradara Kim Yun-cheol selama konferensi pers di Seoul pada hari Selasa.

"Cerita aslinya mengirimkan pesan yang cukup serius, jadi saya menambahkan beberapa twists yang ringan dan menyenangkan untuk itu," tambahnya.

foto : tvN 

Secara lahiriah Sun adalah wanita tua, tetapi beberapa orang dengan ikatan khusus dengannya dapat melihatnya sebagai wanita muda. Moon Chae-won memainkan versi yang lebih muda dari Sun Ok-nam, sang peri, sementara aktor senior Go Doo-shim memainkan versi tua.

Add caption
Serial ini akan menggantikan seri yang sangat sukses "Dear Husband of 100 Days," yang dibintangi oleh D.O. dari boy band EXO, yang telah berakhir pada hari Selasa tadi malam. Episode sebelumnya, ditayangkan Senin, mencatat rating pemirsa yang tinggi sebesar 12,2 persen.

 Dalam beberapa tahun terakhir, industri hiburan Korea telah melihat banyak serial televisi yang sukses berdasarkan webtoons, termasuk "Misaeng," "Whats Wrong with Sekretaris Kim" dan "Cheese in the Trap." Channel ini telah sangat kuat dalam produksi drama seperti itu .

Yoon Hyun-min, yang berperan sebagai profesor biologi Jung Yi-hyun, salah satu calon suami, mengatakan keberhasilan drama berbasis webtoon sebelumnya diharapkan memiliki pengaruh positif pada karya terbarunya. "Memang ada dilema sebagai aktor karena banyak pemirsa sudah tahu endingnya," katanya.

Moon Chae Won mengatakan dia mengambil tren dengan sangat positif. "Saya pikir meminjam cerita dari webtoon menunjukkan bahwa pasar drama sedang berkembang dan jenis cerita yang digunakan dalam drama menjadi lebih bervariasi," katanya.

Tentang alasan orang-orang harus menonton drama, dia berkata, “Ada acara yang sangat bagus yang membuat saya merasa stres saat menonton. Anda tahu, Anda merasa kesal atau Anda menangis. ... Tapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa drama ini benar-benar bebas stres.

"Ini seperti sebuah komedi situasi yang ringan bahwa Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam mengikuti cerita kapan pun Anda menyimaknya."

Serial ini akan ditayangkan pada jam 9:30 malam. Senin Depan.


Sumber : Koreatime

Trans & Rewrite : BEBEK-Kpo

ㅡ Kwek



[POJOK DRAMA] Moon Chae Won Dikonfirmasi akan Gantikan Kang So Ra dalam Drama 'Tale Of Gyeryong Fairy '




Pada 9 Mei, seorang sumber dari OSEN melaporkan bahwa Moon Chae Won akan membintangi drama fantasi modern bersama Yoon Hyun Min berjudul “Gyeryong Goddess” atau "Tale Of Gyeoryong Fairy".

Sebelumnya peran utama dikonfirmasi untuk Kang so Ra, namun ia mundur karena bentrok dengan jadwalnya yang lain.

"Tale Of Gyeoryong Fairy" akan menjadi project Pra-Produksi tvN. Berkisah tentang peri yang hidup selama 669 tahun di era Goryeo dan Joseon dan saat di era modern ia bekerja sebagai barista dan bertemu dengan dua reinkarnasi suami potensialnya.

Diadaptasi dari webtoon, rencana drama ini akan tayang 2018 semester kedua di tvN. 

Drama ini akan di produksi oleh JS Pictures, disutradarai oleh Kim Yoon Chul (“My Name Is Kim Sam Soon,” “Woman of Dignity”), dan ditulis oleh penulis naskah Yoo Kyung Sun. Ini akan menjadi drama layar kaca pertama Moon Chae Won  setelah “Criminal Minds.”


Source (1)