"Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing
POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO
Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.
REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)
Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).
REVIEW FILM Secret Zoo (2020)
Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?
REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)
Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.
Judul Lain: Meol Suits Me / The Nature of a Melo / Melo Is My Nature
Genre: Drama, persahabatan, roman, kehidupan, komedi
Episode: 16
Saluran TV: JTBC
Periode Tayang: 09 Agustus - 28 September 2019
Jadwal Tayang: Jumat & Sabtu 23:00 KST
Bahasa: Korea
Perusahaan Produksi: Samhwa Networks
Sutradara: Lee Byung Hun, Kim Hye Young (김혜영)
Penulis Naskah: Lee Byung Hun, Kim Young Young (김영영)
Sinopsis:
Im Jin-Joo (Chun Woo-Hee), Lee Eun-Jung (Jeon Yeo-Bin) dan Hwang Han-Joo (Han Ji-Eun) adalah sahabat dan mereka semua berusia 30 tahun.
Im Jin-Joo adalah penulis naskah serial drama. Dia mengalami emosi yang pasang-surut. Kepribadiannya agak unik. Meskipun dia adalah penulis naskah drama, dia berusaha menulis naskahnya dengan gaya sastra. Dia juga membuat percakapan dengan tas mahal di jendela toko.
Lee Eun-Jung adalah sutradara dokumenter. Dia penikmat dokumenter sejak kecil. Dia menjalankan perusahaan produksinya sendiri dan dia adalah satu-satunya staf di perusahaannya. Salah satu dokumenternya secara mengejutkan menjadi populer seketika.
Hwang Han-Joo adalah kepala tim pemasaran untuk perusahaan produksi drama. Dia adalah single mother. Hwang Han-Joo berjuang untuk menyeimbangkan pekerjaannya dan membesarkan anak.
Kalau kalian sudah membaca 19 drama korea 2019 terbaik versi Bebek K-po, pasti kalian sudah pernah membaca ringkasan cerita dan review singkat dari kami. Yak, drama ini merupakan salah satu drama korea 2019 favorit kami, khususnya Kwak. Tapi karena kesibukan ini dan itu, malah terlewatkan untuk direview. Nah, sekarang mumpung lagi agak lowong dan teringat drama ini belum direview, ijinkan Kwik mewakili Kwak untuk bercuap-cuap tentang drama ini ya...
Drama ini merupakan drama under rated bagi Kwak. Kalau hanya dilihat sekilas (dari cover atau daftar pemainnya) drama ini hanyalah drama biasa atau nggak mutu lainnya dengan guyonan gejenya. Tapi setelah menonton drama ini lebih jauh, drama ini terasa cukup fresh dan bahkan berelasi dengan kita (terutama untuk yg akan segera menginjak usia 30-an) entah disisi karir, percintaan maupun kehidupan sehari-hari. Akan banyak dialog yang siap menyentil kita, mengingatkan kita kembali bagaimana cara menjalani hidup tanpa menggurui.
Seperti yang Kwak utarakan, daftar pemain drama ini bisa dibilang kurang familiar bagi kebanyakan orang, terutama tiga aktris utama. Sinopsisnya juga tidak menyajikan sesuatu yang istimewa hanya menggambarkan kehidupan sehari-hari tiga sahabat perempuan di usia 30-an. Kwik pun awalnya malah mengira drama ini merupakan drama roman yang penuh adegan romantis jadi Kwik tidak tertarik menontonnya. Tapi setelah provokasi dari Kwak yang terus curhat akan kesannya terhadap drama ini, Kwik mulai penasaran. Dan akhirnya Kwik memutuskan menonton drama ini.
Kwak suka drama ini karena dramanya ringan dan penuh akan dialog yang banyak berelasi dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi di tiap akhir episodenya, selalu ditampilkan beberapa cuplikan dialog dari episode tersebut dengan latar foto adegannya. Dialog dan adegannya ringan, bahkan terkadang terkesan 'geje' tapi terasa 'dalam' maknanya.
Menurut Kwik drama ini drama slice of life yang paling relatable dengan wanita yang berusia akhir 20-an dan awal 30-an, lebih tepatnya menurut Kwak tuh di usia-usia transisi dari 20an beranjak ke 30an. Tentang keraguan dan perasaan insecure yang mulai muncul dalam karir, percintaan, dan hubungan lainnya.
Drama ini benar-benar pas semua porsinya. Romance-nya pas, gak terlalu muluk dan berlebihan, tapi juga gak kurang. Karena itulah jadi terasa lebih nyata dan berelasi (relatable) dengan kita. Humornya receh dan kadang agak gak jelas (geje) tapi lucu. Gak berlebihan sampai membuat kita terpingkal-pingkal tapi tetap membuat kita tanpa sadar menarik sudut bibir kita ke atas semakin lebar... Kalau Kwik bilang drama ini mirip resep obat dari dokter, takaran / dosisnya pas...!!! Gak bikin overdosis dan juga mampu menyembuhkan penyakit kita dengan efektif.
Konflik dalam drama ini juga terasa nyata dan dekat dengan kita. Tidak berlebihan dan mungkin saja kita temui di kehidupan sehari-hari.
Satu hal lagi yang Kwik suka dari drama ini adalah settingnya di dunia entertainment. Ketiga tokoh utama bekerja di bidang produksi drama/film. Dan Kwik suka banget drama yang ambil setting tempat kerja gini. Kwik jadi bisa ngintip sekilas gimana sih kerjaan orang-orang di balik layar dan kira-kira bagaimana kehidupan para artis di balik layar. Selain itu, buat yang suka nonton drama dan film korea, pasti akan menemukan parodi adegan iconic atau sekedar guyonan yang menyinggung beberapa drama/film korea lainnya. Dan itu menjadi salah satu daya tarik bagi Kwik. Tapi bisa jadi yang belum menonton drama/film yang dimaksud akan bingung sih.
Meskipun jarang melihat nama-namanya di jajaran pemeran utama, tapi kemampuan akting para pemainnya bagus banget. Tidak hanya pemeran utama, pemeran pendukungnya juga menunjukkan kemampuan akting yang bagus. Karakter-karakter unik dalam drama ini membuat penonton tidak hanya terpikat dengan para karakter utama tapi juga beberapa karakter pendukungnya. Setiap orang digambarkan sangat manusiawi, punya kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang sempurna.
Kwik dan Kwak rekomendasikan drama ini bagi kalian para wanita yang akan menginjak usia 30-an. Bagi yang ingin mencari tontonan ringan namun tetap menyimpan makna/pesan juga bisa mencoba menontonnya. Drama yang satu ini sederhana dan memberikan aura positif untuk kita sehingga sangat sayang untuk dilewatkan.
Hangul: 아르곤
Sutradara: Lee Yoon-Jung
Penulis: Jeon Young-Shin, Joo Won-Kyu, Shin Ha-Eun
Stasiun TV: tvN
Episodes: 8
Jadwal tayang: 4September -26 September 2017
Genre: Workplace drama, politik
Sinopsis:
Kim Baek-Jin (Kim Ju-Hyeok) adalah pembawa berita, reporter dan ketua dari tim investigasi berita "Argon." Ia tidak mentolerir kesalahan dan hanya menerima berdasarkan fakta.
Sedangkan, Lee Yeon-Hwa (Chun Woo-Hee) adalah reporter kontrak. 6 bulan sebelum kontraknya habis, dia ditugaskan untuk bekerja di “Argon.” Ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan tetap sebagai reporter. Bekerja dibawah Kim Baek-Jin, ia mendapatkan pelatihan ketat dan tumbuh menjadi seorang reporte she receives strict training and grows as a reporter.
Pemain:
Pemeran Utama:
Kim Joo Hyuk :Kim Baek Jin (42)
Chun Woo Hee :Lee Yun Hwa (29)
Tim Wartawan Investigasi "Argon":
Park Won Sang :Shin Chul (45)
Shin Hyun Bin :Chae Soo Min (38)
Park Hee Bon :Yook Hye Ri (35)
Shim Ji Ho :Uhm Min Ho (35)
Jo Hyun Chul (조현철) :Heo Jong Tae (35)
Ji Yoon Ho :Oh Seung Yong (28)
Ji Il Joo :Park Nam Kyu (31)
Park Min Ha :Kim Jin Hee (28)
Orang-orang HBC:
Lee Seung Joon :Yoo Myung Ho (42)
Lee Kyung Young :Lee Geun Hwa (56)
Kim Jong Soo :So Tae Sub (late 50s)
Notes: Argon adalah projek drama terakhir dari Kim Joo Hyuk sebelum meninggal dalam kecalakaan mobil 30 Oktober 2017
Review:
Kim BaekJin pembawa berita yang hanya ingin dirinya dan tim "Argon" nya memberitakan kebenaran, Apapun resikonya. Ia tidak bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan repotret pada umumnya yang mampu memanipulasi berita demi kepentingan diri sendiri dan atasan.
Kalau hanya sekedar lihat dari genre aja, kita akan berpikir ini drama yang berat. Tapi kalau bebek-deul mulai menonton mungkin pemikiran itu akan berubah. Drama ini cukup ringan dan sama sekali tidak intense dibanding drama lain yang memiliki genre yang sama. Mungkin karena itu drama ini bukan drama action.
Drama ini sedikit berbeda dibanding drama dengan tokoh utama wartawan/reporter yang rata-rata lebih berfokus pada pemecahan kasus dan politik di dalam ruang berita. Tentu di dalam drama ini juga menceritakan pemecahan kasus oleh wartawan, serta politik yang menghalangi mereka. Tapi Argon lebih ingin menonjolkan sisi humanisme para reporter, menunjukkan cara reporter memutuskan ketika berada dalam tekanan menuruti idealisme atau arus.
Mungkin karena keterbatasan episode maka drama ini tidak terlalu berusaha mengeksplore fokus lainnya. Walaupun arah kasus utama drama ini sulit ditebak tetapi kasus-kasus kecil drama ini sangat singkat serta mudah ditebak seolah-olah hanya selingan dan penghubung.
Sangat disayangkan, jika saja episode lebih banyak, penulis dan sutradara bisa memperdalam setiap karakter, mengupas kasus kriminal secara lebih dalam dan intense, dan juga memperlihatkan politik yang sengit. Sehingga penonton lebih ketagihan menonton drama ini.
Banyak yang Kwak masih penasaran, seperti jurnalis sumber Yeonhwa atau politisasi di dalam MidTown, serta alasan jelas kematian istri Kim BaekJin.
Akting para aktor aktrisnya tidak perlu diragukan baik yang memiliki peran besar maupun yang memiliki peran kecil. Kim Joo Hyuk sangat cocok memerankan kim baek jin yang idealis, tegas, dan kebapakan. Sedangkan Lee Seung Joon cocok sekali memerankan Yoo MyungHo yang penuh ambisi.
Secara keseluruhan drama ini cukup bagus. Dan Kwak rekomendasikan untuk kalian suka drama dengan tema kehidupan reporter. Drama ini juga wajib ditonton untuk semua pecinta Kim Joo Hyuk mengingat ini adalah projek drama terakhir beliau. Untuk rating 8/10 bagi Kwak.