• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Drama non-Korea. Show all posts
Showing posts with label Drama non-Korea. Show all posts

[REVIEW C-DRAMA] Cross Fire (2020)

Cross Fire (2020)


  • Judul: 穿越火线 / Chuan Yue Huo Xian
  • Judul Bahasa Inggris: Cross Fire
  • Genre: eSports, Youth, Action, Drama, Sci-Fi
  • Episode: 36
  • Saluran Tayang: Tencent, wetv
  • Periode Tayang: 20 Juli 2020
  • Penulis Asli: Cross Fire (online game) oleh Smile Gate
  • Sutradara: Xu Hong Yu
  • Penulis Naskah: Xu Su, Wang Xiao Han, Li Kuang Ning (李匡宁), Fu Li
  • Produser: Li Er Yun, Fang Fang, Xu Su, Zhang Meng
  • Presenter: Lv Chao
  • Perusahaan: Youhug Media, Tencent Penguin Pictures, Tencent Pictures, Smile Gate, SPARK Media, Blink Pictures

Sinopsis:

Meskipun hidup di tahun yang berbeda, Lu Xiao Bei dan Xiao Feng melampaui ruang dan waktu saat mereka bertemu satu sama lain dalam game yang sama. Dari posisi saling tidak percaya menjadi persahabatan, mereka membentuk tim mereka sendiri, memetakan taktik untuk membantu satu sama lain tumbuh. Kapten Xiao Feng mengirim pesan melalui sinyal radio kepada Lu Xiao Bei. Di tahun 2008, Xiao Feng adalah seorang kapten e-sport putus asa yang nyaris tidak bisa menjaga timnya tetap bersama. Itu adalah waktu ketika e-sports belum mencapai puncak kejayaannya. Tim Xiao Feng dianggap remeh dan diejek, namun mereka bersikeras untuk bertarung demi mimpi mereka. Di tahun 2019, Lu Xiao Bei adalah seorang jenius dalam pertempuran di dunia game. Kenyataannya, dia adalah pemuda di atas kursi roda. Dia bersumpah akan melanjutkan peninggalan kakaknya untuk menjadi pemain e-sports, namun dia kehilangan kesempatannya untuk bergabung dengan tim profesional karena sebuah kecelakaan.

Pemeran Utama:

  • Lu Han sebagai Xiao Feng
  • Wu Lei (Leo Wu) sebagai Lu Xiaobei
    • Zhang Bo Wen sebagai Lu Xiaobei kecil



Trailer:




Review:

Drama ini mengingatkan Kwik pada drama Korea "Signal", namun dengan tema game (e-sport). Kedua tokoh utama yang berada di waktu yang berbeda berkomunikasi singkat pada selang waktu tertentu. Yang mana pada drama ini media yang digunakan adalah room sebuah game Cross Fire, yang merupakan game online tembak-menembak. Game ini menggunakan taktik pertarungan antara dua tim dimana satu tim adalah tim teroris dan satu tim tentara bayaran.

Tidak hanya fokus pada pertandingan e-sports dan perjuangan para karakternya untuk meraih impian, drama ini juga menyajikan unsur fantasi dan misteri di dalamnya. Kedua tokoh utama yang berada pada tahun berbeda berkomunikasi dan saling membantu satu sama lain di tahun masing-masing.

Sepertihalnya drama tema e-sports lainnya, drama ini fokus pada karakter jenius namun menemui halangan yang akhirnya butuh perjuangan untuk dapat menjadi pemain terbaik dan memenangkan kejuaraan yang diidam-idamkan. Alurnya bisa dibilang typikal alur drama tema e-sports, namun yang membuat drama ini unik adalah adanya 2 timeline yang berbeda. 2009 dengan tokoh utama Xiao Feng (Luhan) dan 2019 dengan tokoh utama Lu Xiao Bei (Wu Lei). Yang mana ternyata takdir mereka terkait satu sama lain. Jarak 10 tahun tentunya menjadikan banyak perbedaan perkembangan teknologi dan ekosistem e-sports. Dengan permasalahan dan tantangan masing-masing kedua karakter berjuang dan saling bertukar pikiran dan informasi melalui game.

Meskipun sudah banyak drama tentang e-sports, namun tampaknya C-drama masih tak bosan menyuarakan bahwa e-sports setara dengan olah raga lain dan karir di bidang e-sports cukup menjanjikan.

Oh iya tidak usah takut bosan dan monoton saat menonton drama ini. Menurut Kwik, drama ini termasuk drama e-sports yang paling komplit. Ada misteri, ada kisah percintaan, persahabatan, persaingan, perjuangan, dan tentunya aksi laga saat adegan game-nya digambarkan secara nyata oleh para pemain. Yah meskipun Kwik ngerasa bagian fantasinya agak-agak terlihat tidak natural di beberapa bagian... dan yah CG di C-drama memang Kwik lihat tak semulus CG di drama Korea... Plotnya juga terasa agak aneh sih... tapi memang Kwik tak terlalu menaruh ekspektasi tinggi pada drama ini tentang plot fantasinya... hehe...

Drama ini Kwik rekomendasikan bagi kalian yang suka drama tema e-sports atau sedang bosan ingin menonton C-drama yang ringan. Bagi kalian para penggemar Luhan juga Kwik rekomendasikan untuk melihat performa aktingnya di drama ini...
Kwik beri rating drama ini 7/10

Original by Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW C-DRAMA] Go Ahead (2020)

Go Ahead (2020)


  • Judul: 以家人之名 / Yi Jia Ren Zhi Ming
  • Judul Bahasa Inggris: Go Ahead
  • Genre: Keluarga, drama
  • Episode: 40
  • Saluran Tayang: Hunan TV, iqiyi, wetv
  • Periode Tayang: 10 Agustus 2020
  • Sutradara: Ding Zi Guang
  • Penulis Naskah: Shui Qian Mo, Wang Xiong Cheng
  • Produser: Long Ya, Ren Xu
  • Perusahaan: Huace Media, Zhang Xin Cheng Studio, Xing Yun Culture

Sinopsis:

Tiga anak muda yang tidak berhubungan darah menjadi keluarga satu sama lain. Bersama, mereka menemukan arti sebenarnya dari keluarga.

Kisah ini seputar tiga anak muda bermasalah yang menemukan penghiburan dalam pengalaman bersama mereka untuk menjadi keluarga terbaik yang mereka bisa bagi satu sama lain. Tumbuh di rumah tanga disfungsional, tiga orang yang tidak berhubungan dara memperlakukan satu sama lain seperti keluarga karena mereka merindukan cinta yang tidak dapat mereka temukan di rumah. Kakak tertua Ling Xiao, kakak kedua He Ziqiu, dan adik perempuan paling muda Li Jianjian tumbuh besar bersama, mengalami kegembiraan dan perselisihan hidup saat mereka saling mendukung pilihan jalan hidup masing-masing. Saat Ling Xiao dan He Ziqiu lulus SMA, mereka kembali ke keluarga asli mereka. Sembilan tahun kemudian, ketiganya berkumpul kembali, namun sakit hati dari masa lalu keluarga mereka yang rumit menjadi bayangan yang terus tinggal. Dapatkah mereka akhirnya memperbaiki masalah pribadi mereka dan menjadi versi diri mereka yang lebih baik? (Source: Chinesedrama.info)


Pemeran Utama:

  • Tan Song Yun (Seven Tan) sebagai Li Jianjian
    • Xiao Cong Hua (小葱花) sebagai Li Jianjian kecil
  • Song Wei Long sebagai Ling Xiao
    • Xu Wei Luo sebagai Ling Xiao kecil
  • Zhang Xin Cheng (Steven Zhang) sebagai He Ziqiu
    • Xiaoli Zhentian sebagai  He Ziqiu kecil
  • Tu Song Yan sebagai Li Haichao
  • Zhang Xi Lin sebagai Ling Heping


Trailer:




Review:

Apakah arti dari keluarga? Akankah keluarga hanya bisa terjadi pada orang-orang yang memiliki hubungan darah? Apakah cukup dengan memiliki hubungan darah lantas disebut sebagai keluarga??? Terkadang beberapa dari kita malah merasa orang lain lebih memahami kita dibanding keluarga... Ketika keluarga yang tak sempurna berkumpul bersama untuk membuat sebuah keluarga yang sempurna bagi mereka sendiri.

Drama ringan namun penuh makna tentang perjalanan mencari dan memahami makna keluarga. Dalam drama ini banyak pesan tentang keluarga, perjalanan menuju kedewasaan dan juga tentang kehidupan yang disampaikan melalui adegan-adegannya. Baik secara implisit maupun eksplisit. Dan seringkali adegannya sukses membuat Kwik tersentuh dan jadi rindu keluarga (maklum anak rantau... ihiks...)

Drama ini bisa dibilang nano-nano rasanya... Kocak, sedih, sweet, gregetan, menyebalkan, semua ada... Menonton drama ini serasa naik roller coaster, perasaan penonton dibuat naik-turun sepanjang perjalanan. Latar musik dan efek suara yang digunakan benar-benar mendukung pembangunan suasana... Saat adegan kocak, muncullah efek suara konyol, ketika adegan sedih juga musik latarnya sangat mendukung dengan musik dan lirik yang menyentuh...!!!

Kwik suka banget sama akting-akting para pemain drama ini. Steven Zhang yang paling sukses menggambarkan perkembangan emosi He Ziqiu dari remaja hingga dewasa menurut Kwik. Seven Tan juga cocok memerankan Li Jianjian yang awalnya remaja polos dan penuh kenakalan menjadi gadis dewasa yang penuh perasaan. Akting sebagai Ling Xiao agak tricky, karena sifatnya yang memendam segala perasaan dan dingin, membuat Song Weilong terlihat minim ekspresi. Dibandingkan dengan Steven yang menunjukkan perubaan ekspresi dari waktu ke waktu dengan apik dan mulus, Song Weilong cenderung terlihat datar dan memiliki ekspresi yang sama. Namun sebagai Ling Xiao, Kwik cukup puas dengan penampilannya. Tidak hanya pemeran utama, pemeran pendukung seperti Yang Tong Shu yang memerankan ibu Ling Xiao, Chen Ting, seringkali benar-benar membuat Kwik terbawa emosi saat melihatnya... hehhee...

Sebenarnya dari awal sudah ada dugaan bahwa hubungan 'saudara' ini nantinya bisa menjadi hubungan cinta segi tiga. Tapi Kwik sempat ragu, nampaknya mereka bertiga memang hanya saudara... Ternyata beneran dibawa menjadi kisah cinta segitiga... Beberapa orang menyayangkan hal ini, Kwik pun merasa drama ini akan lebih unik jika hubungan trio ini bertahan menjadi keluarga saja... namun karena cinta segitiganya semacam tidak meninggalkan dendam atau sakit hati pada pihak yang tak dipilih, Kwik dapat menerima plot ini... Dan memang nampaknya sebuah keluarga butuh bukti secara ikatan yang nampak... hehehe... Hati-hati ya Bebek K-poers... drama ini bisa membuat baper dan sangat mungkin muncul second lead syndrome.

Drama ini Kwik rekomendasikan bagi kalian yang suka drama keluarga dan persahabatan yang ringan namun tetap memberi pesan moral.
Kwik beri rating drama ini 9/10

Original by Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW DRAMA] The King's Avatar (2019)


  • Judul: 全职高手 / Quan Zhi Gao Shou
  • Judul Bahasa Inggris: The King's Avatar
  • Genre: Olah raga, Petualangan, Fantasi, Aksi
  • Episode: 40
  • Saluran Tayang: Tencent, Netflix, WeTV
  • Periode Tayang: 24 Juli s/d 30 Agustus 2019
  • Jadwal Tayang: Kamis - Sabtu 20:00
  • Karya Asli: Quan Zhi Gao Shou (全职高手) oleh Hu Die Lan (蝴蝶蓝)
  • Sutradara: Shi Yi Yue (十一月)
  • Penulis Naskah: Hu Die Lan (蝴蝶蓝)
  • Produser: Teng Hua Tao, Fang Fang, Yang Xiao Pei (杨晓培)
  • Perusahaan: Tencent Penguin Pictures, Linmon Pictures, Phoenix Entertainment

Sinopsis:

Serial ini menggambarkan adegan e-sport fiktif di China dimana kisahnya seputar video game multiplayer online bernama Glory. Dia menceritakan kejatuhan dan kebangkitan Ye Xiu, pemain game papan atas Glory yang dipuja para penggemar dan mengatasi beragam rintangan untuk kembali. Dalam Glory, Ye Xiu (Yang Yang) adalah pemain dengan kemampuan kelas master. Karena banyak alasan, dia dikeluarkan dari tim dan dipaksa meninggalkan karirnya sebagai gamer profesional. Dia menemukan pekerjaan sebagai manajer sebuah kafe internet yang dikelola oleh Chen Guo (Jiang Shu Ying). Dengan membawa pengalaman 10 tahun bersamanya, Ye Xiu kembali ke game dengan id pengguna "Jun Mo Xiao (Lord Grim)." Dia akhirnya mengumpulkan Su Mu Cheng (Lai Yu Meng), Tang Rou (Li Mu Chen), Bao Rongxing (Lai Yi) and Qiao Yifan (Fan Jin Wei) untuk membentuk tim terkuat yang menarik perhatian semua orang di Glory.


Daftar Pemain:
Pemeran Utama:
  • Yang Yang sebagai Ye Xiu / Ye Qiu
    • Huang Yi sebagai Ye Xiu / Ye Qiu muda
Tim Happy:
  • Jiang Shu Ying sebagai Chen Guo
  • Li Mu Chen sebagai Tang Ruo
  • Lai Yi sebagai Bao Rongxing
  • Fan Jin Wei sebagai Qiao Yifan
  • Sun Ning sebagai Luo Ji
  • Yang Ting Dong sebagai Mo Fan
  • Bai Xiang sebagai Wei Chen
  • Song Han Yu sebagai Wu Chen
  • Li Jun Chen sebagai An Wenyi
Tim Excellent Era:
  • Lai Yu Meng sebagai Su Mucheng
  • Liang Yi Mu sebagai Sun Xiang
  • Zhao Chu Lun sebagai Tao Xuan
  • Leng Ji Yuan sebagai Xiao Shiqin
  • Zhai Zi Lu sebagai Qiu Fei
  • Hao Shuai sebagai Chen Yehui
Tim Blue Rain:
  • Gao Han Yu sebagai Yu Wenzhou
  • Jiang Long sebagai Huang Shaotioan
  • Liu Qiu Shi sebagai Xu Boyuan
  • Jiang Xue Ming sebagai Xi Zhou
Tim Tiny Herb:
  • Gu Yu Feng sebagai Wang Jiexi
  • Chen Hong Zheng sebagai Gao Yingjie
  • Ji Xiang Ning sebagai Zhou Yebai
  • Quan Pei Lun sebagai Che Qianzi
Tim Tyranny:
  • Gu You Ming sebagai Han Wenqing
  • Qu Hao Jun sebagai Zhang Xinjie
  • Kuang Mu Ye sebagai Cold Night



Trailer:



Review:

Drama live action yang diangkat dari web novel berjudul sama ini segera memikat hati Kwik dengan tayangan episode pertamanya. Perpaduan sinematografi yang apik dengan CGI yang ciamik makin membuat jiwa geek Kwik terpanggil... Tema olah raga seperti ini nampaknya masih jarang Kwik temui di drama Korea. Kwik memang suka genre olah raga seperti ini, seringnya nonton anime atau dorama Jepang. Jadi ternyata sudah ada beberapa drama China yang ngambil topik tentang e-sports, entah sebagai pro gamer, atau tentang pembuat game (Kwik telat banget taunya, wkwkwkk).

"Nobody wants to disappear into the night without ever once standing in the light"-Qiao Yifan-

Drama ini sangat fokus pada e-sports, kalau kalian mencari kisah romansa pemain game sepertinya drama ini kurang cocok. Tapi drama ini akan sangat memikat hati para penggemar games dan animasi. Bagaimana karir sebagai pemain game profesional terkadang masih dipandang sebelah mata, bagaimana para atlet e-sports ini berjuang demi mimpinya seperti layaknya atlet-atlet pada umumnya dikisahkan dengan apik dalam drama ini.

Yang Kwik suka, drama ini masih menyajikan nuansa komikal dan fantasi dalam live action. Penggambaran CGI dunia game yang apik membuat penonton merasa seakan masuk ke dalam dunia game. Dipadukan dengan sinematografi yang bagus menjadikan adegan-adegan sederhana menjadi semakin memukau.

Drama tema e-sport ini mengandung banyak nilai berharga didalam kisahnya. Nilai sportivitas, kerja sama tim, perjuangan menggapai mimpi, dan persahabatan serta profesionalitas digambarkan dengan baik melalui kisah yang ringan. Konflik-konflik dalam drama ini tidaklah rumit sehingga membuat drama ini ringan untuk ditonton. Tanpa sadar penonton sudah larut dan terus terbawa dengan kisahnya.

Ada beberapa hal yang diubah dari animasi atau webnovel aslinya, namun menurut Kwik perbedaan itu tidak merubah inti cerita dan pesan yang disampaikan. Yah kembali lagi pada selera masing-masing ya lebih suka versi cerita yang mana... hehe... Tapi menurut Kwik live action ini termasuk garapan live action yang bagus...!!

Drama ini Kwik rekomendasikan bagi kalian yang suka tema olah-raga utamanya penggemar game dan e-sports. Drama ini juga cocok bagi kalian yang bosan drama berat nan serius dan butuh penyegaran dengan genre baru yang ringan dan berbalut fantasi. Bagi yang udah nonton drama ini, boleh bagi pendapatnya di kolom komentar di bawah ya... 😉

Original by Bebek K-po
-Kwik-