[REVIEW DRAMA] The Smile Has Left Your Eyes (2018)


REVIEW DRAMA The Smile Has Left Your Eyes
  • Judul Lain: 하늘에서 내리는 일억개의 별 / Haneuleseo Naerineun Ileokkaeui Byeol / Hundred Million Stars from the Sky
  • Genre: Misteri, thriller
  • Jumlah Episode: 16
  • Stasiun TV: tvN
  • Masa Tayang:03 Okt- 22 Nov2018
  • Sutradara: Yoo Je-Won
  • Penulis : Song Hye-Jin

Sinopsis:

Seorang detektif berpikir tentang berhenti dari pekerjaannya. Dia mengambil kasus pembunuhan mahasiswi yang terselubung sebagai bunuh diri. Sang Detektif menjadi terobsesi dengan pemecahan kasus. Dia memiliki seorang adik perempuan yang bertemu seorang pria. Pria itu tidak memiliki ingatan masa kecilnya. Pria ini bukan orang baik, tapi gadis itu bersimpati padanya. Si detektif berusaha menjauhkan pria itu dari adik perempuannya. Detektif mencurigai bahwa pria itu entah bagaimana terlibat dalam kasus pembunuhan mahasiswi. Pria misterius dan adik detektif  itu kemudaian jatuh cinta.- Asianwiki

Note:

  • Remake dari dorama Jepang “Hundred Million Stars From the Sky.” (2002)


Pemeran Utama :

  • Seo In Gook : Kim Moo Young
    Jung So Min : Yoo Jin Kang
    Park Sung Woong : Yoo Jin Kook



Review:

Drama ini bercerita tentang ikatan tak terduga dari seorang pria misterius dan seorang polisi beserta adiknya. Yoon Jin Kook seorang polisi yang suatu hari bertemu pria misterius Kim Moo Young, sejak pertemuan sekilas dengan Moo Young, Jin Kook selalu merasa bahwa ia pernah bertemu dengan pria itu sebelumnya dan merasa dia memiliki aura negatif dan berbahaya. Sedangkan adik Yoon Jin Kook, Yoon Jin Kang  suatu hari juga bertemu dengan Kim Moo Young, pertemuan yang tidak memiliki kesan yang bagus sebenarnya untuk gadis itu. Setelah itu keduanya sering bertemu tanpa terduga, dan perlahan mulai tertarik dengan satu sama lain. Tentu Yoon Jin Kook menentang kedekatan mereka, karena beranggapan Moon Young membahayakan Jin Kang.

Saat mendengar drama ini adalah remake dari versi Jepang, Kwak bertanya-tanya dorama ini diremake ke Korea? Apa Jadinya? Karena versi Jepangnya terlalu gelap dan tidak begitu cocok dengan gaya drama Korea. Tapi Kwak memiliki harapan yang besar dan penasaran akan versi Koreanya, mengingat bagaimana Korea meremake Solomon's Perjury dan Mother.

Berbeda dari Jepangnya yang sangat gelap, versi Koreanya lebih lembut. Setiap adegan mencekam penuh misteri, diubah menjadi sesuatu yang memiliki latar belakang dan penyebab. Kisah romansa dan chemistry Moo Young dan Jin Kang ditonjolkan. Dari pada menunjukkan kengerian, drama ini lebih menunjukkan kehangatan. Diantara orang-orang yang dingin seperti Kim Moo Young, masih banyak orang-orang hangat seperti Yoon Jin Kang yang mau mengetuk hati orang yang dingin.

Sayangnya karena lebih menonjolkan sisi lembut dan hangat, kita kehilangan momen yang menunjukkan betapa angma (iblisnya) Kim Moo Young di versi Jepangnya. Di versi ini, ketimbang menunjukkan bahwa Moo Young adalah Angma, cakanim menunjukkan bahwa Kim Moo Young adalah pria yang terluka. Semua tindak kejahatan yang terjadi benar-benar tidak berhubungan langsung dengannya dan tidak menunjukkan bahwa ia adalah angma. Para wanita di sekitarnya juga terlihat karena terlalu terobsesinya padanya, bukan karena dia pandai membuat para wanita tertipu hingga tergila-gila padanya. Sayang sih ya karena kita kehilangan momen eksentrik dari dorama, tapi nggak apa karena kita bisa mendapatkan kesan misteri yang manis dari versi Korea ini. Kwak tetap berterimakasih pada cakanim merubah kisah drama ini lebih manis dan menyegarkan.

Hal yang unik, walaupun para aktor di drama ini berbeda dengan versi doramanya, tapi mereka sangat cocok memerankan karakter mereka masing-masing, tidak ada kecanggungan selama kwak menonton drama ini. Berbeda dari drama remake lainnya, yang kadang masih sering mikir, ah aktor ini kurang pas memerankan karakter ini, atau harusnya aktor itu yang memerankan karakter itu, Tapi di drama ini semuanya pas dengan warna yang berbeda. Seo In Guk, Jung So Min, dan Park Sung Woong benar-benar memerankan karakter mereka dengan gaya mereka sendiri tanpa meniru  versi lainnya.


Oh ya, Kwak sempat was-was tentang bagaimana drama ini akan berkembang, apakah cakanim akan merubah cerita besar drama ini terutama klimaksnya. Sebenarnya Kwak tidak berharap drama ini mengikuti versi doramanya terutama bagian klimaksnya karena terlalu mengerikan bagi Kwak. Tapi dilain sisi Klimaks di dorama adalah bagian terpenting, Kwak khawatir tanpa bagian ini versi Korea nggak bisa menutup drama dengan bagus. Untungnya cakanim  merubah bagian klimaks dengan pas tanpa merubah geregetnya.


Drama ini Kwak rekomendasikan untuk kalian yang menyukai melodrama dengan misteri dan roman. Nggak terlalu rekomen untuk kalian pecinta drama happy ending atau komedi. Kwak juga merekomendasikan untuk menonton dorama Jepangnya karena kalian tetap mendapatkan keseruan yang berbeda dari dua versi ini. Intinya sih, kalau kalian suka drama yang dark dan tragedi  versi dorama Jepang adalah pilihan yang tepat, tetapi jika kalian suka drama dengan kisah melo romance yang menyayat hati tentu versi drama Korea adalah pilihan yang tepat.

Kesimpulan pribadi dari Kwak, drama ini menambah satu lagi drama yang membuat Kwak tidak menyesal menonton drama Korea yang merupakan remake Dorama Jepang.


Original By Bebek K-Po
-Kwak-

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan Komentar kalian !

Satu Komentar kalian memberikan motivasi bagi Kwik, Kwek, Kwak untuk menulis info & review terbaru
Terimakasih😊

No SARA!