• REVIEW CDRAMA Shining For One Thing (2022))

    "Jika kalian diberi kesempatan untuk mengulang kehidupan kalian, akankah kalian mengambil kesempatan itu?" - Lin Beixing

  • POJOK BEBEK 19 Drama Korea 2019 Terbaik versi BEBEK K-PO

    Beberapa rekomendasi drama korea tahun 2019 terbaik versi Kwak, Kwik, dan Kwek BEBEK K-PO.

  • REVIEW DRAMA Itaewon Class (2020)

    Perjuangan Park Sae Ro Yi (Park Seo Joon) untuk membangun bisnis di bidang makanan no. 1 di Korea Selatan demi membalaskan dendamnya pada CEO Jang Dae Hee (Yoo Jae Myung).

  • REVIEW FILM Secret Zoo (2020)

    Tae-soo harus menghidupkan kembali kebun binatang yang sudah bangkrut, namun masalahnya di sana tidak ada hewan untuk ditunjukkan. Apa jadinya Kebun Binatang tanpa binatang?

  • REVIEW DRAMA Crash Landing On You (2020)

    Ketika sebuah kecelakaan paralayang membuat seorang pewaris konglomerat mendarat di utara DMZ, seorang tentara Korea Utara yang gagah menyelamatkannya dan menyembunyikannya dari pihak berwajib.

Showing posts with label something in the rain. Show all posts
Showing posts with label something in the rain. Show all posts

[NEWS] MOMOLAND, (G) I-DLE, The Boyz, Dan Lainnya Memenangkan Penghargan 2018 Brand of the Year



Penghargaan Brand of the Year telah mengumumkan para pemenangnya untuk tahun ini!


Pada sore hari tanggal 24 Juli, sebuah acara penghargaan untuk Penghargaan Brand of the Year 2018 diadakan di Grand Hyatt Seoul. Ini adalah tahun ke-16 acara ini diadakan, merupakan penghargaan yang memberikan pengakuan pada brand yang telah mencerahkan tahun ini. Penghargaan Brand of the Year diselenggarakan oleh Korean Consumer Forum dan ditentukan oleh voting online, yang diadakan tahun ini dari 30 Mei hingga 13 Juni.

Tahun ini, MOMOLAND dinobatkan sebagai Idol of the Year, The Boyz sebagai Rookie Idol of the Year, dan (G) I-DLE sebagai Girl Rookie Idol of the Year.

Pemenang lainnya termasuk Lee Young Ja Variety Star of the Year, “Pretty Noona Who Buys Me Food” sebagai Drama of the Year, Hong Jin Young sebagai Penyanyi Trot of the Year, Kim Young Chul sebagai Radio DJ of the Year, Nam Da Reum sebagai Aktor Anak Laki-Laki of the Year, In Gyo Jin dan So Yi Hyun sebagai Pasangan of the Year, Yoon Sung Bin sebagai Atlet of the Year, Go Jung Hwan sebagai Komedian Terbaik of the Year, Yang Jae Woong sebagai Penyiar Ahli of the Year, Cha Jung Won sebagai Beauty Icon of the Year, Sam Kim sebagai Chef of the Year, Jang Deok Cheol sebagai Singer-Songwriter of the Year, Moon Ga Bi sebagai Model of the Year, dan Risabae sebagai Content Creator of the Year.

Setelah acara, MOMOLAND membagikan foto diri mereka dengan penghargaan di Instagram dan berterima kasih kepada penggemar mereka, Merry-Go-Round.
The Boyz memposting foto di Twitter untuk merayakan dan menulis kepada penggemar mereka The B, “Inisemua karena The B! Terima kasih!


Selamat untuk para pemenang!

Sr: soompi
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-

[POJOK SELEB] Jung Hae-in dari 'Something in the Rain' Menempa Jalannya Sendiri


Aktor Jung Hae-in, 30 tahun, memulai karirnya hanya sejak empat tahun lalu namin sejak saat itu dia telah mencapai banyak hal, baru-baru ini dia naik bak bintang meteor setelah memainkan peran utama pria dalam drama hits JTBC "Something in the Rain." 

Dalam drama romansa tersebut, Jung memainkan peran Seo Joon-hee, seorang perancang game di awal 30-an yang berjiwa bebas namun penuh tekad tentang cinta. Sebagai salah satu dari beberapa drama yang berisi wanita lebih tua berkencan dengan pria yang lebih muda, "Something in the Rain"  menampilkan banyak aspek dari Seo, mulai dari menjadi cute hingga menjadi romantis dan penuh gairah. 

Penampilan Jung dalam drama sebelumnya "Blood," "Goblin" dan "While You Were Sleeping" memberikannya popularitas yang stabil, tapi mereka hanya cukup membuatnya diberperan dalam proyek selanjutnya. 

Berdasarkan Pusat Reputasi Korea, jung adalah model pria nomor 1 dalam hal nilai brand untuk komersial, diikuti oleh aktor Gong Yoo dan anggota boy band Wanna One Kang Daniel. 

Namun meskipun Jung sudah dipenuhi antrian untuk proyek selanjutnya, aktor ini tetap sederhana dan rendah hati saat interview di sebuah cafe di Samcheong-dong, Seoul, Kamis lalu. 

"Aku tahu dengan pasti bahwa popularitasku akan segera pudar," ujarnya. "Aku ingin mengambil langkah yang tidak tergesa-gesa untuk membuktikan diriku sebagai seorang aktor, jadi penonton akan menghargai karakter yang aku mainkan, bukan diriku."

Apakah kamu mengambil waktu sejenak untuk istirahat setelah berakhirnya drama terbarumu?
Tidak juga. Drama kami berakhir 8 Mei, tapi aku punya proyek lain yang harus diselesaikan. Aku juga mengunjungi jepang untuk mempromosikan "Something in the Rain." Drama tersebut akan ditayangkan di sana mulai bulan Juli.

Kamu meraih popularitas nasional melalui drama ini. Apakah kamu merasakan perbedaannya?
Aku bisa mengatakan dengan pasti bahwa drama kami menerima sambutan yang sangat bagus dari masyarakat. Ada fans yang mengikuti kami kemanapun di lokasi syuting outdoor. Kata-kata tidak dapat menggambarkan betapa bersyukurnya aku untuk menjadi bagian dari drama ini. Tak ternilai harganya untuk bisa bekerja dengan sutradara yang terkenal dan partner yang luar biasa 

Berbicara tentang partnermu, bagaimana rasanya memainkan peran utama bersama Son Ye Jin?
Awalnya, aku khawatir karena aku tidak ingin menyebabkan masalah pada karir Son. Suatu hari Son mengirim pesan padaku, "Kamu adalah Seo Joon-hee, dirinya sendiri, jadi lakukanlah apa yang kamu suka." Pesan itu meredakan tekanan dan aku mulai akting lebih alami. 

Dengan siapa kamu paling sering berkonsultasi tentang memainkan karaktermu?
Aku berkonsultasi dengan sutradara Ahn Pan-seok kapanpun aku memiliki kesulitan memahami karakter atau situasi. Ahn adalah sutradara kompeten yang memiliki kebijakan syuting yang layak. Syuting harian menghabiskan waktu kurang dari 12 jam per hari, jadi staf produksi dan aktor mendapatkan waktu tidur dan istirahat yang cukup. Normalnya, mereka akan begadang semalam suntuk selama berhari-hari yang tak terhingga saat syuting K-drama.

Apa persamaan antara kamu dan karaktermu?
Kami memiliki kepribadian yang mirip. Seperti Seo, Aku menganggap pekerjaanku dengan serius, tapi aku adalah orang yang periang ketika dikelilingi orang-orang. Dan juga, kami berbagi karakter dewasa. Kedua orangtuaku bekerja, jadi aku menghabiskan banyak waktuku dengan kakek-nenek dan harus menjaga adikku yang berusia tujuh tahun lebih muda dariku. 

Apakah sulit untuk berhadapan dengan popularitas yang tiba-tiba dan berlimpah? Bagaimana kamu mengelola stress?
Setelah kesuksesan drama, aku menerima banyak komen mengenai popularitasku yang melambung tinggi. Aku sangat bersyukur atas cinta dan dukungan yang aku terima, tapi aku berusaha untuk tidak merasa terlalu gembira. Aku sadar bahwa penting untuk menjaga kecepatan dan tidak mengharapkan sesuatu yang besar. Jika kalian membandingkan diri kalian sendiri dengan yang lain daripada menghargai hal-hal yang telah kalian peroleh, kebahagiaan akan jauh dari jangkauan kalian. Aku mendapat tips ini dari buku yang baru-baru ini aku baca, "The Subtle Art of Not Giving a F*ck." 

Kamu debut di usia yang relatif terlambat untuk seorang aktor. Apakah hal tersebut membantumu menjaga kecepatan (ritme kerja)?
Aku memutuskan untuk menekuni akting ketika aku wajib militer. Karena aku sudah terlambat untuk memulai karir sebagai aktor, aku tidak pernah merasa cemas atau gugup tentang mendapatkan popularitas. Aku mencoba untuk terus melanjutkan tanpa mempedulikan hal lain. Aku pikir hal ini dibutuhkan untuk bisa berakting dalam waktu yang lama. 

Apakah ada peran yang ingin kamu mainkan di masa mendatang? 
Aku saat ini sedang meninjau skenario dan naskah untuk proyekku selanjutnya, tapi aku tidak memiliki karakter tertentu di pikiranku. Aku pikir karakter yang membangkitkan simpati atau menerima tepuk tangan tulus akan bagus untuk dimainkan. 

Ada rencana untuk tampil di variety show?
Meskipun aku sangat menghargainya, aku ingin lebih menunjukkan diriku sebagai seorang aktor untuk saat ini.

Trans & Edited by: Bebek K-po
-Kwik-

[REVIEW DRAMA] Something In The Rain / Pretty Sister Who Buys Me Food (2018)



  • Judul: Something in the Rain (Judul Inggris) / Pretty Sister (Noona) Who Buys Me Food (judul terjemahan)
  • Hangul: 밥 잘 사주는 예쁜 누나 (Bab Jal Sajooneun Yebbeun Noona)
  • Genre: Romance
  • Sutradara: An Pan-Seok
  • Penulis Naskah: Kim Eun
  • Saluran Broadcast: JTBC
  • Episode: 16
  • Tanggal Rilis:  30 Maret - 19 Mei 2018
  • Jadwal Tayang: Jumat & Sabtu 23:00 KST

Sinopsis:

Yoon Jin Ah (Son Ye-Jin) adalah seorang wanita single berusia 30-an. Dia bekerja sebagai supervisor di sebuah perusahaan kopi. Yoon Jin Ah adalah seseorang yang easygoing, namun daia merasa kosong di dalam dirinya. Seo Joon Hee (Jung Hae-In) adalah adik dari sahabatnya, Seo Kyung Sun. Dia kembali ke Korea setelah menyelesaikan pekerjaannya di luar negeri. Yoon Jin Ah menganggap dia hanyalah seorang pria kekanakan, namun dia tampil berbeda bagi Yoon Jin Ah sekarang.

Pemeran Utama:

  • Son Ye Jin sebagai Yoon Jin Ah (35)
  • Jung Hae In sebagai Seo Joon Hee (31)
  • Jang So Yun sebagai Seo Kyung Sun (Sahabat Jin Ah/Kakak Joon Hee)



Review:

Gimana rasanya jatuh cinta dengan adik sahabat kita yang juga sudah dianggap keluarga oleh orang tua kita? Bingung, takut akan merusak persahabatan, takut orang tua kecewa, rasanya campur aduk... Begitulah kira-kira inti hubungan kedua tokoh utama dalam drama ini. Kucing-kucingan dengan keluarga dan sahabat.

Drama ini menggambarkan bahwa cinta itu tidak mengenal perbedaan usia dan latar belakang. Bahkan kita bisa saja jatuh cinta dengan orang yang tidak kita sangka, misalnya dengan orang yang sudah kita anggap sebagai saudara. Yap, seperti kata pepatah cinta itu buta kali ya...

Sebagian besar adegan dalam drama ini berpusat pada kedua tokoh utama, seakan-akan dunia milik berdua. Bagi para Jomblo, harap bersabar ini ujian...!!! Hehehe... Konflik dalam drama ini juga sebagian besar terjadi hanya di keluarga kedua tokoh utama atau lebih tepatnya di keluarga Yoon Jin Ah. Di lingkungan kerja sebenarnya juga ada beberapa konflik, namun terasa seperti hanya sampingan karena tidak terlalu dibahas dengan rinci. Kwik sih kurang puas dengan adegan di lingkungan pekerjaan, terasa hanya sebagai pelengkap saja. Kehadiran pesaing dalam hubungan percintaan kedua tokoh utama juga terasa hanya sebagai pelengkap, karena kehadiran mereka tidak terlalu menggoyahkan hati kedua tokoh utama. Kwik agak bingung juga sebenernya peranan mereka apa dan sepertinya kalaupun karakter mereka dihilangkan tidak terlalu berpengaruh dengan berjalannya cerita.

Kwik suka banget musik latarnya.. Penata musiknya pas banget bisa milih musik yang pas untuk tiap suasana. Pemilihan musik dengan nuansa jazz dan klasik membuat penonton jadi lebih bisa mandalami perasaan tokoh dalam drama ini dan membawa nuansa klasik yang familiar. Sinematografi drama ini memang tidak terlalu wah, namun Kwik suka, pas rasanya untuk genre drama ini, tidak berlebihan sehingga membuat penonton salah fokus tapi juga tidak jelek.

Nuansa drama Kwik rasa mirip dengan Temperature of Love, mungkin karena tema utamanya sama-sama romance. Namun bedanya Temperature of Love masih bisa menceritakan detail beberapa orang yang terlibat di dalamnya, sedangkan drama ini Kwik rasa hanya kedua tokoh utama yang diceritakan dengan detail. Konflik di drama ini juga sebenarnya lebih sederhana, hanya terbatas pada persetujuan atau restu orang tua. Namun permasalahan tunggal ini dibuat pelik dan kompleks. Hal ini membuat Kwik merasa drama ini terlalu dipaksakan, entah memang bisa saja ada kejadian seperti itu di dunia nyata.

Akting Jung Hae In dan Son Ye Jin sudah menunjukkan chemistry yang baik menurut Kwik, cukup membuat para jomblo gigit jari dan iri dengan kemesraan mereka. Beberapa pemeran karakter pendukung pun sudah seringkali Kwik lihat di drama lain, namun sayangnya pengembangan karakter selain kedua tokoh utama terasa kurang.

Yang Kwik sayangkan lagi, cerita lingkungan kerja Joon Hee seakan dikesampingkan dan tidak dieksplore lebih dalam. Lingkungan kerja Jin Ah memang mendapat porsi yang lebih banyak namun beberapa hal juga tidak digambarkan dengan jelas. Kwik mengharapkan akan ada cerita romance lain dari rekan kerja Jin Ah maupun Joon Hee yang diceritakan dalam drama ini, namun ternyata tidak. Terkadang kisah cinta karakter sampingan bisa memberikan angin segar dan menghilangkan kejenuhan penonton akan kisah cinta tokoh utama, sayangnya drama ini tidak menyajikan hal tersebut. Menurut Kwak sih bisa jadi sang penulis ingin agar cerita fokus hanya pada kedua tokoh utama, dan memang bisa saja pendapat Kwak itu benar. Namun bagi Kwik yang mudah bosan dan suka akan keragaman cerita agak kecewa dengan hal ini.

Bagi yang sudah membaca pendapat Kornet (Korean Netizen) tentang episode final drama ini, Kwik setuju dan tidak setuju dengan komentar-komentar tersebut. Kwik setuju dengan komentar tentang akhir yang terkesan dipaksakan dan kurangnya penjelasan akan perjalanan menuju akhir cerita. Seperti tiba-tiba 3 tahun berlalu, tiba-tiba begini, tiba-tiba begitu tidak jelas asal perjalanan menuju titik tersebut bagaimana. Kwik berusaha gak kasih spoiler ya.. jadi maaf kalau banyak kalimat ambigu... haha... Tapi di lain pihak Kwik merasa beberapa kejadian dalam akhir kisah itu sebenarnya masuk akal dan sah-sah aja terjadi. Kembali lagi pada kurangnya penjelasan cerita menuju adegan-adegan terakhir membuat penonton bisa saja memahami ataupun malah semakin bingung dengan hasil yang ditampilkan. Sebenarnya beberapa episode awal drama ini cukup membuat tertarik, pembangunan cerita di awal dan pengenalan karakter cukup menarik, namun eksekusi selanjutnya ketika mengenalkan konflik hingga klimaks dan penyelesaian konflik kurang baik.

Kesimpulannya, menurut Kwik drama ini biasa saja, bukan drama yang istimewa dan harus ditonton banget, tapi sebenarnya drama ini juga tidaklah sejelek yang diutarakan para Kornet. Drama ini Kwik rekomendasikan untuk kalian yang suka kisah romantis noona-dongsaeng, atau bagi penggemar Jung Hae In yang ingin melihat sisi romantisnya, namun bagi kalian yang tidak suka genre romantis dan juga bukan penggemar Jung Hae In, Kwik sarankan cari tontonan lain saja... hehe...

-Kwik feat Kwak-

[KORNET] Final 'Something in the Rain'


*HATI-HATI SPOILER!!!!!*


Artikel: 'Pretty Nuna' Son Ye Jin bersatu kembali Jung Hae In di Jeju.. happy ending
Sumber : Star News via Nate


1. [+1,088, -58] Sejujurnya, ini salah Junhee dengan serampangan mengajaknya ke Amerika dan salah Jinah menjadi tidak tegas. Haruskah ia berpacaran dengan pria lain selama tiga tahun itu? Itu benar-benar membuat karakternya menjadi sampah tanpa harapan. Dalam posisi ini, wajar untuk penasaran jika Son Ye Jin dan penulis bertengkar karena menulis cerita ini tanpa kesimpulan sama sekali^^ akhir terburuk yang pernah ada !!!!!!

2. [+1,020, -44] Ini konyol ㅋㅋㅋㅋ Jadi apa rencana mereka? Pacaran diam-diam di Jeju, menikah diam-diam juga? Drama macam apa yang menghabiskan waktu dengan ciuman tanpa menyelesaikan apapun? Ibu tokoh utama sungguh merusak drama ini. Drama ini tidak pernah menyimpulkan apapun dari drama pekerjaannya hingga ibunya.... Drama terburuk yang pernah ada... menyia-nyiakan aktor/aktris. Penulis sebaiknya jangan menulis drama lain lagi ㅋㅋㅋ

3. [+790, -36] aku sudah selesai menonton karena loyalitas tapi sungguh aku bukan satu-satunya yang merasa frustasi, bukan? ㅡㅡ

4. [+53, -3] aku menyukai karakter  Son Ye Jin di dunia nyata... Tapi karakter Yoon Jinah  di drama adalah tipe yang membuatmu lelah. Aku bahkan tidak tahan mendengar ia berbicara  ㅠㅠㅠ penulis benar-benar buruk

5. [+52, -1] Aku tidak suka dengan Junhee yang serampangan mengajaknya ke Amerika... Tapi ini lucu untuk ku ketika ia tidak dapat mengikuti pacarnya ke Amerika, ia dapat keluar dari pekerjaannya dan pergi ke Jeju untuk temannya ㅋㅋ aku tidak percaya Yoon Jinah memikirkan Seo Junhee sepanjang waktu ketika ia mendapat pacar baru ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

6. [+52, -2] Apakah tujuan akhirnya? Ibunya tetap akan menentang hubungan mereka ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ mengesalkan....


7. [+51, -1] Plot melewatkan poin pemulihan. Kita sungguh tidak membutuhkan tambahan telepon penuh obsesi pacar sebagai tambahan juga.

8. [+48, -5] Aku pikir ending ketika mereka berpisah lebih masuk akal...

9. [+36, -2] Satu-satunya hal yang aku pelajari dari drama ini adalah aku perlu membuat banyak teman seperti Kyungsun, Seungho, atau Geum Bora..

10. [+32, -6] Seperti kanker. Terburuk. Ganti aja judulnya jadi 'Nuna yang tidak dapat hidup tanpa pria.'

-


Sumber : Naver


1. [+2,745, -191] Drama terburuk!! Tidak ada plot sama sekali. Hubungan mereka tidak ada yang berjalan, ini jelas ditulis oleh penulis yang tidak pernah kasmaran sendiri. Plot dapat dijelaskan secara sederhana dengan kata tiba-tiba'. Ia ingin pergi ke Amerika dengan Son Ye Jin dan meskipun ia ditolak untuk pergi bersama, ia tiba-tiba tetap pergi. Mereka mendadak harus putus karena ia pergi ke Amerika. Si wanita mendapat pacar baru di tengah-tengah patah hati. Mereka bertemu lagi setelah tiga tahun ketika sang wanita tiba-tiba ingin keluar dari pekerjaan dan pergi ke Jeju. Kemudian juga tiba-tiba putus dengan pacar barunya. Ibunya, yang telah menimbulkan keributan selama ini, tiba-tiba meminta maaf, tiba-tiba mendengarkan apa yang Son Ye Jin ingin katakan. Hul...

2. [+1,419, -25] Aku pikir akhirnya aku memahaminya... Keduanya menjadi aneh tiap kali hujan turun dimana mereka melupakan apa yang terjadi dan harus direngkuh!!

3. [+1,185, -49] Aku pikir ini adalah drama yang aku dapat berelasi... karena dongsaeng (/adik) ku menikahi temanku... Dan ketik aku memahami (drama) ini di awal, tidak asa hal yang masuk akal setelah episode 7. Tokoh utama wanita hanya sangat egois.

4. [+1,105, -48] Jika penulis punya rasa malu, ia sebaiknya tidak menulis drama lagi

5. [+749, -55] Ia (Jinah) adalah rubahㅋㅋ Apa yang ia maksud "ayo kembali seperti sebelum kita mulai berpacaran"!! Kalau kamu putus, harusnya begitu. Ia satu-satunya yang tidak ingin kehilangan Junhee dan berpacaran dengannya hanya untuk membuangnya lagi karena ia (Jinah) tidak mampu melawan orang tuanya!


6. [+333, -7] Uhh...Pertama kalinya aku merasa frustasi melihat pasangan kembali bersama sebagai ending..

7. [+300, -4] Penulis sebaiknya jangan berani-beraninya menulis drama lain lagi. Aku tidak percaya karakter Son Ye Jin menjadi berantakan... Dan lihatlah sibodoh Jungee ia pergi begitu saja ke Jeju untuk bertemu dirinya tsk tskr tsk tsk

8. [+265, -7]Aku merasa ending akan lebih masuk akal jika ia (Jinah) tidak pernah berpacaran dengan orang lain di tengah-tengah. Penambahan itu membuat karakternya menjadi kacau, hanya sampah. Terburuk.


-------
Kwak: Jadi gimana nih menurut Bebek-deul soal ending drama ini? Apa kalian setuju dengan pendapat K-Netizen? Atau nggak?  Buat yang penasaran gimana pendapat Bebek K-Po soal kisah Junhee dan Jinah, nantikan ya review drama ini dari Kwik.


Sr: netizenbuzz
Trans & Rewrite : Bebek K-Po
-Kwak-