• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label Bae In Hyuk. Show all posts
Showing posts with label Bae In Hyuk. Show all posts

[REVIEW DRAMA] Under The Queen's Umbrella (2022)

Under The Queen's Umbrella (2022)

  • Judul: Under The Queen's Umbrella / 슈룹 / Syurup
  • Judul Lain: The Queen's Umbrella
  • Genre: Sejarah, black comedy
  • Episode: 16
  • Saluran Tayang: tvN, Netflix
  • Periode Tayang: 15 Oktober - 04 Desember 2022
  • Jadwal Tayang: Sabtu &  Minggu 21:10 KST
  • Perusahaan Produksi: Studio Dragon, How Pictures (하우픽쳐스)
  • Sutradara: Kim Hyung Shik
  • Penulis Naskah: Park Ba Ra (박바라)
  • Bahasa: Korea
  • Negara Asal: Korea Selatan

Sinopsis:

Ratu Im Hwa Ryeong (Kim Hye-Soo) seharusnya bertingkah penuh keanggunan dan mulia, namun dia memiliki anak-anak yang merupakan para pangeran pembuat onar. Dia menyerah untuk mengikuti protokol dan berjuang untuk mengubah anak-anaknya menjadi pangeran yang layak melalui pendidikan.

Pemeran Utama:

  • Kim Hye Soo sebagai Ratu Im Hwa Ryeong
  • Kim Hae Sook sebagai Ibu Suri
  • Choi Won Young as Raja Lee Ho

Anak-anak Ratu:

  • Moon Sang Min sebagai Pangeran Agung Seong Nam
  • Bae In Hyuk sebagai Putra Mahkota
  • Yoon Sang Hyun (윤상현) sebagai Pangeran Agung Mu Ahn
  • Yoo Seon Ho (유선호) sebagai Pangeran Agung Gye Sung
  • Park Ha Joon (박하준) sebagai Pangeran Agung Il Young

Selir:

  • Ok Ja Yun sebagai Selir Hwang
  • Kim Ga Eun Royal Consort Selir Tae So Yong
  • Woo Jung Won as Selir Ko

Anak-anak Selir:

  • Kang Chan Hee sebagai Pangeran Eui Sung
  • Kim Min Ki sebagai Pangeran Bo Gum
  • Moon Sung Hyun (문성현) sebagai Panngeran Shim So


Trailer:


Review:

Jujur Kwik awalnya agak takut mau menonton drama ini. Drama bergenre saeguk/sejarah biasanya akan diwarnai darah-darah dan penuh sikut sana-sini. Apalagi melihat teaser/trailernya, drama ini nampak penuh politik jahat. Tapi tiba-tiba saat penayangan episode pertamanya, Kwik jadi berminat untuk mencoba menontonnya dan Kwik malah jadi ketagihan. Diawali dengan pengenalan para pangeran yang seabrek (mayan sih cuci mata, hehe) beserta kelakuan anehnya masing-masing, Kwik langsung jatuh hati dengan pesona unik para pangeran dan Ratu yang anti mainstream.

Sepertihalnya drama saeguk lain, topik utama drama ini adalah politik kerajaan dan perebutan kekuasaan. Namun jika biasanya persaingan untuk menjadi Raja, drama ini berpusat pada perebutan menjadi Putra Mahkota. Yang menarik bagi Kwik adalah minimnya adegan berdarah-darah dan bisa dibilang drama ini cukup aman bagi jantung dan emosi para penonton. Penulisnya seakan tau bagaimana mengatur alur sehingga penonton tidak lelah mengikuti drama ini. Dengan apiknya dia memberikan adegan ringan yang membuat penonton tersipu atau tertawa sebelum memberikan adegan yang membuat naik darah. Demikian pula sebaliknya, setelah diberi adegan mengejutkan yang membuat emosional, disajikanlah adegan hiburan yang meredakan emosi penonton.

Meskipun berlatar pada era Joseon, namun drama ini dengan sukses menyelipkan pesan-pesan tentang isu di masa modern dengan natural. Isu-isu modern tersebut dikemas sesuai masa Joseon. Misalnya isu tentang pendidikan dan persaingan ibu-ibu akan pendidikan anaknya seperti di drama Sky Castle yang diselipkan saat turnamen pemilihan teman belajar Putra Mahkota. Pastinya pesan utama tentang bagaimana seorang ibu akan selalu rela berkorban demi anak-anaknya sukses tersampaikan dengan baik dan membuat hati Kwik hangat setiap melihat adegan yang berhubungan dengannya (auto kangen rumah).

Ada perkataan "in Kim Hye Soo we trust" artinya ketika Kim Hye Soo membintangi sebuah drama, berarti kemungkinan besar drama itu menarik. Sepertinya Kwik-pun terbawa slogan itu. Saat menonton episode perdananya, selain terpikat oleh ceritanya yang nampak menarik, Kwik juga terpikat dengan jajaran aktor-aktris kawakan yang terlibat dalam drama ini. Semakin yakinlah Kwik untuk melanjutkan mengikutinya. Meskipun bertabur aktor-aktris kawakan, drama ini juga melibatkan sederet nama-nama 'baru' dalam beberapa karakternya, terutama para pemeran pangeran. Yang membuat Kwik salut adalah dengan sekian banyaknya karakter, bertaburan pemain bintang, tapi penulis dan sutradaranya dapat mengemasnya dengan sangat menarik dimana semua karakter memiliki porsi dan daya tarik masing-masing. Para aktor muda di drama ini langsung menjadi bahan pembicaraan dan kabarnya langsung mendapat tawaran pekerjaan selanjutnya.

Oh iya, Kwik terutama ingin memuji akting Chani. Selama ini Kwik seringnya melihat dia menjadi karakter yang baik, korban salah tuduh, dan kali ini dia dengan sukses membuat Kwik kesal dengan perannya sebagai antagonis Pangeran Uiseong. Tidak ada lagi si polos dan lugu Chani, adanya si tukang ngeselin dan ambisiun Uiseong.

Tim produksi drama ini benar-benar patutlah diacungi jempol. Buah kerja sama mereka bisa menghasilkan karya semenarik ini. Mulai dari pemilihan cast (pemeran), penulis naskah, sutradara yang memberikan arahan, para aktor-aktris dan seluruh tim benar-benar menghasilkan sebuah karya yang solid.

Drama ini menyelesaikan suatu konflik sebelum beralih ke konflik lainnya sehingga tidak ada masalah yang berlarut-larut. Sebagian besar konflik diselesaikan dengan cepat. Paling menarik adalah adu kecerdasan dan taktik antara Ratu dan Ibu Suri. Meskipun sebagian besar berupa adu mulut, tapi rasanya puas setiap kali Ratu sukses menghentikan langkah licik dari lawan-lawannya. Memang kadang jadi terasa terlalu mudah penyelesaiannya, namun kembali pada genre drama ini yang merupakan black comedy, rasanya porsi penyelesaiannya sudah cukup. Oleh karena itu, drama ini agak kurang cocok bagi kalian yang emang mencari drama dengan pertarungan sengit dan permasalahan yang kompleks.

Drama ini Kwik rekomendasikan pada kalian para penggemar genre saeguk yang ringan dan penuh selingan komedi.  Agak berbeda dengan drama saeguk lain, sebagian besar masalah dalam drama ini adalah seputar kehidupan sehari-hari di istana sehingga latarnya kebanyakan berada di dalam istana.
Rating dari Kwik 9/10

Original by Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW DRAMA] At A Distance, Spring Is Green (2021)

At A Distance Spring Is Green (2021)


  • Judul: At a Distance, Spring is Green / 멀리서 보면 푸른 봄 / Meolliseo Bomyeon Pureun Bom
  • Judul Lain: Blue Spring from a Distance
  • Genre: Drama, youth, life
  • Episode: 12
  • Salauran Tayang: KBS2, iqiyi
  • Periode Tayang: 14 Juni - 20 Juli 2021
  • Jadwal Tayang: Senin & Selasa 21:30 KST
  • Perusahaan Produksi: KBS Drama Production, Victory Contents
  • Sutradara: Kim Jung Hyun (김정현)
  • Penulis Asli: Jinyung / Ji Nyoong (지늉) - webtoon
  • Penulis Naskah: Ko Yun Soo (고연수)
  • Bahasa: Korea
  • Negara Asal: Korea Selatan

Sinopsis:

Dalam sebuah kisah menuju tahapan menuju dewasa, tiga mahasiswa dengan kepribadian dan latar belakang yang sangat berbeda berusaha menemukan tempat mereka, sambil bekerja sama dalam sebuah tugas kelompok.

Yeo Joon (Park Ji Hoon) adalah mahasiswa tingkat pertama. Dia memiliki penampilan yang imut dan kepribadian yang ceria. Dia berusaha menampakkan hanya sisi baiknya pada orang-orang. Dia memiliki orangtua yang kaya, namun dia tidak mendapatkan cukup perhatian dari orangtuanya.

Kim So-Bin (Kang Min Ah) adalah mahasiswa tingkat 3. Dia tulus dan jujur. Setelah orangtuanya bercerai, dia tinggal bersama ayahnya.

Nam Soo-Hyun (Bae In Hyuk) adalah mahasiswa yang cerdas dan perfeksionis. Dia tampan dan memperoleh nilai akademik yang sangat bagus. Namun dia berada dalam kondisi kesulitan finansial. Dia melakukan berbagai pekerjaan paruh waktu untuk membiayai dirinya serta ibu dan adiknya. Karena situasinya ini, dia sinis pada orang-orang.

Pemeran Utama:

  • Park Ji Hoon sebagai Yeo Joon (20)
  • Kang Min Ah sebagai Kim So Bin (22)
  • Bae In Hyuk (배인혁) sebagai Nam Soo Hyun (25)


Trailer:



Review:

Adakah orang di dunia ini yang tidak memiliki masalah??? Kwik rasa semua orang pasti akan menghadapi masalah dalam hidupnya. Namun seringkali ada beberapa orang yang merasa memiliki masalah lebih banyak atau lebih berat dari orang lain, atau menganggap orang lain tidak memiliki masalah dalam hidupnya hanya gara-gara orang tersebut tidak menampakkannya. Sesuai judulnya, "At a distance, spring is green", dari kejauhan musim semi terlihat hijau dan bagus... Namun belum tentu hal yang sama juga kita dapati saat sudah berada di dekatnya. Kisah drama yang diangkat dari webtoon berjudul "Spring is Green from The Distance" ini berasal dari kutipan Charlie Chaplin - “Life is a tragedy when seen in close-up, but a comedy in long-shot.”

Drama satu ini awalnya tidak terlalu membuat Kwik tertarik untuk menonton karena menduga ceritanya lebih fokus pada romance. Daftar pemainnya juga kurang meyakinkan bagi Kwik, banyak nama-nama baru jadi Kwik agak ragu untuk menonton. Tapi setelah iseng nonton 1 episode, kok Kwik jadi tetiba terbawa suasana dan langsung maraton nonton episodenya... Jujur Kwik baru mulai nonton drama ini minggu lalu, yap... seminggu sebelum tamat... hehehe...

Seperti yang sudah digambarkan pada sinopsis, drama ini menceritakan pengalaman 3 orang mahasiswa dengan latar belakang dan kepribadian yang berbeda-beda dalam mendewasakan diri dan mengobati 'luka' yang dimiliki masing-masing. Cerita dua sisi kehidupan anak muda... apa yang terlihat oleh orang lain belum tentu benar-benar menggambarkan kondisi yang terjadi pada seseorang. Sebagai orang yang seringkali memilih untuk memendam permasalahan sendiri, Kwik merasa relate dengan beberapa adegan dan pesan dalam drama ini. Menonton drama ini jadi semacam 'healing moment' bagi Kwik.

Drama ini lebih fokus pada perjalanan para karakter utama dalam mendewasakan diri, memang ada kisah romansa didalamnya, namun tidak menjadi fokus utama. Kisah percintaannya pun bukanlah kisah yang rumit dan penuh intrik.. Tidak ada yang menjadi "sad boy" dalam drama ini. Meskipun ada yang cintanya tak berbalas, tapi tidak membuat kecewa yang berlebihan. Tidak seperti drama makjang yang meninggalkan perasaan kesal dan sebal, drama ini semacam menggambarkan bahwa "life must go on" dan semua akan indah pada waktunya...

Park Jihoon sebagai tokoh utama jujur agak membuat Kwik ragu, aktingnya di drama Flower Crew agak aneh bagi Kwik, mungkin karena di drama itu karakternya seakan karakter Park Jihoon Produce 101 yang dibawa ke era Joseon. Tapi Kwik suka akting Park Jihoon memerankan karakter Gong Juyong di Love Revolution, pas banget gitu meranin Juyong. Dan ternyata di drama ini, Kwik ngerasa akting Park Jihoon makin bagus... Kang Min Ah dan Bae In Hyuk, dua karakter utama selain Park Ji Hoon juga menurut Kwik menampilkan akting yang bagus dan ketiganya dapat membangun chemistry yang baik. Pemeran pendukungnya juga bagus-bagus. Meskipun drama ini dipenuhi nama-nama baru, tapi menurut Kwik aktingnya sudah cukup bisa menggambarkan karakternya dengan baik. 

Selain alur cerita yang membuat Kwik merasa relate, salah satu nilai plus dari drama ini adalah sinematografinya.... gak berlebihan tapi juga gak mediocre.. OSTnya merupakan remake dari lagu "bom bom bom" dari Roy Kim yang dibawakan oleh Punch. Bom bom bom versi baru ini temponya jadi lebih lambat dan suara instrumen musiknya jadi lebih dominan dan terkesan lebih tenang, cocok banget jadi background adegan-adegannya yang dipenuhi percakapan batin dan pergolakan psikologis para karakternya.

Menonton drama ini serasa membaca novel atau buku-buku esai pengembangan karakter semacam "hidup apa adanya" dan lainnya. Kwik juga jadi penasaran webtoon aslinya... Karena belum membaca webtoonnya, Kwik jadi tidak bisa membandingkan dan melihat apakah ada perubahan dari webtoonnya.

Drama ini Kwik rekomendasikan bagi kalian yang mencari tontonan yang ringan namun penuh pesan kehidupan tanpa terkesan menggurui. Jika kalian suka kisah slice of life dengan tema perkembangan karakter menghadapi trauma atau luka masa lalu dan mendewasakan diri, atau membutuhkan drama dengan nuansa healing, mungkin drama ini bisa menjadi salah satu rekomendasi.
Rating dari Kwik: 8/10

Original by Bebek K-po
-Kwik-